Bursa Jepang Ditutup Turun Terkait Laporan Kekhawatiran Aliran Dana AS-Tiongkok
Monday, 30 September 2019 13:50 WIB | MARKET UPDATE |Nikkei 225IndeksTopix

Saham-saham Jepang jatuh karena adanya laporan bahwa AS sedang mempertimbangkan pembatasan aliran dana ke China yang merugikan sentimen pasar.

Indeks Topix ditutup turun 1% ke level 1,587,80 di Tokyo. Indeks Nikkei 225 juga turun 0,6% ke level 21.755,84; dan telah naik 5,1% sepanjang bulan ini. Yen naik 0,1% ke 107,80 per dolar.

Produsen mobil dan farmasi adalah kontributor terbesar terhadap penurunan indeks Topix. Ekuitas AS turun pada hari Jumat setelah Bloomberg melaporkan pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan pembatasan investasi pasar modal ke Tiongkok. Sebagai tanggapan, seorang pejabat Departemen Keuangan pada hari Sabtu mengatakan AS tidak memiliki rencana "saat ini" untuk menghentikan perusahaan-perusahaan China dari listing di bursa Amerika. China mengatakan akan terus membuka pasar keuangannya.

Saham-saham di Tokyo memperpanjang penurunan di sore hari karena dana pasif, yang melacak Nikkei 225 Stock Average, menyeimbangkan kembali portofolio untuk mencerminkan perubahan pada indikator blue-chip. Perusahaan layanan informasi medis M3 Inc. akan ditambahkan ke Nikkei 225, menggantikan Tokyo Dome Corp, sebelum pasar dibuka pada 1 Oktober.

Dengan penurunan hari Senin, RSI 14 hari untuk Topix turun lebih jauh di bawah level 70, yang menandakan ketika naik kemungkinan berlebihan. Namun, Topix telah naik 5% pada bulan September, kenaikan bulanan terbesar sejak Oktober 2017. (frk)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

S&P 500, Dow Naik setelah Laporan Laba Bank Bervariasi; Nasdaq Turun
Tuesday, 14 July 2020 23:23 WIB

Indeks S&P 500 dan Dow menguat dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Selasa karena investor mencerna laporan laba triwulanan dari pemberi pinjaman AS tetapi saham teknologi jatuh di tengah kekhawatiran atas pembatasan bisnis baru di California. Pemberi pinjaman terbesar di AS JPMorgan Cha...

Bursa Eropa Ditutup Melemah Terbebani Lonjakan Virus Korona
Tuesday, 14 July 2020 23:15 WIB

Saham Eropa ditutup lebih rendah pada hari Selasa karena lonjakan kasus coronavirus mulai membebani sentimen pasar global. Pan-European Stoxx 600 ditutup turun 1% di level 367,40, dengan saham teknologi turun hampir 2,8% untuk memimpin kerugian karena sebagian besar sektor dan bursa utama tergelinc...

Wall Street Dibuka Lebih Rendah Pada Kekhawatiran Virus, Ketegangan AS-China
Tuesday, 14 July 2020 20:56 WIB

Wall Street dibuka lebih rendah pada hari Selasa setelah laporan pendapatan triwulanan dari pemberi pinjaman AS yang bervariasi dan ketegangan yang meningkat antara Washington dan Beijing, sementara pembatasan coronavirus baru di California menghantam saham teknologi untuk hari kedua berturut-turut....

Indeks Saham Berjangka AS Menguat Jelang Laporan Laba Sektor Perbankan
Tuesday, 14 July 2020 16:30 WIB

Indeks saham berjangka AS bergerak lebih tinggi pada perdagangan pagi hari dan mengarah ke pembukaan positif pada hari Selasa, karena investor mengawasi laporan pendapatan dari beberapa bank terbesar di negara itu. Indeks berjangka Dow naik 90 poin, sementara kontrak berjangka untuk S&P 500 dan...

Bursa Hong Kong Berakhir Lebih Rendah Lebih Dari 1 Persen
Tuesday, 14 July 2020 15:32 WIB

Bursa Hong Kong berakhir lebih rendah lebih dari satu persen pada hari Selasa, sejalan dengan merosotnya di Asia, karena para pedagang khawatir atas penerapan kembali langkah-langkah penahanan di beberapa negara karena virus terus meningkat. Indeks Hang Seng turun sebanyak 1,14 persen, atau 294,23 ...

ANOTHER NEWS
Emas Berjangka Berakhir dengan Kerugian
Wednesday, 15 July 2020 01:01 WIB Emas berjangka membukukan sedikit kerugian pada hari Selasa, bertahan di atas utama $ 1.800 per ons. Emas "jelas terkena imbas aksi ambil untung tetapi lebih menunggu dan melihat" menjelang langkah besar berikutnya, kata James Hatzigiannis, kepala...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.