Dow Jatuh 10% Untuk Hari Terburuk Sejak Tragedi Tahun 1987
Friday, 13 March 2020 03:41 WIB | MARKET UPDATE |saham A.SS & P 500DOW JONES

Saham-saham AS mengalami penurunan baru pada hari Kamis, mendorong indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite ke pasar bearish dan secara resmi mengakhiri rekor pasar, kenaikan pasar bullish berusia 11 tahun - dan dengan cara yang spektakuler.

Ketidakpastian tentang dampak ekonomi COVID-19, penyakit menular yang berasal dari Wuhan, China pada bulan Desember dan telah menginfeksi 128.000 orang, telah menghancurkan selera beli investor.

Kekhawatiran tentang percepatan masalah dalam minyak, juga membantu mendorong penjualan aset yang hampir tidak pandang bulu yang dianggap berisiko dan aset haven seperti obligasi dan emas.

Indeks S&P 500 turun 9,51% ke level 2.480,64, Dow Jones Industrial Average anjlok 9,99% menjadi berakhir pada level 21.200.62, mewakili penurunan persentase terburuk untuk blue chips sejak Oktober 1987. Sementara itu, Indeks Nasdaq Composite melemah 9,44% menjadi ditutup pada level 7.201,80 .

Pada hari Rabu, Dow jatuh ke pasar bearish dan Nasdaq dan S&P 500 bergabung dengan benchmark pada hari Kamis. Penurunan setidaknya 20% dari rekor tertinggi baru-baru ini adalah definisi yang diterima secara luas untuk pasar beruang. "Sementara terus menjadi tragedi manusia, perkembangan terakhir juga menambah ketidakpastian investor. Ada sedikit keraguan bahwa akan ada dampak jangka pendek yang dramatis pada perekonomian. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Saham Hong Kong Dibuka Dengan Reli Lebih Dari Satu Persen
Wednesday, 3 June 2020 09:07 WIB

Saham Hong Kong menguat lebih dari satu persen pada awal perdagangan Rabu karena pasar di seluruh dunia terus mendukung negara-negara yang bergerak untuk membuka kembali ekonomi mereka. Indeks Hang Seng melonjak 1,28 persen, atau 307,62 poin, menjadi 24.303,56. Indeks acuan Shanghai Composite Chin...

Optimisme Pembukaan Kembali Ekonomi Dukung Sentimen Investor di Asia, Saham Jepang Naik 2%
Wednesday, 3 June 2020 07:28 WIB

Saham-saham di Asia melonjak pada perdagangan Rabu pagi, dengan optimisme atas pembukaan kembali ekonomi karena pihak berwenang melonggarkan lockdown yang disebabkan oleh virus korona terus menjaga sentimen investor tetap bertahan. Nikkei 225 Jepang memimpin kenaikan di antara pasar utama di kawasa...

Bursa Hong Kong Memperpanjang Kenaikannya (Review)
Wednesday, 3 June 2020 03:21 WIB

Bursa Hong Kong menikmati kenaikan yang lebih sehat pada hari Selasa, membangun kenaikan lebih dari tiga persen pada hari sebelumnya, karena pelonggaran lockdown menambah kekhawatiran tentang ketegangan antara China-AS. Indeks Hang Seng naik 1,11 persen, atau 263,42 poin, ke level 23.995,94. Indek...

Saham AS ditutup naik ditengah sinyal pemulihan ekonomi
Wednesday, 3 June 2020 03:17 WIB

Wall Street membukukan kenaikan pada hari Selasa seiring para pelaku pasar melihat kerisuhan sipil yang tersebar luas dan kekhawatiran pandemi untuk fokus pada pengurangan pembatasan lockdown dan tanda-tanda pemulihan ekonomi. Saham teknologi, bersama dengan saham siklus seperti industri dan keuang...

Saham Dow menahan gainnya di sesi tengah hari
Tuesday, 2 June 2020 23:34 WIB

Saham AS bervariasi pada Selasa di tengah hari karena prospek pembukaan penuh aktivitas bisnis pasca epidemi virus corona, dbandingkan putaran baru kerusuhan sipil di kota-kota besar Amerika Serikat. Presiden Donald Trump juga mengancam akan mengerahkan pasukan militer di kota-kota yang menghadapi ...

ANOTHER NEWS
Minyak Sentuh Tertingginya 3-Bulan Pada Harapan Untuk Pemangkasan Produksi
Wednesday, 3 June 2020 09:46 WIB Minyak naik pada hari Rabu ke level tertingginya tiga bulan di tengah optimisme bahwa produsen utama akan memperpanjang pengurangan produksi saat dunia pulih dari pandemi virus corona. Minyak mentah Brent naik 22 sen, atau 0,6%, pada $ 39,79, pada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.