Saham AS lebih tinggi terkait pembicaraan mengenai larangan investasi China
Monday, 30 September 2019 23:29 WIB | MARKET UPDATE | Standard & Poor's 500Saham AS

Saham bergerak lebih tinggi selama sesi perdagangan akhir bulan dan kuartalan, setelah pejabat pemerintahan Trump mengecilkan atau membantah laporan Washington mengkaji rencana untuk menghambat investasi AS di perusahaan-perusahaan China, untuk sementara waktu menenangkan kekhawatiran yang melemahkan ekuitas pada Jumat.

Pelaku pasar juga mengawasi perkembangan seputar penyelidikan pemakzulan DPR terhadap Presiden Donald Trump.

Dow Jones Industrial Average naik 130 poin, atau 0,5%, menjadi 26.953, sementara indeks S&P 500 naik 16 poin, atau 0,5%, menjadi 2.977. Indeks Nasdaq Komposit naik 40 poin menjadi 7.980, naik 0,5%.

Pada hari Jumat, Dow kehilangan 70,87 poin atau 0,3%, menjadi berakhir pada 26.820,25, sedangkan indeks S&P 500 kehilangan 15,83 poin, atau 0,5%, ditutup pada 2.961,79. Indeks Nasdaq Composite turun 91,03 poin, atau 1,1%, berakhir pada 7.939,63.

Untuk bulan September, Dow berada pada langkah untuk naik 2,1%, S&P 1,7% dan Nasdaq menuju kenaikan 0,2%.(yds)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Kekhawatiran Virus Corona Masih Berlanjut, Saham Tokyo Ditutup Lebih Rendah
Monday, 17 February 2020 13:26 WIB

Saham Tokyo ditutup lebih rendah pada hari Senin di tengah kekhawatiran atas penyebaran virus Corona baru di negara itu dan kontraksi triwulanan terburuk ekonomi dalam lebih dari lima tahun. Indeks acuan Nikkei 225 merosot 0,69 persen, atau 164,35 poin, berakhir pada 23.523,24, sedangkan indeks Top...

Saham-Saham di Hong Kong Dibuka Lebih Rendah
Monday, 17 February 2020 09:09 WIB

Saham-saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada hari Senin ketika angka kematian dari virus corona baru China melonjak dan kekhawatiran semakin mendalam tentang potensi kejatuhan ekonomi dari epidemi. Indeks Hang Seng turun 0,18 persen, atau 48,89 poin, menjadi 27.766,71 pada awal perdagangan. Inde...

Saham Asia Turun Dari Tertingginya 3-Minggu Seiring Kembalinya Kekhawatiran Virus Corona
Monday, 17 February 2020 08:21 WIB

Saham Asia turundari tertingginya tiga minggu pada hari Senin karena investor mengkaji kondisi jangka pendek pada pertumbuhan global dari wabah virus corona yang menyebar cepat di Cina, meskipun ekspektasi stimulus kebijakan lebih lanjut membantu membendung kerugian. Perdagangan diperkirakan akan r...

Saham Tokyo Dibuka Turun Terkait Kekhawatiran Virus yang Masih Berlangsung
Monday, 17 February 2020 07:37 WIB

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin karena kekhawatiran atas penyebaran global virus corona baru yang masih berlangsung. Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,81 persen atau 191,88 poin menjadi 23.495,71 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,85 persen atau 14,4...

Saham Hong Kong Akhiri Pekan Ini Lebih Tinggi seiring Berkurangnya Korban Virus (Review)
Saturday, 15 February 2020 04:30 WIB

Saham-saham Hong Kong naik tipis pada hari Jumat, karena korban kematian harian dan jumlah korban infeksi di episentrum wabah coronavirus kembali ke tingkat yang lebih rendah, menyusul lonjakan dramatis pada hari sebelumnya. Pada penutupan perdagangan, indeks Hang Seng naik 0,3% pada level 27.815,6...

ANOTHER NEWS
Kekhawatiran Virus Corona Masih Berlanjut, Saham Tokyo Ditutup Lebih Rendah
Monday, 17 February 2020 13:26 WIB Saham Tokyo ditutup lebih rendah pada hari Senin di tengah kekhawatiran atas penyebaran virus Corona baru di negara itu dan kontraksi triwulanan terburuk ekonomi dalam lebih dari lima tahun. Indeks acuan Nikkei 225 merosot 0,69 persen, atau 164,35...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.