Wall Street Memperpanjang Keuntungan Pada Harapan Stimulus Jerman
Friday, 16 August 2019 23:40 WIB | MARKET UPDATE |Wall StreetSaham AS

Saham AS naik pada hari Jumat dan berada di jalur untuk mengakhiri pekan dengan catatan positif, didukung oleh harapan lebih banyak stimulus dari bank sentral untuk meningkatkan pertumbuhan yang melambat.

Tiga indeks utama Wall Street memperpanjang kenaikan setelah sebuah laporan bahwa pemerintah koalisi kiri-kanan Jerman akan siap untuk mengabaikan aturan anggaran berimbang dan mengambil utang baru untuk menghadapi kemungkinan resesi.

Laporan itu menambah sentimen setelah perencana negara China mengatakan akan menggelar rencana untuk meningkatkan pendapatan sekali pada tahun ini dan pada tahun 2020 untuk memacu konsumsi karena melambatnya pertumbuhan ekonomi.

Investor juga mengharapkan penurunan suku bunga lebih lanjut dari Federal Reserve.

Namun, tiga indeks utama masih bersiap untuk kerugian mingguan ketiga berturut-turut, di tengah kekhawatiran resesi dan ketegangan perdagangan AS-China.

Pada pukul 11:22 ET, Dow Jones Industrial Average naik 280,67 poin, atau 1,10%, pada level 25.860,06 dan S&P 500 menguat 39,03 poin, atau 1,37%, ke level 2.886,63. Indeks Nasdaq Composite meningkat 126,88 poin, atau 1,63%, ke level 7.893,50. (knc)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Saham Jepang ke posisi terendah 1 pekan; Line, Z Holdings melonjak terkait merger
Thursday, 14 November 2019 10:44 WIB

Saham Jepang turun ke posisi terendah sepekan pada Kamis karena keraguan atas kesepakatan perdagangan AS-Cina sementara mengangkat safe-haven yen, sementara Line Corp dan Z Holdings melonjak di tengah berita bahwa operator Yahoo Jepang sedang dalam pembicaraan merger dengan perusahaan aplikasi pesan...

Saham Hong Kong dibuka dengan banyak penurunan
Thursday, 14 November 2019 09:00 WIB

Saham-saham Hong Kong mengalami penurunan baru pada awal perdagangan Kamis pagi setelah kerusuhan satu hari di kota tersebut, yang dimana membawa para demonstran pro-demokrasi di beberapa daerah Indeks Hang Seng turun 0,48 persen, atau 127,23 poin, menjadi 26.444,23. Indeks Shanghai Composite naik...

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pasca data pertumbuhan yang lemah
Thursday, 14 November 2019 07:42 WIB

Saham Tokyo dibuka sedikit lebih rendah pada hari Kamis setelah rilis data pertumbuhan yang lebih lemah dari perkiraan di Jepang serta di tengah keraguan yang sedang berlangsung atas kesepakatan perdagangan AS-China. Indeks acuan Nikkei 225 turun tipis 0,08 persen atau 18,53 poin menjadi 23.301,34 ...

Saham Hong Kong Anjlok Karena Meningkatnya Kerusuhan Yang Terjadi di Kota (Review)
Thursday, 14 November 2019 04:31 WIB

Saham-saham Hong Kong anjlok pada Rabu ini, karena para investor bersiap untuk kerusuhan lebih lanjut setelah protes berhari-hari yang hampir membuat sebagian kota berhenti, dengan polisi memperingatkan itu dekat dengan "kehancuran total". Setelah lebih dari lima bulan kebuntuan, demonstrasi tampak...

Dow dan S&P 500 catat rekor penutupan seiring perdagangan AS-China terhenti
Thursday, 14 November 2019 04:27 WIB

Saham AS sebagian besar ditutup di wilayah positif pada hari Rabu, meskipun di luar sesi tertinggi, pasca Wall Street Journal melaporkan bahwa pembicaraan perdagangan AS-China terhenti seiring ketidaksepakatan atas China membuat komitmen tegas pada pembelian pertanian dan keengganan AS untuk memutar...

ANOTHER NEWS
Saham Jepang ke posisi terendah 1 pekan; Line, Z Holdings melonjak terkait merger
Thursday, 14 November 2019 10:44 WIB Saham Jepang turun ke posisi terendah sepekan pada Kamis karena keraguan atas kesepakatan perdagangan AS-Cina sementara mengangkat safe-haven yen, sementara Line Corp dan Z Holdings melonjak di tengah berita bahwa operator Yahoo Jepang sedang dalam...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.