Saham AS tergelincir pada pembukaan karena imbal hasil obligasi pemerintah turun
Tuesday, 20 August 2019 20:45 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500Indeks NasdaqSahamASWallstreet

Indeks saham A.S. pada hari Selasa dibuka lebih rendah karena investor tampaknya menunggu petunnjuk dari Federal Reserve mengenai kebijakan moneter - katalis utama untuk pasar yang telah dilanda kekhawatiran tentang resesi ekonomi yang akan datang.

Dow Jones Industrial Average turun 63 poin, atau 0,2%, ke level 26.075, indeks S&P 500 turun 0,4% ke level 2.911, sementara indeks Nasdaq Composite ikut tergelincir 0,4% ke level 7.970. Investor mengamati laporan triwulanan dari pengecer besar termasuk Home Depot Inc. dan Kohl's Corp.

Sementara itu, Presiden Donald Trump pada hari Senin mengatakan bahwa The Fed harus memangkas suku bunga acuan sebesar 1 poin persentase dari kisaran saat ini 2% -2,25%, yang dipandang sebagai kebijakan agresif untuk ekonomi AS yang dianggap melambat tetapi tidak dalam pergolakan resesi. Penurunan dalam imbal hasil obligasi, seiring kenaikan harga, juga membuat investor resah. Obligasi Treasury 10-tahun menghasilkan 1,55%, lebih dari 4 basis poin, dari levelnya pada hari Senin.(Arl)

Sumber : Marketwatch

RELATED NEWS

Saham Hong Kong Melonjak terhadap Laporan Kesepakatan Perdagangan
Friday, 13 December 2019 08:49 WIB

Saham-saham Hong Kong melonjak pada Jumat pagi setelah laporan China dan Amerika Serikat akhirnya mencapai kesepakatan perdagangan parsial yang membuat Washington membatalkan pengenaan tarif baru yang direncanakan untuk akhir pekan. Indeks Hang Seng naik 1,85 persen, atau 500,37 poin, ke level 27.4...

Indeks Nikkei Dibuka Naik Hampir 2% setelah Jajak Pendapat Di Inggris
Friday, 13 December 2019 07:38 WIB

Indeks Nikkei Tokyo dibuka hampir dua persen lebih tinggi pada Jumat ini, didorong oleh harapan untuk kesepakatan perdagangan AS-Cina yang akan segera terjadi dan jajak pendapat yang memprediksi kemenangan pemilihan untuk Partai Konservatif yang berkuasa di Inggris, yang menyiapkan panggung untuk Br...

Saham Hong Kong Berakhir Dengan Kenaikan Tajam (Review)
Friday, 13 December 2019 04:33 WIB

Saham-saham Hong Kong melonjak lebih dari satu persen pada Kamis ini setelah Federal Reserve mengindikasikan akan membiarkan suku bunga tidak berubah tahun depan, sementara investor mengawasi pembicaraan perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng naik 1,31 persen, atau 348,71 poin, ke level 26.994,14. ...

Saham S&P, Nasdaq ditutup pada rekornya pasca kesepakatan pembatalan tariff China
Friday, 13 December 2019 04:27 WIB

Ketiga tolok ukur utama saham AS menyentuh rekor tertinggi Kamis setelah laporan bahwa AS dan China telah menyetujui persyaratan untuk kesepakatan perdagangan fase-satu yang akan melibatkan pembatalan tarif yang direncanakan, mulai berlaku 15 Desember, dan bergulir kembali dari tarif yang ada atas $...

Saham Eropa ditutup lebih tinggi pasca cuitan Trump
Friday, 13 December 2019 00:09 WIB

Ekuitas Eropa pulih dalam perdagangan sore di Kamis ini setelah cuitan Presiden Donald tweeted bahwa AS "semakin dekat dengan kesepakatan perdagangan dengan China." Sebelumnya Kamis, saham telah mencatat penurunan minimal setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunganya tidak berubah s...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Melonjak terhadap Laporan Kesepakatan Perdagangan
Friday, 13 December 2019 08:49 WIB Saham-saham Hong Kong melonjak pada Jumat pagi setelah laporan China dan Amerika Serikat akhirnya mencapai kesepakatan perdagangan parsial yang membuat Washington membatalkan pengenaan tarif baru yang direncanakan untuk akhir pekan. Indeks Hang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.