Dow Anjlok 200 Poin Saat Dibuka Menjadikan Minggu Terburuk Di 2019
Friday, 8 March 2019 21:47 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500Indeks NasdaqSahamAS

Saham AS dibuka lebih rendah pada Jumat pagi setelah laporan ketenagakerjaan menunjukkan penciptaan lapangan kerja terlemah dalam 17 bulan, menggarisbawahi kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global yang memukul perekonomian A.S.

Dow Jones Industrial Average turun 200 poin, atau 0,8%, ke level 25.270, indeks S&P 500 merosot 0,6% pada level 2.731, dan Indeks Nasdaq Composite turun 1,2% ke level 7.334. Ketiga tolok ukur ditetapkan untuk penurunan mingguan terburuk mereka di tahun 2019, menurut data FactSet.

Laju perekrutan di AS melambat tajam pada Februari karena ekonomi hanya menambahkan 20.000 pekerjaan baru, menandai kenaikan terkecil dalam 17 bulan, dengan perkiraan ekonom rata-rata untuk pertumbuhan 172.000, menurut perkiraan MarketWatch. AS telah menambahkan lebih dari 200.000 pekerjaan baru sebulan selama setahun terakhir. Secara terpisah, tingkat pengangguran turun menjadi 3,8% di Februari dari 4%, sebagian besar karena lebih sedikit orang mengatakan mereka menganggur. Data datang setelah Bank Sentral Eropa pada hari Kamis meluncurkan sejumlah stimulus bank baru dan menurunkan ekspektasi untuk pertumbuhan zona euro menjadi 1,1% dari 1,7%. Sebelumnya pada hari itu, saham China mencatat penurunan persentase satu hari terburuk sejak Oktober pada hari Jumat, setelah negara tersebut melaporkan penurunan 20% pada ekspor Februari karena kenaikan 9,1% pada Januari.(Arl)

Sumber : Marketwatch

RELATED NEWS

Saham Berjangka AS menuju pembukaan yang lebih tinggi jelang pidato Powell
Friday, 23 August 2019 16:00 WIB

Saham berjangka AS lebih tinggi pada Jumat pagi, seiring para pelaku pasar menunggu pidato kunci dari pejabat tinggi Federal Reserve. Pada sekitar pukul 04:00 pagi waktu timur AS, Saham Dow berjangka naik 84 poin, menunjukkan pembukaan positif lebih dari 68 poin. Pada S&P berjangka dan Nasdaq k...

Saham HK mengakhiri minggu ini dengan catatan positif
Friday, 23 August 2019 15:39 WIB

Saham Hong Kong mengakhiri minggu dengan kenaikan pada hari Jumat karena investor melihat ke depan untuk pidato kunci di kemudian hari oleh bos Federal Reserve Jerome Powell berharap petunjuk tentang penurunan suku bunga lebih lanjut. Indeks Hang Seng melonjak 0,50 persen, atau 130,61 poin, ke leve...

Saham Eropa Dibuka Lebih Tinggi Seiring Investor Menunggu Pidato Powell
Friday, 23 August 2019 14:37 WIB

Saham Eropa dibuka lebih tinggi pada hari Jumat seiring para investor menunggu pidato dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell. Indeks Pan-Eropa Stoxx 600 naik 0,4% ke level 376,20 pada bel pembukaan, saham teknologi memimpin kenaikan dengan kenaikan 1,1% karena semua sektor dan bursa utama dipe...

Saham Tokyo Ditutup Lebih Tinggi Menjelang Pidato Fed
Friday, 23 August 2019 13:43 WIB

Saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada hari Jumat, didukung oleh kenaikan di saham China, sementara investor menunggu petunjuk utama oleh ketua Federal Reserve AS. Indeks acuan Nikkei 225 naik sebesar 0,40 persen, atau 82,90 poin, menjadi berakhir pada level 20.710,91, sementara Indeks Topix yang le...

Bursa Saham Hong Kong Mendatar Saat Pembukaan Perdagangan
Friday, 23 August 2019 09:17 WIB

Bursa saham Hong Kong dibuka sedikit lebih tinggi pada hari Jumat menyusul kerugian besar sehari sebelumnya dan beberapa jam sebelum pidato kunci oleh bos Federal Reserve Jerome Powell di kemudian hari. Indeks Hang Seng naik tipis 9,16 poin ke level 26.057,88 pada pembukaan. Indeks Shanghai Compos...

ANOTHER NEWS
Abe: Berakhirnya Perjanjian Intelijen Seoul Merusak Kepercayaan Bersama
Friday, 23 August 2019 17:13 WIB Perdana Menteri Jepang mengatakan pada hari Jumat bahwa keputusan Korea Selatan untuk mengakhiri kesepakatan berbagi intelijen militer dengan Tokyo merusak rasa saling percaya. Shinzo Abe, berbicara sehari setelah Seoul mengumumkan keputusannya,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.