Saham AS Mencatatkan Rekor Baru untuk Mengakhiri Minggu ini Menjelang Natal
Saturday, 21 December 2019 04:16 WIB | MARKET UPDATE |SahamASNasdaqS & P 500DOW JONES

Saham AS pada hari Jumat membukukan kenaikan yang sehat untuk hari ini dan minggu ini, dengan tolok ukur utama AS menandai dengan rekor penutupan baru, setelah satu minggu yang ditandai oleh prospek ekonomi domestik yang membaik dan optimisme jelang pakta perdagangan antara Cina dan AS

Dow Jones Industrial Average naik 77 poin, atau 0,3%, ke level 28.454, indeks S&P 500 naik 0,5% berakhir di level 3.221, sementara Nasdaq Composite Index ditutup dengan kenaikan 0,4% pada level 8.924. Ketiganya menutup sesi di level tertinggi sepanjang masa. Sesi ini juga menandai kenaikan kedelapan berturut-turut untuk Nasdaq dan rekor ketujuh berturut-turut, menandai periode terlama dari penutupan tertinggi sepanjang masa sejak tujuh hari rekor yang berakhir 15 Februari 2017, menurut Dow Jones Market Data.

Untuk minggu ini, Dow ditutup naik 1,1%, S&P 500 berakhir 1,7% lebih tinggi dan Nasdaq mengakhiri dengan kenaikan 2,2%. Dalam data ekonomi, estimasi ketiga Departemen Perdagangan untuk PDB kuartal ketiga, yang diterbitkan Jumat, meninggalkan pertumbuhan tidak berubah 2,1%, dengan belanja konsumen yang kuat diimbangi oleh investasi bisnis yang lebih lemah dalam persediaan.(Arl)

Sumber : Marketwatch

RELATED NEWS

Saham Hong Kong Ditutup Lebih Rendah Ditengah Kekhawatiran Virus (Review)
Saturday, 22 February 2020 04:19 WIB

Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Jumat karena meningkatnya korban dari virus korona mematikan di luar China mengipasi kekhawatiran dampak wabah tersebut pada pendapatan dan pertumbuhan ekonomi yang bisa lebih buruk daripada yang diantisipasi. Indeks Hang Seng turun 1,1 persen, ...

Saham AS berakhir turun seiring kekhawatiran penyebaran virus corona
Saturday, 22 February 2020 04:16 WIB

Saham AS berakhir lebih rendah pada Jumat, indeks utama menuju kerugian mingguan. Analis mengaitkan kelemahan dengan kekhawatiran tentang penyebaran COVID-19 di luar Cina dan dampak potensial pada pertumbuhan ekonomi global dan rantai pasokan. Saham Dow Jones Industrial Average turun sekitar 227 po...

Dow turun 250 poin, saham mengarah ke penurunan mingguan terkait virus corona
Saturday, 22 February 2020 00:05 WIB

Saham AS turun tajam pada Jumat ini setelah jumlah kasus baru virus corona meningkat, yang memicu kekhawatiran atas pelambatan ekonomi global yang nyata. Saham Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 256 poin lebih rendah, atau 0,9%, untuk menembus di bawah 29.000 untuk pertama kalinya sejak 10...

Saham Eropa ditutup lebih rendah, virus corona redam sentimen; Pearson turun 4,5%
Saturday, 22 February 2020 00:00 WIB

Saham Eropa ditutup lebih rendah pada Jumat sore, karena investor memantau beberapa data ekonomi serta perkembangan terbaru dalam wabah virus korona. Indeks Pan-European Stoxx 600 berfluktuasi hampir sepanjang hari tetapi ditutup 0,6% lebih rendah, mengambil isyarat dari sentimen buruk di Wall Stre...

Saham AS Dibuka Sedikit Turun seiring Nasdaq Menuju Penurunan Back-to-Back
Friday, 21 February 2020 21:42 WIB

Saham A.S. memperpanjang penurunan mereka dari rekor pada hari Jumat karena investor bergulat dengan kekhawatiran yang meningkat di sekitar kerusakan ekonomi dari virus COVID-19, yang juga mengangkat harapan bagi Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga akhir tahun ini. S&P 500 turun 0,3% ke...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Ditutup Lebih Rendah Ditengah Kekhawatiran Virus (Review)
Saturday, 22 February 2020 04:19 WIB Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Jumat karena meningkatnya korban dari virus korona mematikan di luar China mengipasi kekhawatiran dampak wabah tersebut pada pendapatan dan pertumbuhan ekonomi yang bisa lebih buruk daripada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.