Nikkei naik, didukung oleh saham teknologi; saham telekomunikasi tidak stabil
Wednesday, 22 August 2018 10:34 WIB | MARKET UPDATE |Nikkei 225Saham JepangIndeks acuan Nikkei 225Topix JepangJapan Topix

Nikkei Jepang naik pada penutupan sesi pagi hari Rabu didukung oleh saham teknologi, yang melacak keuntungan di rekan-rekan AS mereka, sementara perusahaan telekomunikasi volatile seiring kekhawatiran bahwa biaya ponsel mereka akan dipotong.

Nikkei naik 0,5 persen ke level 22.321,14 pada jam istirahat tengah hari setelah sempat terjun ke wilayah negatif. Penimbangan pada sentimen menurun di futures AS setelah mantan pengacara pribadi Presiden AS Donald Trump, Michael Cohen, mengaku bersalah atas pelanggaran dana kampanye dan tuduhan lainnya.

Saham teknologi cemerlang, dengan Advantest Corp melonjak 2,0 persen dan Tokyo Electron bertambah 2,1 persen.

Saham eksportir menguat, dengan Honda Motor Co naik 1,6 persen dan Komatsu Ltd gain 2,7 persen.

Di sisi lain, operator nirkabel terkemuka di Jepang, NTT Docomo Inc, KDDI Corp dan SoftBank Group Corp bergejolak. Beberapa terus turun setelah sumber kementerian telekomunikasi senior mengatakan kepada Reuters bahwa Jepang bertujuan untuk memaksa operator nirkabel untuk memotong biaya bulanan dan menghentikan bundling biaya smartphone dengan layanan nirkabel.

Indeks Topix yang lebih luas naik 0,7 persen ke level 1.696,66. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan gain besar (Review)
Saturday, 23 March 2019 04:40 WIB

Saham-saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan catatan positif pada Jumat ini, yang mengambil isyarat dari reli Wall Street, dengan investor sekarang menungu pembicaraan perdagangan tingkat tinggi abatar China-AS pekan depan. Indeks Hang Seng naik 0,14%, atau 41,80 poin, menjadi ditutup pada level 2...

Saham AS Berakhir Turun Tajam seiring Meningkatnya Kekhawatiran Pertumbuhan Global
Saturday, 23 March 2019 04:14 WIB

Saham AS turun tajam dan berakhir di dekat posisi terendah sesi Jumat karena putaran data ekonomi yang mengecewakan dari Eropa dan inversi kurva imbal hasil keuangan AS memicu kekhawatiran atas pertumbuhan global. Dow Jones Industrial Average turun sekitar 460 poin, atau 1,8%, berakhir di level 25....

Saham AS Turun Seiring Pasar Obligasi Meningkatkan Sinyal Resesi
Saturday, 23 March 2019 00:08 WIB

Saham AS turun tajam pada Jumat ini setelah putaran suram dari data ekonomi makro di Eropa dan Amerika Serikat memicu meningkatkan kekhawatiran pertumbuhan global sementara kurva hasil yang diawasi ketat berbalik arah untuk pertama kalinya sejak 2007 silam, memicu kekhawatiran resesi. Dow Jones Ind...

Bursa Eropa Ditutup Turun Tajam seiring Data Lemah Memicu Kekhawatiran
Saturday, 23 March 2019 00:04 WIB

Saham Eropa tergelincir pada Jumat karena data ekonomi yang lebih buruk dari perkiraan mengintensifkan kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan global. Indeks Pan-European Stoxx 600 turun 1,29 persen ke level 375,78, dengan semua sektor dan bursa berubah negatif. Ekuitas awalnya positif di awal...

Saham AS turun pasca data Eropa yang lemah pada kekhawatiran pertumbuhan
Friday, 22 March 2019 20:53 WIB

Saham AS jatuh pada awal perdagangan pada Jumat ini, setelah putaran suram dari data Eropa menggarisbawahi kekhawatiran mengenai pertumbuhan ekonomi global. Dow Jones Industrial Average turun 118 poin, atau 0,5%, menjadi 25.845, sementara indeks S&P 500 turun 11 poin, atau 0,4% menjadi 2.843. N...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan gain besar (Review)
Saturday, 23 March 2019 04:40 WIB Saham-saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan catatan positif pada Jumat ini, yang mengambil isyarat dari reli Wall Street, dengan investor sekarang menungu pembicaraan perdagangan tingkat tinggi abatar China-AS pekan depan. Indeks Hang Seng naik...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.