Saham AS merosot ke terendah pada ucapan Trumph terkait perdagangan dengan China
Tuesday, 16 July 2019 23:39 WIB | MARKET UPDATE | Standard & Poor's 500saham A.S

Indeks saham AS diperdagangkan di dekat posisi terendah sesi pada Selasa tengah hari, meskipun hanya setelah Presiden Donald Trump menggambarkan kemajuan menuju perjanjian tarif China dan AS seiring "jalan yang harus ditempuh" mengatakan kepada wartawan.

Trump membuat komentarnya selama pertemuan kabinet di Gedung Putih, dengan para wartawan yang hadir. Dow Jones Industrial Average turun moderat, dan baru-baru ini diperdagangkan turun 46 poin, atau 0,2%, pada 27.313, tetapi telah serendah 27.296. Indeks S&P 500 turun 0,3% pada 3.004, dekatilevel rendah intraday di 3.002,55, sedangkan Indeks Nasdaq Composite 0,5% lebih rendah pada level 8.217, setelah menyentuh sesi nadir di level 8.212,14. Semua yang menyebutkan, ketiga indeks di selesaikan pada rekornya pada Senin, dengan ekspektasi tumbuh bahwa Federal Reserve akan melonggarkan kebijakan moneternya, sehingga memberikan dukungan lebih lanjut untuk kenaikan saham.

Namun, gejolak perdagangan antara AS dan mitra internasionalnya, terutama Beijing, telah menjadi pusat kekhawatiran investor serta alasan utama The Fed mengatakan mempertimbangkan penurunan suku bunga pre-emptive, meskipun sebagian besar ekonomi domestik tetap sehat.(yds)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Nikkei Tokyo Berakhir Naik Lebih Dari Satu Persen
Tuesday, 2 June 2020 13:57 WIB

Indeks acuan Nikkei Tokyo naik lebih dari satu persen pada Selasa dengan investor didorong oleh aksi reli di AS dan pembukaan kembali ekonomi Jepang menyusul penurunan baru-baru ini dalam penularan virus corona. Indeks Nikkei 225 naik 1,19 persen, atau 263,22 poin, menjadi ditutup pada 22.325,61, s...

Saham Jepang Sentuh Level Tertingginya 3 Bulan Terkait Harapan Pulihnya Ekonomi
Tuesday, 2 June 2020 10:13 WIB

Saham Jepang mencapai level tertinggi lebih dari tiga bulan pada hari Selasa, karena harapan untuk pemulihan ekonomi global dengan lebih banyak negara yang membuka kembali secara bertahap setelah lockdown terkait-virus corona mendorong ekspektasi untuk pendapatan perusahaan. Indeks Nikkei naik 0,91...

Saham Hong Kong Mengawali Selasa Dengan Kenaikan
Tuesday, 2 June 2020 09:21 WIB

Saham-saham Hong Kong dibuka sedikit lebih tinggi pada Selasa pagi, memperpanjang reli hari sebelumnya karena investor mengambil keuntungan dari kenaikan di Wall Street dengan aksi beli yang didukung oleh pelonggaran lockdown di seluruh dunia. Indeks Hang Seng bertambah 0,25 persen, atau 59,72 poin...

Tokyo: Saham Dibuka Lebih Tinggi Meskipun Terjadi Protes di AS, Ketegangan AS-China
Tuesday, 2 June 2020 07:33 WIB

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Selasa mengikuti kenaikan di Wall Street, mengabaikan kerusuhan di banyak kota di AS selama protes anti-rasisme, dan meningkatnya ketegangan AS-China. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,37 persen atau 81,05 poin menjadi 22.143,44 pada awal perdagangan, sementar...

Saham AS dibuka turun di tengah ketidakpastian perdagangan AS dan China
Monday, 1 June 2020 20:44 WIB

Saham AS dibuka sedikit lebih rendah pada Senin, karena investor menyaksikan perkembangan terakhir hubungan AS-China pasca sebuah laporan bahwa China menghentikan beberapa pembelian barang pertanian AS, di tengah meningkatnya ketegangan atas status Hong Kong sebagai wilayah independen. Saham Dow Jo...

ANOTHER NEWS
Nikkei Tokyo Berakhir Naik Lebih Dari Satu Persen
Tuesday, 2 June 2020 13:57 WIB Indeks acuan Nikkei Tokyo naik lebih dari satu persen pada Selasa dengan investor didorong oleh aksi reli di AS dan pembukaan kembali ekonomi Jepang menyusul penurunan baru-baru ini dalam penularan virus corona. Indeks Nikkei 225 naik 1,19 persen,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.