Saham Tokyo Rebound Terkait Komentar Trump Tentang Tarif Otomotif Jepang
Tuesday, 27 August 2019 09:33 WIB | MARKET UPDATE |Nikkei 225IndeksTopixBursaSaham Jepang

Saham Jepang melakukan rebound moderat pada hari Selasa setelah aksi jual tajam di sesi sebelumnya karena investor merasa lega dengan komentar Presiden AS Donald Trump bahwa Amerika Serikat tidak akan segera memberlakukan tarif baru pada mobil yang diimpor dari Jepang.

Rata-rata saham Nikkei naik 1,2% menjadi 20.501,98 di perdagangan tengah hari, dengan Subaru dan produsen ban memimpin kenaikan. Pada hari Senin, indeks acuan Nikkei kehilangan 2,2% sebelumnya untuk mencapai level penutupan terendah sejak 11 Januari. Topix yang lebih luas naik 1,0% menjadi 1.492,44, dengan 33 subindex Tokyo menguat.

Ditanya apakah dia masih mempertimbangkan tarif AS pada mobil Jepang, Presiden Trump mengatakan pada konferensi pers Senin malam bahwa pemerintahannya tidak melihat itu meskipun itu adalah sesuatu yang bisa dia lakukan di kemudian hari jika dia mau.

Pada hari Selasa, saham pembuat mobil, pembuat mobil dan pembuat suku cadang mobil terdorong naik oleh komentarnya.

Subaru, yang memiliki eksposur pendapatan terbesar ke Amerika Serikat di antara pembuat mobil Jepang, melonjak 6,2%, dan sektor peralatan transportasi adalah sektor dengan kinerja terbaik di antara 33 sub-indeks Bursa Efek Tokyo, naik 1,5%.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Saham Eropa Ditutup Melemah pasca ECB Pertahankan Kebijakan
Thursday, 16 July 2020 23:16 WIB

Saham Eropa berakhir di wilayah negatif pada hari Kamis, gagal mendapatkan dorongan dari data pertumbuhan ekonomi China yang menunjukkan rebound. Pan-Eropa Stoxx 600 turun 0,46% ke level 372.16, dengan sektor perjalanan dan liburan turun 1,9% untuk memimpin kerugian sementara saham konstruksi dan b...

Dow Dibuka Lebih Rendah Setelah Data Ekonomi China Dan AS yang Mengecewakan
Thursday, 16 July 2020 20:52 WIB

Saham AS jatuh pada awal perdagangan hari Kamis setelah data ekonomi China yang mengecewakan dan klaim pengangguran AS yang meningkat menggarisbawahi perjuangan yang dihadapi oleh ekonomi global karena terlihat pulih dari pandemi COVID-19. Indeks S&P 500 turun 0,8% ke level 3.202. Dow Jones Ind...

Investor Fokus pada Laporan Laba, Indeks Berjangka Dow Jatuh 200 Poin
Thursday, 16 July 2020 16:19 WIB

Indeks saham berjangka AS kembali melemah Kamis pagi, dengan investor fokus pada hasil pendapatan dan kerugian tajam di saham Asia semalam. Indeks berjangka Dow Jones Industrial Average menunjukkan kerugian sekitar 200 poin pada pembukaan. Indeks berjangka S&P 500 berjangka dan Nasdaq 100 juga ...

Bursa Hong Kong, China Ditutup Lebih Rendah
Thursday, 16 July 2020 15:36 WIB

Bursa di China daratan jatuh pada hari Kamis, memperpanjang aksi jual baru-baru ini setelah lonjakan bulan ini yang telah melihat pasar Shanghai menumpuk lebih dari 15 persen, sementara Hong Kong dilanda kekhawatiran tentang lonjakan infeksi virus di rumah dan di seluruh dunia . Data yang menunjukk...

Abaikan Pertumbuhan Ekonomi China, Saham Eropa dibuka lebih rendah
Thursday, 16 July 2020 14:30 WIB

Saham Eropa dibuka di wilayah negatif pada Kamis ini, gagal mendapatkan dorongan dari data pertumbuhan China yang menunjukkan rebound dalam ekonomi. Indeks Pan-European Stoxx 600 turun 0,7% pada awal perdagangan, dengan sektor food and beverages turun 1,7% untuk memimpin kerugian, sementara otomoti...

ANOTHER NEWS
Saham Eropa Ditutup Melemah pasca ECB Pertahankan Kebijakan
Thursday, 16 July 2020 23:16 WIB Saham Eropa berakhir di wilayah negatif pada hari Kamis, gagal mendapatkan dorongan dari data pertumbuhan ekonomi China yang menunjukkan rebound. Pan-Eropa Stoxx 600 turun 0,46% ke level 372.16, dengan sektor perjalanan dan liburan turun 1,9%...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.