Dow catat penurunan terbesar pada rekornya di tengah kekhawatiran coronavirus
Wednesday, 26 February 2020 04:22 WIB | MARKET UPDATE |SahamASIndeks Dow JonesIndeks S&P 500Indeks Nasdaq

Saham AS mencatat salah satu kerugian terbesar mereka beruntun pada hari Selasa ketika wabah COVID-19 mengguncang investor yang khawatir dampak virus menyebar cepat di luar China.

Indeks S&P 500 turun 3% berakhir di level 3.128. Saham Dow Jones Industrial Average merosot 879 poin, atau 3,1%, berakhir di level 27.082, berdasarkan perkiraan awal. Indeks blue-chip catat penurunan poin dua hari terbesar dalam sejarah, pasca jatuh 1031,61 poin pada hari Senin. Indeks Nasdaq Composite turun 2,8% berakhir di level 8.966.

Ketiga indeks ekuitas utama berada pada  wilayah negatif dari tahun ke tahun. Lebih banyak analis sekarang memproyeksikan tekanan ekonomi kuartal pertama ke AS., karena perusahaan memperingatkan bahwa rantai pasokan yang terganggu dan menyusutnya permintaan konsumen di China dapat membebani keuntungan dan kemampuan mereka untuk mengirimkan barang.

Pusat Pengendalian Penyakit mengatakan hari Selasa orang Amerika harus mulai mempersiapkan kemungkinan gangguan karena virus korona. Imbal Hasil Treasury 10-tahun juga menetapkan rekor terendah 1,31% pada hari Selasa. Harga obligasi bergerak berlawanan arah dengan hasil.

Dalam berita perusahaan, saham Mastercard Incorporated turun hampir 7% pasca perusahaan mengatakan pada hari Senin bahwa wabah COVID-19 dapat mengganggu penjualan. (Tgh)

Sumber: MarketWatch

RELATED NEWS

Saham Hong Kong Akhiri Pekan Ini dengan Catatan Kuat (Review)
Saturday, 4 July 2020 03:45 WIB

Saham Hong Kong berakhir dengan lebih tinggi pada hari Jumat, memperpanjang kenaikan hampir tiga persen hari sebelumnya, karena pasar global didorong oleh pembacaan yang lebih baik dari perkiraan pada penciptaan lapangan kerja AS. Indeks Hang Seng melonjak 0,99 persen, atau 248,93 poin, ke level 25...

Kekhawatiran virus meredam optimisme data ekonomi, Saham Eropa ditutup lebih rendah
Friday, 3 July 2020 23:28 WIB

Saham Eropa ditutup lebih rendah pada Jumat ini karena kekhawatiran atas melonjaknya jumlah infeksi virus corona di AS yang membuat optimisme yang timbul dari data ekonomi diluar AS, China, dan zona euro. Indeks Pan-European Stoxx 600 untuk sementara ditutup sekitar 0,9%, dengan sektor sumber daya ...

Saham Hong Kong Akhiri Pekan Ini dengan Catatan Kuat
Friday, 3 July 2020 15:20 WIB

Saham Hong Kong berakhir dengan lebih tinggi pada hari Jumat, memperpanjang kenaikan hampir tiga persen hari sebelumnya, karena pasar global didorong oleh pembacaan yang lebih baik dari perkiraan pada penciptaan lapangan kerja AS. Indeks Hang Seng melonjak 0,99 persen, atau 248,93 poin, ke level 25...

Pasar Eropa Dibuka Bervariasi Ditengah Data Ekonomi yang Mengejutkan, Lonjakan Coronavirus di AS
Friday, 3 July 2020 14:21 WIB

Saham Eropa dibuka bervariasi pada Jumat ini menyusul data ekonomi yang optimis dari AS dan China, sementara lonjakan infeksi coronavirus AS mengekang optimisme. Indeks Pan-European Stoxx 600 melayang tepat di atas garis datar pada awal perdagangan berada di level 369.08, dengan saham teknologi men...

Saham Tokyo Ditutup Lebih Tinggi Setelah Rilis Data Pekerjaan AS
Friday, 3 July 2020 13:25 WIB

Saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada hari Jumat, memperpanjang aksi reli di Wall Street menyusul rebound yang solid dalam pekerjaan AS, tetapi investor tetap berhati-hati setelah lonjakan baru kasus coronavirus di ibukota Jepang. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,72 persen, atau 160,52 poin, ke level...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Akhiri Pekan Ini dengan Catatan Kuat (Review)
Saturday, 4 July 2020 03:45 WIB Saham Hong Kong berakhir dengan lebih tinggi pada hari Jumat, memperpanjang kenaikan hampir tiga persen hari sebelumnya, karena pasar global didorong oleh pembacaan yang lebih baik dari perkiraan pada penciptaan lapangan kerja AS. Indeks Hang Seng...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.