Dow turun 105 poin seiring kekhawatiran tentang ekonomi China membebani pasar
Tuesday, 10 December 2019 04:40 WIB | MARKET UPDATE |SahamASIndeks Dow JonesIndeks S&P 500Indeks Nasdaq

Saham AS berakhir berakhir lebih rendah pada Senin seiring minat beli mereda, menyusul laporan ekonomi yang menunjuk pada pelemahan ekonomi China dan menyoroti kekhawatiran tentang resesi ekonomi global. Saham layanan kesehatan, sementara itu, juga membebani pasar yang lebih luas, dengan menurun 0,7%.

Saham Dow Jones Industrial Average turun 105 poin, atau 0,4%, ke level 27.910, indeks S&P 500 tergelincir 0,3% ke level 3.135, sementara Indeks Nasdaq Composite Index turun 0,4% ke level 8.622. Semua level penutupan berada di dasar pendahuluan.

Pada hari Jumat, saham melonjak pasca laporan pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan memicu reli. Namun, tolok ukur ekuitas pada hari Senin, berakhir di dekat posisi terendah sesi mereka sebelum batas waktu 15 Desember untuk bea masuk 15% atas impor konsumen tahunan senilai $ 156 miliar.

Data dari Beijing menunjukkan bahwa ekspor China secara tak terduga turun 1,1% pada November dari tahun sebelumnya, sementara pengiriman ke AS turun 23%, mencerminkan beratnya gejolak perdagangan AS-China. Investor akan mengawasi dimulainya pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve, yang dimulai pada Selasa, tanpa harapan bahwa bank sentral akan melakukan perubahan suku bunga tetapi berharap bahwa para pejabat dapat menawarkan panduan tentang kebijakan masa depan.

Dalam berita perusahaan, Saham Chevron Corp turun 0,6% setelah analis Citi Alastair Syme menurunkan peringkat saham menjadi netral dari pembelian. (Tgh)

Sumber: MarketWatch

RELATED NEWS

Saham Tokyo berakhir lebih tinggi terkait aksi bargain hunting
Wednesday, 22 January 2020 13:35 WIB

Saham Tokyo membalikkan penurunan sebelumnya dan berakhir lebih tinggi pada hari Rabu berkat aksi bargain hunting, dengan ketenangan relatif meskipun tumbuh kekhawatiran mengenai penyebaran virus mirip SARS baru. Indeks acuan Nikkei 225 bertambah 0,70 persen atau 166,79 poin menjadi 24.031,35 sedan...

Saham Jepang kembali pulih meskipun kekhawatiran tetap ada terkait virus
Wednesday, 22 January 2020 09:38 WIB

Saham Jepang membuat gain moderat pada Rabu ini, karena investor sebelumnya panik mengenai virus corona di China, meskipun perusahaan terkait hygiene/kebersihan tetap dalam permintaan serta tekanan pada sektor pariwisata tetap ada. Rata-rata saham Nikkei naik 0,2% menjadi 23.904,51 pada perdagangan...

Bursa Saham Hong Kong dibuka sedikit lebih tinggi
Wednesday, 22 January 2020 08:58 WIB

Saham Hong Kong naik pada awal perdagangan Rabu pasca penurunan tajam sehari sebelumnya tetapi investor tetap gelisah atas virus mematikan yang kini telah menyebar ke Amerika Serikat. Indeks Hang Seng dibuka naik 0,47 persen, atau 131,17 poin, menjadi 28.116,50. Indeks Shanghai Composite kehilanga...

Bursa Asia tahan penurunan tetapi investor cemas atas virus China
Wednesday, 22 January 2020 08:46 WIB

Pasar saham Asia mantap pada hari Rabu karena investor mengambil saham dari penyebaran virus corona baru dari China dan mempertimbangkan kemungkinan konsekuensi dari pandemi global. Ketakutan akan penularan, terutama ketika jutaan orang melakukan perjalanan untuk perayaan Tahun Baru Imlek, menekan ...

Saham Tokyo dibuka lebih rendah terkait kekhawatiran virus
Wednesday, 22 January 2020 07:52 WIB

Saham Tokyo dibuka sedikit lebih rendah pada Rabu dengan sentimen investor berkurang oleh kekhawatiran atas meningkatnya penyebaran virus baru yang mirip SARS. Indeks acuan Nikkei 225 turun tipis 0,06 persen atau 15,46 poin menjadi 23.849,10 pada awal perdagangan sementara indeks Topix yang lebih l...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo berakhir lebih tinggi terkait aksi bargain hunting
Wednesday, 22 January 2020 13:35 WIB Saham Tokyo membalikkan penurunan sebelumnya dan berakhir lebih tinggi pada hari Rabu berkat aksi bargain hunting, dengan ketenangan relatif meskipun tumbuh kekhawatiran mengenai penyebaran virus mirip SARS baru. Indeks acuan Nikkei 225 bertambah...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.