Saham S&P 500 ditutup lebih tinggi pada Kamis seiring investor menunggu AS-China membahas kebijakan perdagangan
Friday, 28 June 2019 03:20 WIB | MARKET UPDATE |Indeks NasdaqIndeks S&P 500Saham ASIndeks Dow Jones

Indeks S&P 500 menguat pada Kamis, pasca turun 4-hari beruntun, seiring investor menunggu hasil pertemuan mendatang tentang kebijakan perdagangan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping pada pertemuan G-20 Jumat di Jepang. Kesepakatan antara Trump dan Xi pada KTT G-20 pada hari Jumat atau Sabtu akan mencegah putaran tarif berikutnya untuk tambahan impor China senilai $ 300 miliar.

Secara awal, indeks S&P 500 menguat 11 poin, atau 0,38% ke level 2.924 dan indeks komposit Nasdaq naik 58 poin, atau 0,73% ke level 7.967 tetapi Dow Jones Industrial Average kehilangan 10 poin, atau 0,04% menjadi 26.526.

S&P 500 menuju bulan terbaik sejak Januari, rebound dari penurunan pada Mei untuk membuatnya lebih tinggi sebesar 3% untuk kuartal ini. Saham bank diperdagangkan lebih tinggi jelang rilis hasil stress-test Federal Reserve, yang dijadwalkan untuk hari Kamis. Boeing turun 2,9% setelah Administrasi Penerbangan Federal mengatakan pada Rabu bahwa mereka telah menemukan masalah dengan 737 Max yang harus diatasi oleh pabrikan sebelum mengangkat pesanan landasan nasional. (Tgh)

Sumber: MarketWatch

RELATED NEWS

Saham Hong Kong ditutup turun lebih dari 5% seiring kekhawatiran hukum China (Review)
Saturday, 23 May 2020 03:35 WIB

Saham Hong Kong melemah lebih dari lima persen pada Jumat pasca proposal China untuk undang-undang keamanan baru untuk kota itu memicu kekhawatiran tentang protes baru di pusat keuangan dan memicu ketegangan lebih lanjut dengan Amerika Serikat. Indeks Hang Seng turun 5,56 persen, atau 1.349,99 poin...

Saham AS Berakhir Sebagian Besar Lebih Tinggi, Membatasi Kenaikan Pada Penguatan Mingguan
Saturday, 23 May 2020 03:24 WIB

Saham AS membukukan kenaikan kecil pada hari Jumat karena investor bersiap untuk memperingati Memorial Day pada akhir pekan selama tiga hari, menutup pekan yang kuat untuk ekuitas karena optimisme investor atas pencabutan lockdown dan prospek untuk vaksin COVID-19 memberikan peningkatan. Semangat i...

Pasar Eropa Ditutup Bervariasi Seiring Memburuknya Sentimen Ketegangan AS-China
Friday, 22 May 2020 23:45 WIB

Saham Eropa ditutup bervariasi pada hari Jumat karena ikatan antara AS dan China berada di bawah tekanan lebih lanjut, berpotensi mengancam kesepakatan perdagangan "Fase Satu" yang ditandatangani awal tahun ini. Pan-European Stoxx 600 untuk sementara menutup sedikit di atas garis datar Jumat, denga...

Dow Turun 130 Poin Jelang Memorial Day Saat Investor Menyaksikan Ketegangan China-AS
Friday, 22 May 2020 23:36 WIB

Indeks saham acuan AS diperdagangkan lebih rendah pada awal Jumat karena investor melihat ke depan untuk liburan tiga hari. Indeks ekuitas akan terlihat untuk mempertahankan kenaikan tajam mingguan mereka di tengah meningkatnya ketegangan Tiongkok-Amerika dan hari libur yang dapat menguji batas-bat...

Saham dibuka sedikit lebih rendah terkait fokus pada ketegangan AS-Tiongkok
Friday, 22 May 2020 20:47 WIB

Saham AS dibuka sedikit lebih rendah pada Jumat ini menjelang liburan akhir pekan karena investor bergulat dengan meningkatnya ketegangan antara dua ekonomi terbesar di dunia. Saham S&P 500 turun 0,4% menjadi 2.938. Dow Jones Industrial Average turun 93 poin, atau 0,4% menjadi 24.381. Indeks Na...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong ditutup turun lebih dari 5% seiring kekhawatiran hukum China (Review)
Saturday, 23 May 2020 03:35 WIB Saham Hong Kong melemah lebih dari lima persen pada Jumat pasca proposal China untuk undang-undang keamanan baru untuk kota itu memicu kekhawatiran tentang protes baru di pusat keuangan dan memicu ketegangan lebih lanjut dengan Amerika...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.