Bursa Jepang Menguat Pasca AS Memperpanjang Pembebasan Pelarangan Huawei
Tuesday, 20 August 2019 13:40 WIB | MARKET UPDATE |Saham JepangIndeksTopixIndeksNikkei 225

Bursa Jepang naik untuk hari ketiga setelah pemerintah AS mengatakan akan menunda pembatasan melakukan bisnis dengan Huawei Technologies Co.

Pembuat elektronik adalah dorongan terbesar untuk indeks benchmark Topix, karena semua kecuali dua kelompok industri diperdagangkan lebih tinggi. Pembuat chip memimpin kenaikan di saham AS setelah Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross mengatakan negara itu akan memperpanjang selama 90 hari kedepan serangkaian pengecualian terbatas untuk perusahaan yang bekerja sama dengan Huawei China.

Sementara itu, pemerintah Jerman sedang mempersiapkan langkah-langkah stimulus fiskal untuk menopang perekonomian terbesar di Eropa, menurut dua orang dengan pengetahuan langsung tentang masalah tersebut. China membuat biaya pinjaman lebih murah bagi perusahaan-perusahaan dengan diperkenalkannya suku bunga pasar yang dirubah.

Indeks Topix naik sebesar 0,8% ditutup pada level 1,506,77 di Tokyo. Indeks Nikkei 225 menguat 0,6% pada level 20.677,22. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Saham Hong Kong Ditutup Lebih Rendah Ditengah Kekhawatiran Virus (Review)
Saturday, 22 February 2020 04:19 WIB

Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Jumat karena meningkatnya korban dari virus korona mematikan di luar China mengipasi kekhawatiran dampak wabah tersebut pada pendapatan dan pertumbuhan ekonomi yang bisa lebih buruk daripada yang diantisipasi. Indeks Hang Seng turun 1,1 persen, ...

Saham AS berakhir turun seiring kekhawatiran penyebaran virus corona
Saturday, 22 February 2020 04:16 WIB

Saham AS berakhir lebih rendah pada Jumat, indeks utama menuju kerugian mingguan. Analis mengaitkan kelemahan dengan kekhawatiran tentang penyebaran COVID-19 di luar Cina dan dampak potensial pada pertumbuhan ekonomi global dan rantai pasokan. Saham Dow Jones Industrial Average turun sekitar 227 po...

Dow turun 250 poin, saham mengarah ke penurunan mingguan terkait virus corona
Saturday, 22 February 2020 00:05 WIB

Saham AS turun tajam pada Jumat ini setelah jumlah kasus baru virus corona meningkat, yang memicu kekhawatiran atas pelambatan ekonomi global yang nyata. Saham Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 256 poin lebih rendah, atau 0,9%, untuk menembus di bawah 29.000 untuk pertama kalinya sejak 10...

Saham Eropa ditutup lebih rendah, virus corona redam sentimen; Pearson turun 4,5%
Saturday, 22 February 2020 00:00 WIB

Saham Eropa ditutup lebih rendah pada Jumat sore, karena investor memantau beberapa data ekonomi serta perkembangan terbaru dalam wabah virus korona. Indeks Pan-European Stoxx 600 berfluktuasi hampir sepanjang hari tetapi ditutup 0,6% lebih rendah, mengambil isyarat dari sentimen buruk di Wall Stre...

Saham AS Dibuka Sedikit Turun seiring Nasdaq Menuju Penurunan Back-to-Back
Friday, 21 February 2020 21:42 WIB

Saham A.S. memperpanjang penurunan mereka dari rekor pada hari Jumat karena investor bergulat dengan kekhawatiran yang meningkat di sekitar kerusakan ekonomi dari virus COVID-19, yang juga mengangkat harapan bagi Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga akhir tahun ini. S&P 500 turun 0,3% ke...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Ditutup Lebih Rendah Ditengah Kekhawatiran Virus (Review)
Saturday, 22 February 2020 04:19 WIB Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Jumat karena meningkatnya korban dari virus korona mematikan di luar China mengipasi kekhawatiran dampak wabah tersebut pada pendapatan dan pertumbuhan ekonomi yang bisa lebih buruk daripada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.