Dow Dibuka Melemah, Bersiap untuk Minggu Terburuk pada 2019 Di Tengah Perang Tarif
Friday, 10 May 2019 20:44 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500Indeks NasdaqSahamAS

Saham AS dibuka sedikit lebih rendah pada hari Jumat, dengan tiga tolok ukur utama bersiap untuk penurunan mingguan terburuk mereka pada tahun 2019, di tengah keputusan Gedung Putih untuk mengenakan tarif lebih tinggi pada barang-barang China.

Dow Jones Industrial Average turun 64 poin, atau 0,3%, di level 25.753, indeks S&P 500 turun 0,3% ke level 2.861, sedangkan indeks Nasdaq Composite turun 0,4% pada level 7.882. Untuk minggu ini, Dow dan S&P 500 ditetapkan untuk kerugian sekitar 2,6% dan Nasdaq turun 3,1%, pada penutupan Kamis, merupakan tolok ukur penurunan mingguan terburuk sejak Desember.

Pemerintahan Trump mengizinkan pungutan atas $ 200 miliar barang-barang Cina naik menjadi 25% dari 10%, dan Beijing telah mengancam untuk membalas bahkan ketika negosiator dari kedua belah pihak berkumpul di Washington untuk mencoba menyelesaikan masalah yang semakin intensif. Sementara itu, investor menunggu debut publik raksasa Uber Technologies Inc yang akan memulai perdagangan pada Jumat pagi, setelah harga berada di $ 45 pada Kamis malam. Di sisi ekonomi, harga konsumen naik 0,3% pada bulan April, di bawah level 0,4% yang diharapkan oleh para ekonom, menurut survei MarketWatch terhadap para ekonom.(Arl)

Sumber : Marketwatch

RELATED NEWS

Saham berjangka AS menuju ke pembukaan yang lebih tinggi
Monday, 19 August 2019 15:58 WIB

Saham berjangka AS menuju pada pembukaan yang lebih tinggi pada Senin pagi. Pada sekitar pukul 04:39 waktu timur AS, Saham Dow berjangka naik 198 poin, menunjukkan pembukaan positif lebih dari 224,99 poin. Pada S&P Berjangka dan Nasdaq keduanya juga lebih tinggi. Wall Street mengakhiri sesi Ju...

Saham Hong Kong berakhir dengan keuntungan besar
Monday, 19 August 2019 15:27 WIB

Saham Hong Kong melonjak lebih dari dua persen pada hari Senin pasca kenaikan dari Wall Street seiring investor menyambut baik komentar positif pada pembicaraan perdagangan oleh penasihat perdagangan Donald Trump. Indeks Hang Seng menguat 2,17 persen atau 557,62 poin berakhir pada level 26.291,84. ...

Bursa China Mengalami Kenaikan Terbesar Sejak Awal Juli pada Pembaruan Suku Bunga
Monday, 19 August 2019 14:57 WIB

Bursa China melonjak lebih dari 2% pada hari Senin, yang terbaik sejak awal Juli lalu, karena para investor menyambut stimulus terbaru Beijing untuk menopang perekonomian yang tertekan keras oleh perang dagang tanpa akhir dengan Amerika Serikat. Indeks CSI300 naik 2,2% ke level 3.791,09 poin, sedan...

Saham Eropa Dibuka Lebih Tinggi Seiring Tumbuhnya Harapan Kebijakan Stimulus
Monday, 19 August 2019 14:30 WIB

Saham Eropa dibuka lebih tinggi pada hari Senin karena harapan muncul untuk stimulus dari bank sentral dan langkah-langkah fiskal dari ekonomi utama seperti China dan Jerman. Indeks Pan-European Stoxx 600 melonjak 0,8% ke level 372.97 pada pembukaan, dengan sektor sumber daya dasar menguat 1,8% kar...

Bursa Tokyo Ditutup Lebih Tinggi Mengikuti Gain di Wall St
Monday, 19 August 2019 13:36 WIB

Bursa saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada hari Senin, mengikuti reli di Wall Street dengan semua mata tertuju pada peristiwa penting pekan ini termasuk pidato utama oleh ketua Federal Reserve AS. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,71 persen, atau 144,35 poin, menjadi berakhir pada level 20.563,16, se...

ANOTHER NEWS
Saham berjangka AS menuju ke pembukaan yang lebih tinggi
Monday, 19 August 2019 15:58 WIB Saham berjangka AS menuju pada pembukaan yang lebih tinggi pada Senin pagi. Pada sekitar pukul 04:39 waktu timur AS, Saham Dow berjangka naik 198 poin, menunjukkan pembukaan positif lebih dari 224,99 poin. Pada S&P Berjangka dan Nasdaq...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.