Dow Berakhir Turun Lebih Dari 1.000 Poin seiring Kekhawatiran Virus Melemahkan Ekuitas
Tuesday, 25 February 2020 04:12 WIB | MARKET UPDATE |SahamASNasdaqS & P 500DOW JONES

Saham berakhir melemah tajam pada hari Senin, dengan Dow Jones Industrial Average menyerahkan kenaikannya untuk tahun ini karena investor melepas ekuitas global dan aset lain yang dianggap berisiko di tengah kekhawatiran penyebaran COVID-19 di luar China.

Dow Jones Industrial Average berakhir di sekitar 1.030 poin lebih rendah, penurunan 3,6%, di dekat level 27.962, menurut angka awal, dan meninggalkan indikator blue-chip turun 2% untuk tahun ini. S&P turun sekitar 112 poin atau 3,4%, berakhir di dekat level 3.226, sementara Nasdaq Composite turun sekitar 355 poin, atau 3,7%, berakhir di dekat level 9.221.

Sektor energi adalah sektor yang paling terpukul di S&P 500, turun 4,7% karena minyak mentah berjangka turun tajam di tengah kekhawatiran dampak ekonomi dari wabah virus yang mengurangi permintaan minyak mentah. Saham terkait transportasi juga menderita, dengan operator kapal pesiar Norwegian Cruise Line Holdings Ltd. dan Carnival Corp di antaranya mengalami penurunan terbesar pada S&P 500, dengan masing-masing turun lebih dari 9%.(Arl)

Sumber : Marketwatch

RELATED NEWS

Dow Menuju Penurunan 700 Poin Di Pembukaan Setelah Pasar Catat Kuartal Pertama Terburuk Pada Rekornya
Wednesday, 1 April 2020 18:36 WIB

Indeks saham berjangka AS turun pada Rabu pagi dan menunjuk ke penurunan yang cukup besar di sesi pembukaan, setelah akhir kuartal pertama terburuk dalam rekornya untuk Dow dan S&P 500 didorong oleh sell-off coronavirus. Pada sekitar pukul 6:50 pagi ET, Dow Jones Industrial Average berjangka tu...

Saham Hong Kong Mengalami Penurunan Tajam Pada Penutupan
Wednesday, 1 April 2020 15:57 WIB

Saham Hong Kong berakhir dengan penurunan tajam pada Rabu, dilanda kekhawatiran atas dampak ekonomi jangka panjang dari krisis virus korona. Indeks Hang Seng turun 2,19 persen, atau 517,69 poin, menjadi 23.085,79. Indeks acuan Shanghai Composite merosot 0,57 persen, atau 15,77 poin, menjadi 2.734,...

Pasar Eropa Dibuka Lebih Rendah Setelah Peringatan AS tentang Melonjaknya Virus Korona
Wednesday, 1 April 2020 15:06 WIB

Pasar Eropa dibuka lebih rendah Rabu ini karena sentimen pasar global terus mendapatkan tekanan di tengah wabah virus korona. Pan-Eropa Stoxx 600 turun 2,7% di awal perdagangan dengan saham perjalanan dan liburan turun 4,2% untuk memimpin kerugian, karena semua sektor dan bursa utama meluncur ke wi...

Nikkei Tokyo ditutup turun lebih dari 4% karena meningkatnya kekhawatiran terhadap virus
Wednesday, 1 April 2020 13:31 WIB

Indeks acuan Nikkei Tokyo turun lebih dari empat persen pada hari Rabu di tengah gejolak pasar yang lebih luas atas wabah virus korona, diikuti tumbuh nya kekhawatiran akan kemungkinan lockdown di ibukota Jepang. Indeks Nikkei 225 kehilangan 4,50 persen, atau 851.60 poin, ditutup pada 18.065,41 sem...

Saham Hong Kong turun setelah sesi pagi
Wednesday, 1 April 2020 11:25 WIB

Saham Hong Kong tergelincir pada Rabu pagi pasca aksi jual di Wall Street, sementara investor mempertimbangkan prospek negara-negara yang memperpanjang lockdowns guna mengekang virus corona yang mematikan. Indeks Hang Seng turun 0,92 persen, atau 218,07 poin menjadi 23.385,41 pada sesi break.(yds) ...

ANOTHER NEWS
Dow Menuju Penurunan 700 Poin Di Pembukaan Setelah Pasar Catat Kuartal Pertama Terburuk Pada Rekornya
Wednesday, 1 April 2020 18:36 WIB Indeks saham berjangka AS turun pada Rabu pagi dan menunjuk ke penurunan yang cukup besar di sesi pembukaan, setelah akhir kuartal pertama terburuk dalam rekornya untuk Dow dan S&P 500 didorong oleh sell-off coronavirus. Pada sekitar pukul...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.