Dow Turun Hampir 900 Poin Pada Pembukaan Untuk Memulai Perdagangan April
Wednesday, 1 April 2020 20:50 WIB | MARKET UPDATE |Saham ASS & P 500DOW JONES

Indeks saham AS dibuka melemah tajam pada Rabu pagi untuk memulai bulan April dan kuartal baru, karena Presiden Donald Trump memperingatkan pada hari Selasa bahwa "sangat, sangat menyakitkan" dua minggu ke depan ketika pandemi COVID-19 berlanjut.

Dow Jones Industrial Average dibuka turun 889 poin, atau 4%, ke level 21.053, indeks S&P 500 melemah 3,7% pada level 2.488, sementara Indeks Nasdaq Composite anjlok 3,1% untuk mencapai level 7.469.

Pasar mengalami kerugian bulanan terburuk sejak krisis keuangan 2008. Dan investor tampaknya berusaha untuk mengatasi prospek kerja keras yang panjang dari penyebaran virus yang mendorong ekonomi domestik dan global ke dalam resesi.

Gedung Putih pada hari Selasa merilis proyeksi baru untuk 100.000 hingga 240.000 kematian di AS dari pandemi coronavirus bahkan jika pedoman menjaga jarak sosial saat ini dipertahankan.

Sementara itu, jumlah kasus COVID-19 di seluruh dunia naik menjadi 862.234 pada hari Rabu, sementara jumlah kematian naik menjadi 42.404 menurut data agregat dari Universitas Johns Hopkins. Dalam berita ekonomi, Pemrosesan Data Otomatis melaporkan ekonomi AS memangkas 27.000 pekerjaan sektor swasta pada bulan Maret, meskipun data tersebut diperkirakan tidak banyak berguna dalam memprediksi angka pengangguran resmi yang akan dirilis pada Jumat karena distorsi yang diciptakan oleh pandemi. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Saham Berjangka Naik Seiring Optimisme Wall Street Tumbuh Di saat Pembukaan Kembali Ekonomi
Wednesday, 3 June 2020 17:09 WIB

Saham berjangka A.S. naik pada awal perdagangan pada hari Rabu karena pasar terus rally terhadap optimisme atas ekonomi yang tumbuh setelah penutupan oleh virus corona. Dow futures menyiratkan kenaikan pembukaan sekitar 180 poin.  S&P 500 dan Nasdaq berjangka juga naik, menunjuk ke awal ya...

Bursa Hong Kong Menguat Untuk Hari Ketiga
Wednesday, 3 June 2020 15:27 WIB

Bursa Hong Kong menguat untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Rabu karena pelonggaran lockdown di seluruh dunia membayangi kekhawatiran tentang ketegangan antara China-AS. Indeks Hang Seng naik sebanyak 1,37 persen, atau 329,68 poin, ke level 24.325,62. Indeks Shanghai Composite menguat 0,07 ...

Ketegangan Sino-AS membebani, Bursa China ditutup mendatar
Wednesday, 3 June 2020 14:53 WIB

Saham-saham China memangkas kenaikan sebelumnya menjadi hampir datar pada hari Rabu, karena kekhawatiran terus berlangsung atas ketegangan Sino-AS yang sedang berlangsung. Indeks CSI300 blue-chip tidak berubah di level 3.983,65, sedangkan Indeks Shanghai Composite naik 0,1% menjadi 2.923,37. Kedua...

Bursa Eropa Naik untuk Hari Ketiga Di Tengah Rebound Saham-saham Cyclical
Wednesday, 3 June 2020 14:40 WIB

Saham-saham Eropa naik untuk sesi ketiga berturut-turut pada Rabu pagi, karena kemajuan kawasan menuju normalitas ekonomi dan harapan untuk lebih banyak stimulus bank sentral melebihi kekhawatiran atas pembicaraan Brexit yang menemui jalan buntu dan meningkatnya ketegangan AS-China. Indeks Stoxx Eu...

Nikkei naik ke level tertinggi 3 bulan; pelemahan yen mengangkat saham automotif
Wednesday, 3 June 2020 14:02 WIB

Indeks acuan saham-saham Jepang, Nikkei, naik ke level tertinggi lebih dari tiga bulan pada hari Rabu, karena melemahnya yen secara cepat dan apa yang disebut takut akan ketinggalan, atau "FOMO", dari investor yang mendorong produsen mobil dan sektor siklus lainnya. Indeks Nikkei naik 1,3% menjadi ...

ANOTHER NEWS
Saham Berjangka Naik Seiring Optimisme Wall Street Tumbuh Di saat Pembukaan Kembali Ekonomi
Wednesday, 3 June 2020 17:09 WIB Saham berjangka A.S. naik pada awal perdagangan pada hari Rabu karena pasar terus rally terhadap optimisme atas ekonomi yang tumbuh setelah penutupan oleh virus corona. Dow futures menyiratkan kenaikan pembukaan sekitar 180 poin.  S&P 500...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.