Saham Dow ditutup turun lebih dari 600 poin
Saturday, 24 August 2019 04:02 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONES Standard & Poor's 500saham A.S

Saham AS mengakhiri hari perdagangan denagn penurunan tajam setelah Presiden Trump meningkatkan retorika perang perdagangan pada Jumat, dengan cuitan-nya bahwa "dengan ini ia memerintahkan" perusahaan AS "untuk segera mulai mencari alternatif diluar China.

Saham Dow Jones Industrial Average turun 614 poin, atau 2,6% menjadi 25.633, indeks S&P 500 kehilangan sekitar 75 poin, atau 2,6% menjadi 2.848 dan Nasdaq Composite kehilangan 240 poin, atau 3% ditutup di sekitar 7.751.

Cuitan Trump dalam tanggapan nyatanya terhadap China mengumumkan tarif baru 5% dan 10% pada $75 miliar pada impor AS sebagai balasan atas rencana pemerintahan Trump untuk mengenakan tarif baru pada pada impor Tiongkok sebesar $300 miliar, mulai 1 September. Sementara itu, Ketua Federal Reserve Jay Powell berpidato di simposium tahunan Fed di Jackson Hole, Wyo. Di mana ia mengatakan "ekonomi AS terus berkinerja baik secara keseluruhan," tetapi tampaknya akan membiarkan kemungkinan untuk pemangkasan suku bunga sebesar seperempat poin pada pertemuan berikutnya pada bulan September.(yds)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Nikkei turun ketika virus China menyebar, sektor energi merosot
Thursday, 23 January 2020 10:30 WIB

Saham Tokyo turun pada hari Kamis, dipimpin oleh saham-saham yang berhubungan dengan energi dan siklus, karena investor tetap khawatir mengenai penyebaran virus baru di Cina dan menunggu data laba perusahaan Jepang. Rata-rata saham Nikkei turun 0,5% menjadi 23.901,72 di perdagangan pagi hari, menye...

Saham Hong Kong melemah karena kekhawatiran akan virus
Thursday, 23 January 2020 09:04 WIB

Saham-saham Hong Kong merosot pada awal perdagangan Kamis, dengan para investor gelisah atas virus mematikan mirip SARS yang telah menyebar dari Cina. Indeks Hang Seng turun 0,82 persen, atau 231,29 poin, menjadi 28.109,75. Indeks Shanghai Composite Index turun 0,74 persen, atau 22,80 poin, menjad...

Indeks Tokyo dibuka lebih rendah
Thursday, 23 January 2020 07:38 WIB

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Kamis dengan yen menahan gian dan selera risiko berkurang oleh kekhawatiran mengenai virus baru dari Cina. Indeks acuan Nikkei 225 kehilangan 0,77 persen atau 184,53 poin menjadi 23.846,82 pada awal perdagangan sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0...

Bursa Saham Hong Kong Rebound Setelah Aksi Sell-Off (Review)
Thursday, 23 January 2020 04:22 WIB

Bursa saham Hong Kong rebound dari beberapa penurunan tajam pada hari sebelumnya ditengah aksi bargain-buying pada hari Rabu, tetapi para pedagang tetap khawatir karena mereka menunggu perkembangan terkait dengan virus mematikan seperti SARS yang telah menyebar dari China. Indeks Hang Seng naik seb...

Saham AS berakhir beragam pasca menyentuh rekor intraday
Thursday, 23 January 2020 04:17 WIB

Saham AS ditutup hampir tidak berubah pada hari Rabu, memberikan keuntungan awal yang kuat bahkan ketika investor menimbang laporan tentang wabah virus di Cina. Saham Dow Jones Industrial Average ditutup naik sekitar 9 poin, kurang dari 0,1%, pada level 29.187, sementara Indeks S&P 500 naik sat...

ANOTHER NEWS
Taiwan Desak China Rilis Semua Informasi tentang Virus Corona
Thursday, 23 January 2020 11:39 WIB Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mendesak China, Rabu (22/1) agar merilis semua informasi tentang wabah virus baru dan bekerja sama dengan Taiwan untuk menghentikan penyebarannya. Atas desakan China, Taiwan bukan anggota Organisasi Kesehatan Dunia dan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.