Saham Berjangka AS Datar terkait Laporan Ketidakpastian Pengembalian Tarif
Friday, 8 November 2019 19:11 WIB | MARKET UPDATE |S&P 500 Futures Indeks berjangka ASFUTURES

Saham berjangka AS datar pada hari Jumat setelah penutupan selama sesi perdagangan sebelumnya sentuh rekor terbaru, karena laporan menyarankan bahwa rencana Gedung Putih untuk mengembalikan kembali tarif di Tiongkok tidak pasti seperti yang dipikirkan semula.

Pejabat China mengatakan pada hari Kamis bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk mengurangi tarif, yang dikonfirmasi oleh AS di kemudian hari. Namun masih ada perbedaan di Gedung Putih tentang apakah kenaikan tarif atau tidak adalah ide yang baik, menurut laporan Reuters.

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa yang akan keluar Jean-Claude Juncker mengatakan dia mengharapkan AS untuk tidak mengenakan tarif impor pada mobil-mobil dari UE. Gedung Putih memiliki waktu hingga 13 November untuk memutuskan apakah akan melanjutkan ancaman yang dibuatnya kembali pada musim panas.

Nasdaq 100 turun 7 poin atau 0,1% pada pukul 6:44 pagi ET (10:44 GMT), sementara Dow berjangka datar di level 27.667 poin dan S&P 500 berjangka tetap di level 3.085,10 poin.(Arl)

Sumber : Investing.com

RELATED NEWS

Saham berjangka AS pangkas penurunan pasca kesepakatan perdagangan
Thursday, 21 November 2019 16:48 WIB

Saham berjangka tergelincir pada Kamis ini, tetapi memangkas penurunan yang lebih besar setelah wakil perdana menteri China, Liu He, dilaporkan mengatakan, dia "sangat optimis" mengenai pertemuan perdagangan fase 1 awal dengan AS. Saham Dow Jones Industrial Average berjangka turun 46 poin, atau 0,2...

Saham Hong Kong turun pasca pengesahan RUU AS
Thursday, 21 November 2019 15:32 WIB

Saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada Kamis pasca diberlakukannya undang-undang AS yang mendukung hak-hak kota memicu kekhawatiran mengenai prospek pembicaraan perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng turun 1,57 persen, atau 422,73 poin, menjadi 26.466,88. Indeks Shanghai Composite kehilangan 0...

Saham Eropa dibuka lebih rendah ditengah kekhawatiran AS-China serta gejolak Hong Kong
Thursday, 21 November 2019 15:14 WIB

Saham Eropa dibuka lebih rendah pada Kamis karena hubungan antara China dan AS berada di bawah tekanan atas Hong Kong, di tengah kekhawatiran bahwa "fase satu" dari kesepakatan perdagangan antara kedua negara mungkin terdorong hingga 2020. Indeks Pan-Eropa Stoxx 600 turun 0,6% pada awal sesi, saham...

Saham China turun untuk hari ke-2 seiring gejolak China-AS terkait Hong Kong
Thursday, 21 November 2019 14:54 WIB

Saham China memperpanjang kerugian untuk sesi kedua beruntun pada hari Kamis, seiring gejolak baru antara Washington dan Beijing tentang Hong Kong memicu kekhawatiran bahwa kesepakatan perdagangan sementara dapat ditunda. Indeks CSI300 blue-chip turun 0,5%, ke level 3.889,60, sedangkan indeks Shang...

Saham Tokyo ditutup turun untuk sesi ketiga beruntun
Thursday, 21 November 2019 13:35 WIB

Saham Tokyo jatuh untuk sesi ketiga beruntun pada Kamis di tengah munculnya kembali kekhawatiran tentang kesepakatan perdagangan China-AS setelah anggota parlemen Amerika menyetujui undang-undang untuk mendukung hak-hak sipil Hong Kong. Indeks acuan Nikkei 225 kehilangan 0,48 persen, atau 109,99 po...

ANOTHER NEWS
Emas Turun Saat China Mengundang Pejabat AS untuk Berbicara, Mengangkat Sentimen Pasar
Thursday, 21 November 2019 19:59 WIB harga emas pada hari Kamis turun dari tertingginya di sesi terakhir dalam dua minggu setelah sebuah laporan mengatakan bahwa Cina telah mengundang negosiator top AS untuk putaran baru pembicaraan tatap muka, dan berusaha untuk mencapai kesepakatan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.