Wall Street Turun Karena FedEx Mengeluarkan Peringatan Laba; Fed Dalam Sorotan
Wednesday, 18 September 2019 23:31 WIB | MARKET UPDATE |Saham ASWallstreet

Saham AS datang di bawah tekanan pada hari Rabu setelah peringatan laba oleh FedEx, sementara investor menunggu keputusan tentang suku bunga dan petunjuk tentang masa depan kebijakan moneter A.S. dari Federal Reserve.

Saham perusahaan pengiriman paket anjlok 14% dan berada di jalur untuk penurunan persentase satu hari tertajam sejak krisis keuangan setelah FedEx menyalahkan ketegangan perdagangan AS dan China dan perpecahan dengan Amazon.com Inc untuk perkiraan laba setahun penuh suramnya.

Saham itu adalah hambatan terbesar di S&P 500 dan mendorong penurunan 1,9% saham saingan United Parcel Service Inc.

Dow Jones Transport Average kehilangan 1,78%, sedangkan sektor industri yang lebih luas turun 0,7%. Sektor ini adalah penurunan terbesar di antara 8 dari 11 sektor S&P utama di zona merah.

Investor sekarang menunggu pernyataan kebijakan The Fed, yang akan dirilis pada pukul 2:00 siang waktu ET (18:00 GMT), diikuti oleh Ketua Jerome Powell setengah jam kemudian.

Bank sentral diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar seperempat poin untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir, tetapi perbedaan yang dalam di antara para pembuat kebijakan telah menyebabkan para pedagang mengabaikan semua taruhan pada pengurangan ketiga tahun ini.

Pada pukul 11:25 ET, Dow Jones Industrial Average turun 60,42 poin, atau 0,22%, pada level 27.050,38, Indeks S&P 500 melemah 8,17 poin, atau 0,27%, ke level 2.997,53. Indeks Nasdaq Composite lebih rendah 26,96 poin, atau 0,33%, pada level 8.159,06. (knc)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Saham AS dibuka turun di tengah ketidakpastian perdagangan AS dan China
Monday, 1 June 2020 20:44 WIB

Saham AS dibuka sedikit lebih rendah pada Senin, karena investor menyaksikan perkembangan terakhir hubungan AS-China pasca sebuah laporan bahwa China menghentikan beberapa pembelian barang pertanian AS, di tengah meningkatnya ketegangan atas status Hong Kong sebagai wilayah independen. Saham Dow Jo...

Pasar Saham Berjangka AS Rebound Saat Terjadi Kerusuhan Di Kota Ditengah Pandemi
Monday, 1 June 2020 16:05 WIB

Indeks saham berjangka AS rebound dalam perdagangan tipis Senin pagi, di tengah protes keras yang bergema di seluruh negara. Bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa datang ketika AS, dan sebagian besar dunia, berada dalam pergolakan pandemi coronavirus yang telah mengguncang ekonomi domestik sam...

Saham Hong Kong Ditutup Dengan Lonjakan Tajam
Monday, 1 June 2020 15:42 WIB

Saham-saham Hong Kong mengawali minggu ini dengan sebuah lonjakan pada hari Senin, mengumpulkan lebih dari tiga persen pada bantuan bahwa Donald Trump menahan langkah-langkah berat terhadap China atas proposal hukum keamanan untuk pusat keuangan. Indeks Hang Seng melonjak 3,36 persen, atau 771,05 p...

Saham Eropa Naik Terkait Respon Trump Atas China
Monday, 1 June 2020 15:24 WIB

Saham Eropa naik mendekati level tertinggi tiga bulan pada hari Senin di tengah harapan pemulihan global pasca-koronavirus, dengan para investor merasa lega bahwa respons AS terhadap undang-undang keamanan nasional China di Hong Kong tidak seburuk yang dikhawatirkan. Indeks STOXX 600 pan-Eropa naik...

Bursa Tokyo Ditutup Lebih Tinggi Pada Harapan Virus
Monday, 1 June 2020 13:28 WIB

Bursa Tokyo ditutup lebih tinggi pada hari Senin di tengah ekspektasi untuk lebih banyak bisnis dibuka kembali karena ibukota Jepang itu mengangkat pembatasan pada toko ritel dan fasilitas lainnya. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,84 persen, atau 184,50 poin, menjadi berakhir pada level 22.062,39, se...

ANOTHER NEWS
ISM Manufaktur PMI meningkat menjadi 43,1 pada Mei vs 43,6 yang diharapkan
Monday, 1 June 2020 21:32 WIB Aktivitas ekonomi di sektor manufaktur AS mengalami kontraksi pada tingkat yang lebih lunak di bulan Mei daripada di bulan April dengan Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) ISM meningkat menjadi 43,1 dari 41,5. Pembacaan ini datang sedikit...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.