Saham Dow jatuh hari kedua, kehilangan 150 poin terkait sentimen laba
Tuesday, 9 April 2019 23:37 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONES Standard & Poor's 500Saham AS

Saham Dow Jones Industrial Average turun untuk hari kedua berturut-turut Selasa karena investor menunggu dimulainya musim laba perusahaan akhir pekan ini.

Saham Dow kehilangan 160 poin karena saham Boeing mendapat tekanan lagi ditengah kekhawatiran mengenai keterlambatan produksi jet Max 737. Indeks S&P 500 turun 0,5%, dipimpin oleh penurunan pada sektor industri, energi dan perusahaan finansial. Nasdaq Composite turun 0,2%.

Fokus pasar berpusat pada hasil laba perusahaan, dengan bank-bank besar AS akan memulai musim pendapatan kuartal pertama di akhir pekan ini. J.P. Morgan Chase dan Wells Fargo sama-sama siap untuk melaporkan data terbarunya pada hari Jumat, sementara Citigroup dan BlackRock dijadwalkan untuk merilis hasil pada minggu depan.

Bank of America, yang juga akan melaporkan pendapatan minggu depan, pihaknya mengatakan pada Selasa bahwa mereka menaikkan upah minimum untuk karyawannya menjadi $20 per jam. Upah minimum di perusahaan akan dinaikkan menjadi $17 efektif pada 1 Mei dan akan meningkat secara bertahap selama dua tahun ke depan.

Bank of America, Goldman Sachs, J.P. Morgan dan Morgan Stanley semua turun setidaknya 0,5%.(yds)

Sumber: CNBC

RELATED NEWS

Saham Hong Kong dibuka lebih tinggi seiring kesepakatan perdagangan
Monday, 14 October 2019 09:00 WIB

Saham-saham Hong Kong rally dari blok pada Senin setelah China dan Amerika Serikat mencapai sebagian kesepakatan perdagangan yang meningkatkan harapan kedua belah pihak berada di jalan untuk menyelesaikan pertikaian jangka panjang mereka. Indeks Hang Seng melonjak 0,81 persen, atau 214,36 poin, ke ...

Saham Asia naik didukung oleh kemajuan perdagangan China-AS
Monday, 14 October 2019 08:00 WIB

Saham-Saham di Asia lebih tinggi pada hari Senin seiring tanda-tanda kemajuan dalam perdagangan China-AS memicu selera risiko, menekan obligasi safe-haven dan yen. Likuiditas kurang, dengan libur di Jepang dan libur pasar parsial di Amerika Serikat untuk Hari Columbus. Indeks MSCI Asia Pasifik untu...

Saham Hong Kong Reli Lebih dari 2% Terkait Harapan Perdagangan (Review)
Saturday, 12 October 2019 03:17 WIB

Saham-saham Hong Kong melonjak lebih dari dua persen pada Jumat di tengah optimisme atas pembicaraan perdagangan China-AS, sementara perusahaan-perusahaan energi didorong oleh lonjakan harga minyak setelah sebuah kapal tanker Iran dilanda ledakan ganda di Teluk. Indeks Hang Seng melonjak 2,34 perse...

Dow Berakhir Dengan Gain Lebih dari 300-Poin terkait Berita Kesepakatan Perdagangan AS-China
Saturday, 12 October 2019 03:17 WIB

Saham AS membukukan keuntungan yang solid pada hari Jumat, tetapi keluar dari level tertinggi intraday, setelah Presiden Donald Trump mengatakan AS telah mencapai "kesepakatan fase satu" antara AS dan China. Negosiator dari kedua belah pihak mengakhiri pembicaraan selama dua hari. Indeks S&P 50...

Wall St. Reli terkait Harapan Kesepakatan Perdagangan; Apple Sentuh Rekor Tertinggi
Friday, 11 October 2019 23:29 WIB

Wall Street naik untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Jumat, karena investor mengharapkan pembicaraan perdagangan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Cina dapat menghasilkan kesepakatan perdagangan parsial dan menunda kenaikan tarif AS yang direncanakan. Saham Apple Inc mencapai rekor t...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong dibuka lebih tinggi seiring kesepakatan perdagangan
Monday, 14 October 2019 09:00 WIB Saham-saham Hong Kong rally dari blok pada Senin setelah China dan Amerika Serikat mencapai sebagian kesepakatan perdagangan yang meningkatkan harapan kedua belah pihak berada di jalan untuk menyelesaikan pertikaian jangka panjang mereka. Indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.