Saham AS Raih Rekor Lainnya Seiring Wall Street Mengurai Berita Perdagangan
Tuesday, 19 November 2019 04:29 WIB | MARKET UPDATE |Saham ASS & P 500DOW JONES

Saham AS berakhir sedikit lebih tinggi pada hari Senin, mengukir rekor penutupan untuk ketiga indeks ekuitas utama, karena investor mencoba untuk mengukur kemajuan pada kesepakatan perdagangan fase pertama antara AS dan China.

S&P 500 naik 2 poin, atau kurang dari 0,1%, menjadi berakhir pada level 3.122. Dow Jones Industrial Average menguat 31 poin, atau 0,1%, berakhir sekitar level 28.036, berdasarkan angka awal. Indeks Nasdaq Composite lebih rendah 9 poin, atau 0,1%, berakhir di dekat level 8.550.

Investor tersentak oleh laporan berita yang mengindikasikan kemajuan dan potensi kemunduran untuk pembicaraan perdagangan antara AS-China.

Selama akhir pekan, para negosiator top mengadakan diskusi "konstruktif", menurut outlet media pemerintah China Xinhua. Tetapi sebuah laporan CNBC menyarankan bahwa tanpa menurunkan tarif yang ada, prospek resolusi tampak redup.

Pemerintahan Trump juga mengeluarkan perpanjangan lisensi selama 90 hari yang memungkinkan perusahaan-perusahaan AS untuk tetap melakukan bisnis dengan raksasa telekomunikasi China Huawei Technologies Co. Dalam berita perusahaan, saham HP Inc. merosot setelah menolak tawaran pengambilalihan dari Xerox Holdings Corp. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Saham Jepang hapus gain awal terkait khawatiran virus
Friday, 24 January 2020 10:09 WIB

Saham Jepang menyerahkan kenaikan awal pada Jumat ini untuk diperdagangkan sedikit berubah karena kekhawatiran atas meningkatnya jumlah kematian akibat virus corona baru di Cina melebihi harapan peningkatan laba perusahaan teknologi. Pada 0159 GMT, indeks Nikkei turun 0,01% menjadi 23.792,01, menuj...

Saham di Asia tergelincir karena investor terus mengkaji dampak virus corona
Friday, 24 January 2020 09:37 WIB

Saham di Asia menurun pada perdagangan Jumat pagi karena jumlah kasus virus corona di Cina daratan naik menjadi lebih dari 800, dengan jumlah kematian meningkat menjadi 25. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,42% pada awal perdagangan, dengan saham menuju untuk ditutup lebih awal pada pukul 12:00 si...

Saham Hong Kong flat pasca pekan kekhawatiran akan virus
Friday, 24 January 2020 09:09 WIB

Saham Hong Kong datar dalam perdagangan pembukaan Jumat ini karena pasar stabil setelah selama sepekan investor khawatir atas wabah virus korona China. Indeks Hang Seng turun 0,02 persen, atau 6,28 poin, untuk memulai hari di level 27.902,84. Bursa China Daratan ditutup untuk liburan Tahun Baru Im...

Indeks Tokyo dibuka lebih tinggi
Friday, 24 January 2020 07:20 WIB

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Jumat, didukung oleh sesi tenang di Wall Street meskipun ada peringatan dari investor atas virus mematikan baru dari Cina. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,25 persen atau 59,38 poin menjadi 23.854,82 pada awal perdagangan sementara indeks Topix yang lebih lua...

Saham Hong Kong Turun tajam Terkait Kekhawatiran Virus (Review)
Friday, 24 January 2020 04:24 WIB

Ekuitas Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Kamis karena investor melakukan pelarian atas virus mematikan mirip SARS yang telah menyebar dari Cina. Indeks Hang Seng turun 1,52 persen, atau 431,92 poin, berakhir pada 27.909,12. Indeks acuan Shanghai Composite kehilangan 2,75 persen, atau 84,2...

ANOTHER NEWS
AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa. Aturan visa baru yang diterbitkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.