Nikkei sentuh level 3 bulan tertinggi pada laporan pendapatan yang solid
Friday, 11 May 2018 13:59 WIB | MARKET UPDATE |Nikkei 225Saham JepangIndeks acuan Nikkei 225

Nikkei Jepang naik ke level tertinggi tiga bulan pada hari Jumat, didukung oleh data inflasi AS yang rendah yang mengurangi kekhawatiran atas kenaikan agresif suku bunga Federal Reserve, serta keuntungan untuk beberapa perusahaan yang membukukan laba yang solid.

Nikkei menutup hari dengan kenaikan 1,16 persen ke level 22,758.48 setelah menyentuh level 22.769,16, posisi tertinggi sejak 5 Februari. Indeks naik 1,3 persen minggu ini.

163 saham naik pada indeks acuan dengan 59 saham turun.

Indeks Topix yang lebih luas naik 0,98 persen ke level 1.794,96.

Suzuki Motor Corp melonjak 9,0 persen setelah pembuat mobil itu melaporkan bahwa laba operasinya melonjak 40,3 persen menjadi 374,2 miliar yen ($ 3,42 miliar) untuk tahun yang berakhir Maret, melampaui perkiraan analis. Suzuki juga mengantisipasi kenaikan 2,3 persen dalam penjualan kendaraan global tahun ini ke rekor 3,3 juta unit.

Panasonic Corp naik 4,9 persen setelah perusahaan raksasa elektronik itu melaporkan lonjakan 58 persen laba bersih untuk tahun yang berakhir Maret menjadi 236,04 miliar yen berkat pertumbuhan dalam bisnis terkait otomotif.

Dari 33 sub-indeks Tokyo, 29 menghijau, dipimpin oleh mesin presisi dan kertas & pulp. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Bursa Tokyo Ditutup Lebih Rendah Terkait Optimisme Perdagangan yang Memudar
Wednesday, 17 July 2019 13:40 WIB

Bursa saham Tokyo ditutup lebih rendah pada hari Rabu yang melacak pelemahan di Wall Street, terkait optimisme atas pembicaraan perdagangan antara AS-China mereda setelah komentar baru-baru ini dari kedua belah pihak. Indeks acuan Nikkei 225 melemah sebesar 0,31 persen, atau 66,07 poin, ditutup pad...

Bursa Saham Hong Kong Mengawali Perdagangan Dengan Penurunan
Wednesday, 17 July 2019 09:03 WIB

Bursa saham Hong Kong mengawali hari Rabu ini dengan catatan negatif setelah Donald Trump memicu kekhawatiran perang dagang baru dengan memperingatkan bahwa ia dapat menekan China dengan tarif lebih banyak kapan pun ia mau. Indeks Hang Seng turun sebesar 0,54 persen, atau 155,85 poin, ke level 28.4...

Saham Asia Tergelincir, Dolar Menguat Seiring Pelemahan Sterling
Wednesday, 17 July 2019 08:53 WIB

Saham Asia bergerak lebih rendah pada hari Rabu setelah kinerja Wall Street yang lesu, sementara dolar mendapatkan dorongan dari data ritel AS yang kuat dan penurunan Brexit yang didorong oleh pound. Harga minyak juga mengambil spill pada petunjuk ketegangan AS dengan Iran yang bisa mereda dan kare...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Rendah Seiring Memudarnya Optimisme Perdagangan
Wednesday, 17 July 2019 07:43 WIB

Bursa saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Rabu yang melacak penurunan di Wall Street, terkait memudarnya optimisme atas pembicaraan perdagangan antara AS-China setelah komentar terakhir dari kedua belah pihak. Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,24 persen atau 52,58 poin ke level 21.482,67 pada a...

Saham Hong Kong mengakhiri perdagangan dengan gain (Review)
Wednesday, 17 July 2019 03:19 WIB

Saham Hong Kong berakhir lebih tinggi pada hari Selasa di perdagangan yang tenang karena investor mengambil langkah mundur setelah kenaikan baru-baru ini, sambil melihat ke depan untuk memulai musim pendapatan perusahaan. Indeks Hang Seng naik 0,23 persen, atau 64,74 poin, ke level 28.619,62. Inde...

ANOTHER NEWS
Bursa Tokyo Ditutup Lebih Rendah Terkait Optimisme Perdagangan yang Memudar
Wednesday, 17 July 2019 13:40 WIB Bursa saham Tokyo ditutup lebih rendah pada hari Rabu yang melacak pelemahan di Wall Street, terkait optimisme atas pembicaraan perdagangan antara AS-China mereda setelah komentar baru-baru ini dari kedua belah pihak. Indeks acuan Nikkei 225...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.