Saham Jepang Berakhir Naik Terkait Komentar Trump tentang Tarif Otomotif Jepang
Tuesday, 27 August 2019 13:49 WIB | MARKET UPDATE |Nikkei 225Saham JepangIndeksTopix

Saham Jepang melakukan rebound moderat pada hari Selasa setelah aksi jual tajam di sesi sebelumnya karena investor merasa lega dengan komentar Presiden AS Donald Trump bahwa Amerika Serikat tidak memiliki rencana untuk segera memberlakukan tarif baru pada mobil yang diimpor dari Jepang.

Rata-rata saham Nikkei naik 1,0% menjadi 20.456,08, dengan Subaru dan Produsen Ban memimpin kenaikan. Pada hari Senin, indeks acuan kehilangan 2,2% untuk mencapai level penutupan terendah sejak 11 Januari. Topix yang lebih luas menambahkan 0,8% menjadi 1.489,69, dengan 31 dari 33 subindex Tokyo menguat.

Ditanya apakah dia masih mempertimbangkan tarif AS pada mobil Jepang, Presiden Trump mengatakan pada konferensi pers Senin malam bahwa pemerintahannya tidak melihat itu meskipun hal tersebut adalah sesuatu yang bisa dia lakukan di kemudian hari jika dia mau.

Komentar tersebut mendorong harga produsen mobil, produsen ban dan pembuat suku cadang mobil yang terdaftar di Tokyo.

Subaru Co, yang memiliki eksposur pendapatan terbesar ke Amerika Serikat di antara pembuat mobil Jepang, melonjak 4,9%, dan sektor peralatan transportasi naik 1,2%.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Saham Tokyo Dibuka Menguat Karena Fed AS Menjaga Suku Bunga Tidak Berubah
Thursday, 12 December 2019 07:30 WIB

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Kamis setelah Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan, dengan harapan bahwa suku bunga rendah akan dipertahankan untuk sementara waktu. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,24 persen atau 55,67 poin ke level 23.447,53 pa...

Saham Hong Kong Berakhir Lebih Tinggi Karena Kemungkinan Penundaan Tarif (Review)
Thursday, 12 December 2019 04:22 WIB

Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada hari Rabu di tengah spekulasi bahwa Washington mungkin menahan diri dari tekanan tarif baru pada ekspor China yang dijadwalkan akan dimulai pada akhir pekan ini. Pada penutupan perdagangan, Indeks Hang Seng naik 0,8% pada level 26.645,43, melayang di sekita...

Saham AS berakhir naik pasca Fed memberi sinyal menahan suku bunga
Thursday, 12 December 2019 04:19 WIB

Saham AS keluar dari posisi terendah sesi untuk meraih kenaikan moderat pada hari Rabu setelah Federal Reserve mengindikasikan akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini sepanjang tahun depan, menyimpulkan pertemuan dua hari. Saham S&P 500 ditutup naik 0,3% berakhir pada level 3.141,63....

Saham Eropa ditutup naik jelang keputusan Fed dan berita perdagangan AS-China
Thursday, 12 December 2019 00:12 WIB

Saham Eropa diperdagangkan hati-hati hari Rabu karena investor menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve AS dan memantau perkembangan menjelang tenggat waktu tarif perdagangan AS-China akhir pekan. Indeks Pan-European Stoxx 600 bergerak sedikit lebih tinggi dalam perdagangan sore untuk menutup ...

Saham AS sedikit naik jelang keputusan suku bunga Fed, saham J&J gain
Thursday, 12 December 2019 00:10 WIB

Saham AS naik sedikit pada Rabu karena investor menunggu untuk mendengar keputusan terbaru Federal Reserve mengenai kebijakan moneter. Saham Dow Jones Industrial Average diperdagangkan hanya 3 poin lebih tinggi karena kenaikan lebih dari 1% di Dow Inc dan Johnson & Johnson diimbangi oleh penuru...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo Dibuka Menguat Karena Fed AS Menjaga Suku Bunga Tidak Berubah
Thursday, 12 December 2019 07:30 WIB Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Kamis setelah Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan, dengan harapan bahwa suku bunga rendah akan dipertahankan untuk sementara waktu. Indeks acuan Nikkei 225...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.