Saham Teknologi Memimpin Kenaikan di Wall Street; S&P 500 Mendekati Rekor Tertinggi
Thursday, 19 September 2019 23:29 WIB | MARKET UPDATE |S & P 500Wall StreetSaham AS

Rally yang dipimpin oleh Microsoft dalam saham teknologi mendorong indeks saham A.S. lebih tinggi pada hari Kamis, sehari setelah Federal Reserve memangkas suku bunga seperti yang diharapkan dan membiarkan pintu terbuka untuk intervensi moneter lebih lanjut.

Saham raksasa perangkat lunak naik 2,2% setelah perusahaan meluncurkan rencana pembelian kembali saham senilai $ 40 miliar, meningkatkan indeks acuan S&P 500 dan mendorong sektor teknologi yang lebih luas naik 0,8%.

S&P 500 sekitar 10 poin di bawah rekor tertinggi 3.027,98, karena pasar juga menjadi optimis tentang pembicaraan perdagangan tingkat rendah antara Amerika Serikat dan China.

Pada hari Rabu, The Fed mengumumkan penurunan seperempat poin persentase suku bunga untuk kedua kalinya pada tahun ini dan mengatakan pengurangan di masa depan akan "sebagian besar bergantung pada data". Pedagang masih melihat peluang 45% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Oktober, menurut FedWatch CME Group.

Pada pukul 11:40 ET, Dow Jones Industrial Average naik 118,31 poin, atau 0,44%, pada level 27.265,39, S&P 500 menguat 14,64 poin, atau 0,49%, ke level 3.021,37. Indeks Nasdaq Composite lebih tinggi 55,21 poin, atau 0,68%, ke level 8.232,60. (knc)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Saham Eropa ditutup beragam seiring penyebaran coronavirus
Thursday, 27 February 2020 00:13 WIB

Pasar Eropa ditutup bervariasi pada hari Rabu, pasca jumlah kasus virus corona di luar China melebihi yang ada di dalam negeri untuk pertama kalinya. Samah Pan-European Stoxx 600 ditutup sedikit di bawah garis datar, pada 404.62  mengurangi beberapa kerugian sebelumnya. Saham travel dan libura...

Dow Melonjak 300 Poin saat Pasar Berusaha untuk Rebound dari Penurunan Minggu Ini
Wednesday, 26 February 2020 23:30 WIB

Saham AS naik pada hari Rabu karena pasar mencoba untuk menemukan beberapa stabilitas setelah penjualan yang tajam selama beberapa hari. Dow Jones Industrial Average diperdagangkan naik 301 poin, atau 1,1%. 30-saham Dow naik lebih dari 400 poin di awal sesi. S&P 500 naik 1,1% sementara Nasdaq C...

Dow Naik 160 Poin karena Upaya Pasar Saham untuk Mengakhiri Penurunan Beruntun
Wednesday, 26 February 2020 21:50 WIB

Indeks saham acuan AS dibuka sedikit lebih tinggi pada hari Rabu karena investor berusaha untuk menemukan pijakan mereka setelah serangkaian penurunan tajam yang setidaknya sebagian terinspirasi oleh kekhawatiran tentang penyebaran COVID-19, penyakit menular yang berasal dari strain baru virus Koron...

Saham Melemah, Indeks Berjangka AS Menguat; Dolar Naik
Wednesday, 26 February 2020 16:26 WIB

Saham jatuh di Eropa dan Asia pada hari Rabu sementara indeks berjangka AS menunjukkan pembukaan sedikit lebih tinggi setelah aksi jual kuat di Wall Street. Treasuries dan dolar sedikit lebih tinggi. Indeks berjangka pada Indeks S&P 500 naik 0,4% . Indeks berjangka Nasdaq 100 naik 0,5%. Penurun...

Saham Hong Kong Melanjutkan Penurunannya Karena Kekhawatiran Virus
Wednesday, 26 February 2020 15:28 WIB

Saham-saham Hong Kong berakhir dengan melanjutkan pelemahan tajam pada hari Rabu, sejalan dengan penurunan di seluruh dunia karena kekhawatiran akan penyebaran luas dari virus corona memicu tekanan besar terhadap ekonomi global. Indeks Hang Seng turun sebesar 0,73 persen, atau 196,74 poin, menjadi ...

ANOTHER NEWS
Minyak berjangka berakhir di level terendah dalam lebih dari setahun
Thursday, 27 February 2020 03:00 WIB Minyak berjangka turun pada hari Rabu, dengan acuan minyak mentah AS berakhir di level terendah dalam lebih dari setahun seiring kekhawatiran akan permintaan energi global yang dipicu oleh penyebaran COVID-19 yang menurunkan harga untuk sesi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.