Saham AS mencatatkan kenaikan 3 hari pertamanya dalam sebulan terakhir
Friday, 6 April 2018 03:46 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500Saham AS

Saham AS ditutup lebih tinggi pada hari Kamis, dengan indeks utama mencatatkan reli selama tiga hari pertama mereka dalam beberapa minggu terakhir karena para investor kembali khawatir atas perang perdagangan antara AS dan China yang akan berubah menjadi perang dagang penuh-besaran.

Langkah ini menyarankan peningkatan stabilitas di pasar ekuitas, terutama setelah Wall Street melakukan perputaran besar pada hari Rabu, menghapus pembukaan yang sangat rendah.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 241 poin, atau 1%, ke level 24.505. Indeks saham untuk blue chips ditutup dengan kenaikan beruntun selama tiga sesi pertama sejak periode tiga hari yang berakhir 26 Februari, menurut data FactSet.

Indeks S & P 500 naik 18 poin, atau 0,7%, ke level 2.663, dipimpin oleh kenaikan sebesar 1,8% untuk sektor energi karena harga minyak mentah lebih tinggi, dan kenaikan sebesar 1,9% di sektor material, dianggap sebagai salah satu industri yang paling berkorelasi dengan masalah perdagangan.

Indeks Nasdaq Composite menambahkan 34 poin, atau 0,5%, menjadi 7.077. Keuntungan di Nasdaq dibatasi oleh kelemahan oleh produsen chip, yang menekan sektor teknologi secara keseluruhan. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Saham HK mengakhiri minggu ini dengan catatan positif (Review)
Saturday, 24 August 2019 04:05 WIB

Saham Hong Kong mengakhiri minggu dengan kenaikan pada hari Jumat karena investor melihat ke depan untuk pidato kunci di kemudian hari oleh bos Federal Reserve Jerome Powell berharap petunjuk tentang penurunan suku bunga lebih lanjut. Indeks Hang Seng melonjak 0,50 persen, atau 130,61 poin, ke leve...

Saham Dow ditutup turun lebih dari 600 poin
Saturday, 24 August 2019 04:02 WIB

Saham AS mengakhiri hari perdagangan denagn penurunan tajam setelah Presiden Trump meningkatkan retorika perang perdagangan pada Jumat, dengan cuitan-nya bahwa "dengan ini ia memerintahkan" perusahaan AS "untuk segera mulai mencari alternatif diluar China. Saham Dow Jones Industrial Average turun 6...

Dow turun 450 poin pasca Trump; perusahaan AS untuk mencari 'alternatif diluar China'
Friday, 23 August 2019 23:35 WIB

Saham jatuh ke posisi terendah pada Jumat ini setelah Presiden Donald Trump memerintahkan dalam serangkaian cuitan tweeternya bahwa perusahaan AS mencari alternatif untuk operasi mereka di China. Apple memimpin penurunan. Saham Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 460 poin lebih rendah, atau...

Saham Eropa ditutup lebih rendah terkait ketegangan perdagangan AS-China
Friday, 23 August 2019 23:19 WIB

Saham Eropa ditutup lebih rendah pada Jumat ini karena ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia meningkat. Indeks Pan-European Stoxx 600 ditutup untuk sementara sekitar 0.78% lebih rendah menjadi 371.36, dengan mayoritas sektor berada di wilayah negatif. Saham otomotif mengalami pen...

Saham Dow dibuka turun seiring China siapkan tarif $ 75 miliar untuk barang-barang AS
Friday, 23 August 2019 20:51 WIB

Saham Dow pada hari Jumat menuju lebih rendah pada pembukaan bersama dengan sisa indeks utama pasca sebuah laporan muncul yang menunjukkan bahwa Cina siap untuk mengambil tindakan pembalasan dalam konflik tarif jangka panjang dengan AS. Sebuah laporan dari kementerian China mengindikasikan bahwa pi...

ANOTHER NEWS
Saham HK mengakhiri minggu ini dengan catatan positif (Review)
Saturday, 24 August 2019 04:05 WIB Saham Hong Kong mengakhiri minggu dengan kenaikan pada hari Jumat karena investor melihat ke depan untuk pidato kunci di kemudian hari oleh bos Federal Reserve Jerome Powell berharap petunjuk tentang penurunan suku bunga lebih lanjut. Indeks Hang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.