Wall Street menguat pasca optimisme perdagangan mengangkat saham teknologi
Monday, 1 July 2019 23:31 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500NasdaqSahamASWallstreet

Indeks utama Wall Street menguat pada hari Senin, dengan indeks S&P 500 mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, karena saham teknologi menguat seiring meningkatnya optimisme seputar pembicaraan perdagangan AS dan China dan kemungkinan penangguhan hukuman untuk perusahaan telekomunikasi China Huawei.

Indeks benchmark mencapai tertinggi intraday di level 2.977,93 pada awal sesi, karena gencatan senjata yang disepakati pada KTT G20 mendorong selera risiko.

Saham teknolodi, yang berkinerja terbaik di Wall Street sejauh ini pada tahun 2019, melonjak 1,57%, dengan kenaikan berat pada saham Apple Inc 2,5% memberikan dukungan maksimal.

Pembuat chip dengan eksposur pendapatan yang cukup besar ke China melonjak, memicu kenaikan 3% dalam indeks Philadelphia Semiconductor. Pemasok Huawei, Intel Corp naik 0,7%, sementara Micron Technology Inc melonjak 5,2%.

Pada pukul 11:06 ET, Dow Jones Industrial Average naik 167,07 poin, atau 0,63%, ke level 26.767,03 dan S&P 500 naik 23,70 poin, atau 0,81%, ke level 2.965,46.

Indeks Nasdaq Composite naik 93,94 poin, atau 1,17%, ke level 8.100,18. Saham Microsoft Corp, Alphabet Inc, dan Amazon.com Inc juga mendorong kenaikan indeks teknologi.(Arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Saham Jepang hapus gain awal terkait khawatiran virus
Friday, 24 January 2020 10:09 WIB

Saham Jepang menyerahkan kenaikan awal pada Jumat ini untuk diperdagangkan sedikit berubah karena kekhawatiran atas meningkatnya jumlah kematian akibat virus corona baru di Cina melebihi harapan peningkatan laba perusahaan teknologi. Pada 0159 GMT, indeks Nikkei turun 0,01% menjadi 23.792,01, menuj...

Saham di Asia tergelincir karena investor terus mengkaji dampak virus corona
Friday, 24 January 2020 09:37 WIB

Saham di Asia menurun pada perdagangan Jumat pagi karena jumlah kasus virus corona di Cina daratan naik menjadi lebih dari 800, dengan jumlah kematian meningkat menjadi 25. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,42% pada awal perdagangan, dengan saham menuju untuk ditutup lebih awal pada pukul 12:00 si...

Saham Hong Kong flat pasca pekan kekhawatiran akan virus
Friday, 24 January 2020 09:09 WIB

Saham Hong Kong datar dalam perdagangan pembukaan Jumat ini karena pasar stabil setelah selama sepekan investor khawatir atas wabah virus korona China. Indeks Hang Seng turun 0,02 persen, atau 6,28 poin, untuk memulai hari di level 27.902,84. Bursa China Daratan ditutup untuk liburan Tahun Baru Im...

Indeks Tokyo dibuka lebih tinggi
Friday, 24 January 2020 07:20 WIB

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Jumat, didukung oleh sesi tenang di Wall Street meskipun ada peringatan dari investor atas virus mematikan baru dari Cina. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,25 persen atau 59,38 poin menjadi 23.854,82 pada awal perdagangan sementara indeks Topix yang lebih lua...

Saham Hong Kong Turun tajam Terkait Kekhawatiran Virus (Review)
Friday, 24 January 2020 04:24 WIB

Ekuitas Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Kamis karena investor melakukan pelarian atas virus mematikan mirip SARS yang telah menyebar dari Cina. Indeks Hang Seng turun 1,52 persen, atau 431,92 poin, berakhir pada 27.909,12. Indeks acuan Shanghai Composite kehilangan 2,75 persen, atau 84,2...

ANOTHER NEWS
AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa. Aturan visa baru yang diterbitkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.