Dow Catatkan Gain Ketiga, Tetapi Nasdaq, S & P 500 Melemah
Tuesday, 17 July 2018 03:20 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500Indeks NasdaqSaham AS

Indeks Dow Jones Industrial Average menandai kenaikan ketiga berturut-turut pada hari Senin, tetapi pasar yang lebih luas berakhir sedikit lebih rendah karena aksi jual di sektor energi membebani pasar.

Dow ditutup naik sekitar 45 poin, atau 0,2% pada level 25.064 (pada dasar awal),. Indeks S & P 500 turun 0,1% ke level 2,798, dengan sektor energi jatuh 1,2% di tengah merosotnya minyak mentah berjangka sementara sektor perbankan rebound seiring naiknya suku bunga Treasury.

Suku bunga yang lebih tinggi dapat bermanfaat bagi model bisnis bank. Investor fokus pada laba kuartal kedua, dan pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan Rusia Vladimir Putin, yang menarik teguran dari partai Demokrat dan Republik, karena memperlakukan Putin seperti sekutu. Dalam berita perusahaan, saham Amazon.com Inc berakhir naik 0,5% karena situs web pengecer online turun pada awal Hari Pertama, salah satu periode volume penjualan yang lebih tinggi tahun ini.

Secara terpisah, raksasa konsumen-discretionary Netflix Inc melihat sahamnya dalam fokus menjelang rilis laba kuartal kedua, yang dijadwalkan setelah penutupan perdagangan hari Senin. Saham Netflix melonjak sebesar 1,2% pada penutupan hari Senin. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Nikkei Jatuh ke Terendahnya 3-Minggu Seiring Memburuknya Perang Perdagangan AS-China
Monday, 26 August 2019 10:17 WIB

Saham Jepang merosot lebih dari 2% pada hari Senin, dengan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan China memimpin kerugian setelah peningkatan baru dalam perang perdagangan Sino-AS menekan pasar ekuitas global. Rata-rata saham Nikkei turun sebanyak 2,6% menjadi 20.173,76, level terendah sejak 6 A...

Saham Hong Kong Turun Lebih Dari 3% Pada Pembukaan
Monday, 26 August 2019 08:49 WIB

Saham-saham Hong Kong merosot lebih dari tiga persen dalam beberapa menit pertama pembukaan Senin setelah Donald Trump meningkatkan intensitas perang perdagangannya dengan China, sementara kota itu dilanda protes keras baru pada akhir pekan. Indeks Hang Seng turun 3,27 persen, atau 857,33 poin, men...

Bursa Asia Jatuh, Obligasi Meningkat Seiring Kekhawatiran Perdagangan
Monday, 26 August 2019 07:44 WIB

Saham Asia berada pada zona merah pada hari Senin karena kejadian terbaru dalam perang perdagangan Sino-AS menggoyahkan kepercayaan terhadap ekonomi dunia dan mengirim investor ke zona aman obligasi, emas dan yen Jepang. Hasil pada benchmark 10-year Treasury debt turun ke level terendah sejak perte...

Nikkei Tokyo Dibuka Turun 2,6% Seiring Kenaikan Yen Pada Kekhawatiran Perdagangan
Monday, 26 August 2019 07:28 WIB

Indeks utama Nikkei Tokyo jatuh sebanyak 2,6 persen pada pembukaan Senin seiring pelonjakan yen terhadap dolar karena meningkatnya ketegangan perdagangan AS-Cina. Nikkei 225 turun 2,56 persen, atau 529,86 poin, menjadi 20.181,05 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas kehilang...

Saham HK mengakhiri minggu ini dengan catatan positif (Review)
Saturday, 24 August 2019 04:05 WIB

Saham Hong Kong mengakhiri minggu dengan kenaikan pada hari Jumat karena investor melihat ke depan untuk pidato kunci di kemudian hari oleh bos Federal Reserve Jerome Powell berharap petunjuk tentang penurunan suku bunga lebih lanjut. Indeks Hang Seng melonjak 0,50 persen, atau 130,61 poin, ke leve...

ANOTHER NEWS
Nikkei Jatuh ke Terendahnya 3-Minggu Seiring Memburuknya Perang Perdagangan AS-China
Monday, 26 August 2019 10:17 WIB Saham Jepang merosot lebih dari 2% pada hari Senin, dengan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan China memimpin kerugian setelah peningkatan baru dalam perang perdagangan Sino-AS menekan pasar ekuitas global. Rata-rata saham Nikkei turun...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.