Dow Turun Lebih Dari 300 Poin ke Sesi Terendah Saat Treasury 10-Thn Mencapai Rekor Terendah
Tuesday, 25 February 2020 23:25 WIB | MARKET UPDATE |SahamASIndeks NasdaqS & P 500DOW JONES

Saham AS pada hari Selasa menghapus keuntungan pada pembukaan dan tren kuat di wilayah negatif seiring imbal hasil Treasury 10-tahun menembus level terendah sepanjang masa, mencerminkan kekhawatiran terus-menerus tentang dampak COVID-19, penyakit yang berasal dari coronavirus, untuk memasok rantai dan ekonomi di seluruh dunia.

Treasury 10-tahun mencapai level terendah harian di 1,321%, menurut data FactSet, yang hanya beberapa basis poin di bawah titik terendah 2016 di 1,325%. Harga obligasi naik seiring turunnya imbal hasil. Sementara itu, saham tampaknya berada di bawah tekanan karena imbal hasil untuk obligasi pemerintah terus sedikit melemah.

Dow Jones Industrial Average turun 329 poin, atau 1,1%, ke level 27.656, menyusul penurunan lebih dari 1.000 poin untuk indeks blue-chip pada hari Senin. Indeks S&P 500 turun 1,1% ke level 3.191, sedangkan Indeks Nasdaq Composite turun 1,1% ke level 9.116 pada aksi pagi hari. Sementara itu, Treasury 30-tahun telah mencapai level terendah sepanjang masa, yang dicapai pekan lalu. Jumlah kasus COVID-19 di seluruh dunia terus meningkat; sekarang ada 80.238 kasus di 34 negara dan setidaknya 2.700 kasus kematian, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).(Arl)

Sumber : Marketwatch

RELATED NEWS

Saham Hong Kong Mengalami Penurunan Tajam Pada Penutupan
Wednesday, 1 April 2020 15:57 WIB

Saham Hong Kong berakhir dengan penurunan tajam pada Rabu, dilanda kekhawatiran atas dampak ekonomi jangka panjang dari krisis virus korona. Indeks Hang Seng turun 2,19 persen, atau 517,69 poin, menjadi 23.085,79. Indeks acuan Shanghai Composite merosot 0,57 persen, atau 15,77 poin, menjadi 2.734,...

Pasar Eropa Dibuka Lebih Rendah Setelah Peringatan AS tentang Melonjaknya Virus Korona
Wednesday, 1 April 2020 15:06 WIB

Pasar Eropa dibuka lebih rendah Rabu ini karena sentimen pasar global terus mendapatkan tekanan di tengah wabah virus korona. Pan-Eropa Stoxx 600 turun 2,7% di awal perdagangan dengan saham perjalanan dan liburan turun 4,2% untuk memimpin kerugian, karena semua sektor dan bursa utama meluncur ke wi...

Nikkei Tokyo ditutup turun lebih dari 4% karena meningkatnya kekhawatiran terhadap virus
Wednesday, 1 April 2020 13:31 WIB

Indeks acuan Nikkei Tokyo turun lebih dari empat persen pada hari Rabu di tengah gejolak pasar yang lebih luas atas wabah virus korona, diikuti tumbuh nya kekhawatiran akan kemungkinan lockdown di ibukota Jepang. Indeks Nikkei 225 kehilangan 4,50 persen, atau 851.60 poin, ditutup pada 18.065,41 sem...

Saham Hong Kong turun setelah sesi pagi
Wednesday, 1 April 2020 11:25 WIB

Saham Hong Kong tergelincir pada Rabu pagi pasca aksi jual di Wall Street, sementara investor mempertimbangkan prospek negara-negara yang memperpanjang lockdowns guna mengekang virus corona yang mematikan. Indeks Hang Seng turun 0,92 persen, atau 218,07 poin menjadi 23.385,41 pada sesi break.(yds) ...

Saham Hong Kong awali hari ini dengan penurunan
Wednesday, 1 April 2020 08:59 WIB

Saham-saham Hong Kong turun lebih dari satu persen pada awal perdagangan Rabu setelah aksi jual di Wall Street, dengan kepercayaan investor terus terguncang oleh krisis coronavirus. Indeks Hang Seng tergelincir 1,01 persen, atau 237,58 poin, menjadi 23.365,90. Indeks Shanghai Composite turun 0,25 ...

ANOTHER NEWS
China Tak Punya Rekam Jejak Pasien Corona yang Sembuh dan Kembali Positif
Wednesday, 1 April 2020 16:36 WIB Setelah pengetesan negatif dua kali berturut-turut, seorang pasien virus corona di Wuhan, yang pernah menjadi pusat wabah itu, baru-baru ini diperbolehkan pulang dari salah satu unit rumah sakit keliling corona. Belum sempat merasakan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.