Dow Berjangka Naik Menjelang Tes Akhir Pekan Untuk Pasar Saham
Friday, 5 June 2020 16:05 WIB | MARKET UPDATE |Indeks saham berjangka A.S.

Indeks saham berjangka AS menunjukkan kenaikan moderat pada hari Jumat, seiring para investor melihat laporan pasar tenaga kerja yang dapat mencerminkan melonjaknya pengangguran bahkan ketika data tersebut mengindikasikan laju penurunan pekerjaan yang melambat di Amerika yang terkena dampak coronavirus.

Kontrak berjangka untuk Dow Jones Industrial Average naik 102 poin, atau 0,4%, pada level 26.355, untuk S&P 500 menguat 10 poin, atau 0,3%, pada level 3.120,75, sedangkan Indeks Nasdaq-100 berjangka adalah 10,25 poin, atau 0,2%, lebih tinggi pada level 9,644.

Pada hari Kamis, Dow berakhir 11,93 poin, atau kurang dari 0,1%, lebih tinggi pada 26.281,82. Gain keempat berturut-turut sesuai dengan rentetan kenaikan serupa untuk indeks blue-chip yang berakhir 27 April, menurut data FactSet. Sementara itu, S&P 500 turun 10,52 poin, atau 0,3%, menjadi ditutup pada 3.112,35 dan Indeks Nasdaq Composite ditutup 67,10 poin, atau 0,7%, lebih rendah untuk menutup sesi di level 9,615.81, menempatkan indeks sekitar 2,1% dari 19 Februari penutupan tertinggi sepanjang masa. Baik S&P 500 dan Nasdaq mengakhiri kenaikan beruntun pada empat hari berturut-turut dengan kerugian sesi.

Untuk minggu ini, Dow naik 3,5%, S&P 500 naik 2,3% dan Nasdaq berada pada laju untuk kenaikan mingguan 1,3%, pada penutupan Kamis. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Saham AS Berakhir Lebih Rendah Karena Kasus Virus Corona Meningkat
Wednesday, 8 July 2020 03:19 WIB

Saham AS melemah pada hari Selasa karena investor mengambil keuntungan sehari pasca S&P 500 mencatat kenaikan terpanjangnya tahun ini dan karena kasus baru virus corona AS kembali naik. Sebagian besar Amerika Serikat melaporkan puluhan ribu infeksi virus corona. New York memperluas karantina pe...

Bursa Hong Kong Berakhir Lebih Rendah Pasca Reli 4 Hari (Review)
Wednesday, 8 July 2020 02:49 WIB

Saham-saham Hong Kong menutup perdagangan hari Selasa dengan kerugian besar setelah mengalami reli selama empat hari yang sehat, meskipun saham China daratan memperpanjang kenaikan terbaru mereka. Indeks Hang Seng turun 1,38 persen, atau 363,50 poin, ke level 25.975,66. Indeks Shanghai Composite n...

S&P 500 Naik, Sektor Teknologi Utama Apple Dan Microsoft Ke Rekor Tertinggi
Tuesday, 7 July 2020 23:35 WIB

Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite naik pada Selasa ini, yang pulih dari penurunan di awal sesi, karena saham perusahaan teknologi besar seperti Microsoft dan Apple outperformed. Indeks S&P 500 diperdagangkan tepat di atas garis datar sementara Nasdaq naik 0,8%. Dow Jones Industrial Averag...

Saham Eropa Ditutup Melemah Diikuti Data Jerman Serta Sentimen Virus AS
Tuesday, 7 July 2020 23:27 WIB

Saham Eropa ditutup lebih rendah pada Selasa karena kekhawatiran atas ancaman terhadap pemulihan ekonomi dari kasus baru virus corona di AS serta data Jerman yang lemah menghentikan reli dari hari Senin. Indeks Pan-European Stoxx 600 ditutup turun sementara sekitar 0,6%, dengan saham teknologi turu...

Wall Street Dibuka Lebih Rendah Setelah Reli Selama Lima Hari Ditengah Melonjaknya Kasus Virus
Tuesday, 7 July 2020 20:48 WIB

Saham AS tergelincir pada pembukaan hari Selasa setelah S&P 500 dan Nasdaq mengalami reli selama lima hari, karena para investor mempertimbangkan risiko terhadap ekonomi dari puluhan ribu kasus virus corona baru secara nasional. Dow Jones Industrial Average turun 115,02 poin, atau 0,44%, pada p...

ANOTHER NEWS
Saham AS Berakhir Lebih Rendah Karena Kasus Virus Corona Meningkat
Wednesday, 8 July 2020 03:19 WIB Saham AS melemah pada hari Selasa karena investor mengambil keuntungan sehari pasca S&P 500 mencatat kenaikan terpanjangnya tahun ini dan karena kasus baru virus corona AS kembali naik. Sebagian besar Amerika Serikat melaporkan puluhan ribu...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.