Pasar Saham AS Beresiko Menghentikan Reli Empat Harinya
Thursday, 10 January 2019 21:50 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500SahamAS

Saham A.S. dibuka lebih rendah pada hari Kamis, dengan serangkaian kenaikan untuk tiga indeks utama berisiko menghentikan kenaikannya, karena penutupan sebagian pemerintah memasuki hari ke-19 dan optimisme tentang pembicaraan perdagangan agak memudar.

Dow Jones Industrial Average melemah 120 poin, atau 0,5%, di 23.762, indeks S&P 500 turun 0,6% di 2.570, sedangkan indeks Nasdaq Composite merosot 0,7% di 6.906. Ketiga indeks tersebut telah menikmati empat sesi di wilayah positif, dengan S&P 500 dan Dow di ambang pelepasan koreksi, didefinisikan sebagai penurunan setidaknya 10% dari tertingginya baru-baru ini. Dengan beberapa ukuran, suatu aset dipandang muncul dari koreksi ketika ia naik setidaknya 10% dari rendahnya koreksi. Sementara itu, data ekonomi China menggarisbawahi perlambatan tajam di ekonomi terbesar kedua di dunia, dengan penurunan harga konsumen dan produsen.

 Dalam berita ekonomi di AS, klaim pengangguran awal, cara kasar untuk mengukur PHK, turun 17.000 ke 216.000 yang disesuaikan secara musiman. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan pembacaan 227.000 dalam tujuh hari yang berakhir pada 5 Januari. Selain itu, para peserta pasar menunggu Ketua Federal Reserve Jerome Powell dan wakil wakil ketua Richard Clarida yang keduanya dijadwalkan untuk berbicara Kamis malam. Sementara itu, manajer dana lindung nilai Eddie Lampert dilaporkan telah mengajukan penawaran $ 5 miliar untuk Sears Holdings Corp. penutupan sebagian pemerintah telah memasuki hari ke-19.(mrv)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Bursa Saham Hong Kong Turun Lebih Dari Satu Persen
Tuesday, 25 June 2019 15:33 WIB

Bursa saham Hong Kong turun lebih dari satu persen pada Selasa ini, dilanda oleh kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan antara Iran-AS dan seiring para investor menunggu hasil pembicaraan penting perdagangan minggu ini antara Donald Trump dan Xi Jinping. Indeks Hang Seng merosot 1,15 persen, ata...

Saham China hentikan kenaikan beruntunnya terkait aksi profit-taking
Tuesday, 25 June 2019 14:57 WIB

Saham China berakhir lebih rendah pada Selasa, yang menghentikan kenaikan beruntun hari keenamnya, karena investor terpaku keuntungan, sementara kekhawatiran bahwa China dan Amerika Serikat akan membuat sedikit kemajuan dalam menyelesaikan perang perdagangannya di pekan ini yang juga dapat menekan s...

Saham Eropa dibuka lebih rendah karena AS menjatuhkan sanksi terhadap Iran
Tuesday, 25 June 2019 14:12 WIB

Saham Eropa dibuka lebih rendah pada Selasa setelah AS menjatuhkan sanksi terhadap Iran atas penembakan pesawat drone Amerika pada pekan lalu. Indeks Pan-Eropa Stoxx 600 turun 0,3% pada bel pembukaan, saham otomotif memimpin penurunan dengan penurunan 1% pada menit-menit awal perdagangan, sementara...

Bursa saham Tokyo ditutup turun menjelang G20
Tuesday, 25 June 2019 13:20 WIB

Saham Tokyo jatuh pada Selasa karena penguatan yen dengan semua fokus tertuju pada pertemuan AS-China yang sangat ditunggu di KTT G 20 akhir pekan ini. Indeks acuan Nikkei 225 kehilangan 0,43%, atau 92,18 poin, menjadi 21.193,81, sedangkan indeks Topix yang lebih luas turun 0,27%, atau 4,25 poin, m...

Saham Jepang turun tetapi terbatas menjelang G20
Tuesday, 25 June 2019 10:02 WIB

Rata-rata saham Nikkei Jepang turun pada Selasa di tengah-tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran serta penguatan yen membebani eksportir, tetapi penurunan terbatasi menjelang pertemuan G20, yang dapat menentukan arah selera risiko jangka pendek. Nikkei mengakhiri sesi pagi turun 0,21% di 21.241,28....

ANOTHER NEWS
Dolar Jatuh ke Posisi Terendahnya yang Baru Terhadap Euro & Yen
Tuesday, 25 June 2019 17:26 WIB Dolar AS jatuh ke level terendahnya tiga bulan terhadap euro dan turun ke level terlemahnya terhadap yen Jepang sejak awal Januari karena prospek pelonggaran moneter oleh Federal Reserve menekan permintaan untuk mata uang AS. Euro mencapai level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.