Saham Tokyo melemah dalam perdagangan tipis; saham properti dan bank turun
Monday, 2 April 2018 13:49 WIB | MARKET UPDATE |Nikkei 225Saham JepangIndeks acuan Nikkei 225Topix JepangJapan Topix

Saham Tokyo ditutup lebih rendah pada hari Senin dalam perdagangan yang berombak, dengan volume jatuh ke level terendah dalam lebih dari tiga bulan, sementara saham real estate dan bank berkinerja buruk.

Nikkei berakhir 0,3 persen lebih rendah di level 21,388.58 setelah sempat menyentuh wilayah positif.

Perdagangan sangat ringan karena banyak pusat keuangan besar ditutup untuk libur Paskah Jumat Agung. Pasar di Australia, Hong Kong, Inggris dan Jerman tetap ditutup pada hari Senin sementara pasar AS akan melanjutkan perdagangan.

Indeks Topix yang lebih luas turun 0,4 persen ke level 1.708,78, dengan hanya 957 juta saham berpindah tangan, level terendah sejak akhir Desember. Omset hanya 1,674 triliun yen, juga yang terendah sejak saat itu.

Saham real estate melemah dengan Mitsui Fudosan merosot 2 persen dan Mitsubishi Estate jatuh 1,6 persen.

Saham perbankan juga dijual. Mitsubishi UFJ Financial Group turun 0,8 persen dan Sumitomo Mitsui Financial Group kehilangan 1,0 persen.

Sektor utilitas naik, dipimpin oleh lonjakan Kansai Electric Power Co sebesar 5,5 persen setelah Pengadilan Distrik Osaka menolak perintah pada hari Jumat untuk menghentikan dua reaktor di pembangkit nuklir Takahama. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan gain besar (Review)
Saturday, 23 March 2019 04:40 WIB

Saham-saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan catatan positif pada Jumat ini, yang mengambil isyarat dari reli Wall Street, dengan investor sekarang menungu pembicaraan perdagangan tingkat tinggi abatar China-AS pekan depan. Indeks Hang Seng naik 0,14%, atau 41,80 poin, menjadi ditutup pada level 2...

Saham AS Berakhir Turun Tajam seiring Meningkatnya Kekhawatiran Pertumbuhan Global
Saturday, 23 March 2019 04:14 WIB

Saham AS turun tajam dan berakhir di dekat posisi terendah sesi Jumat karena putaran data ekonomi yang mengecewakan dari Eropa dan inversi kurva imbal hasil keuangan AS memicu kekhawatiran atas pertumbuhan global. Dow Jones Industrial Average turun sekitar 460 poin, atau 1,8%, berakhir di level 25....

Saham AS Turun Seiring Pasar Obligasi Meningkatkan Sinyal Resesi
Saturday, 23 March 2019 00:08 WIB

Saham AS turun tajam pada Jumat ini setelah putaran suram dari data ekonomi makro di Eropa dan Amerika Serikat memicu meningkatkan kekhawatiran pertumbuhan global sementara kurva hasil yang diawasi ketat berbalik arah untuk pertama kalinya sejak 2007 silam, memicu kekhawatiran resesi. Dow Jones Ind...

Bursa Eropa Ditutup Turun Tajam seiring Data Lemah Memicu Kekhawatiran
Saturday, 23 March 2019 00:04 WIB

Saham Eropa tergelincir pada Jumat karena data ekonomi yang lebih buruk dari perkiraan mengintensifkan kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan global. Indeks Pan-European Stoxx 600 turun 1,29 persen ke level 375,78, dengan semua sektor dan bursa berubah negatif. Ekuitas awalnya positif di awal...

Saham AS turun pasca data Eropa yang lemah pada kekhawatiran pertumbuhan
Friday, 22 March 2019 20:53 WIB

Saham AS jatuh pada awal perdagangan pada Jumat ini, setelah putaran suram dari data Eropa menggarisbawahi kekhawatiran mengenai pertumbuhan ekonomi global. Dow Jones Industrial Average turun 118 poin, atau 0,5%, menjadi 25.845, sementara indeks S&P 500 turun 11 poin, atau 0,4% menjadi 2.843. N...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan gain besar (Review)
Saturday, 23 March 2019 04:40 WIB Saham-saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan catatan positif pada Jumat ini, yang mengambil isyarat dari reli Wall Street, dengan investor sekarang menungu pembicaraan perdagangan tingkat tinggi abatar China-AS pekan depan. Indeks Hang Seng naik...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.