Dow Catatkan Penurunan Poin Terburuk Sesi Tunggal - Turun 660 Poin - Sejak 2008
Saturday, 3 February 2018 04:24 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500

Dow Jones Industrial Average anjlok hampir 700 poin pada hari Jumat untuk menutup sebuah perdagangan minggu yang buruk pasca Januari yang luar biasa untuk indeks blue-chip. Dow berakhir dari sekitar 670 poin atau sekitar 2,6%, kehilangan posisinya di level 26.000 karena pasar saham yang lebih luas bergerak lebih rendah pada sell off pertama yang signifikan dalam ingatan yang terbaru.

Penurunan poin untuk Dow menandai yang terburuk sejak Desember 2008, ketika jatuh 680 poin. Namun, persentase penurunan hanyalah penurunan terburuk sejak 24 Agustus, saat indeks tersebut turun 3,6%. Secara lebih luas, indeks S & P 500 turun 2,1% pada 2.761, sedangkan indeks Nasdaq Composite ditutup turun 2% pada 7.240. Pergerakan yang lebih rendah untuk pasar yang lebih luas catatkan minggu yang buruk, yang relatif berbicara, karena investor bergumul dengan imbal hasil obligasi yang meningkat dan kekhawatiran bahwa Federal Reserve mungkin terpaksa menaikkan suku bunganya lebih cepat dari tiga atau empat kenaikan  di pasar pada 2018 karena ekonomi dan pasar tenaga kerja yang kuat, digarisbawahi oleh laporan teanga kerja yang lebih baik dari perkiraan pada hari Jumat.(mrv)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Nikkei Jatuh ke Terendahnya 3-Minggu Seiring Memburuknya Perang Perdagangan AS-China
Monday, 26 August 2019 10:17 WIB

Saham Jepang merosot lebih dari 2% pada hari Senin, dengan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan China memimpin kerugian setelah peningkatan baru dalam perang perdagangan Sino-AS menekan pasar ekuitas global. Rata-rata saham Nikkei turun sebanyak 2,6% menjadi 20.173,76, level terendah sejak 6 A...

Saham Hong Kong Turun Lebih Dari 3% Pada Pembukaan
Monday, 26 August 2019 08:49 WIB

Saham-saham Hong Kong merosot lebih dari tiga persen dalam beberapa menit pertama pembukaan Senin setelah Donald Trump meningkatkan intensitas perang perdagangannya dengan China, sementara kota itu dilanda protes keras baru pada akhir pekan. Indeks Hang Seng turun 3,27 persen, atau 857,33 poin, men...

Bursa Asia Jatuh, Obligasi Meningkat Seiring Kekhawatiran Perdagangan
Monday, 26 August 2019 07:44 WIB

Saham Asia berada pada zona merah pada hari Senin karena kejadian terbaru dalam perang perdagangan Sino-AS menggoyahkan kepercayaan terhadap ekonomi dunia dan mengirim investor ke zona aman obligasi, emas dan yen Jepang. Hasil pada benchmark 10-year Treasury debt turun ke level terendah sejak perte...

Nikkei Tokyo Dibuka Turun 2,6% Seiring Kenaikan Yen Pada Kekhawatiran Perdagangan
Monday, 26 August 2019 07:28 WIB

Indeks utama Nikkei Tokyo jatuh sebanyak 2,6 persen pada pembukaan Senin seiring pelonjakan yen terhadap dolar karena meningkatnya ketegangan perdagangan AS-Cina. Nikkei 225 turun 2,56 persen, atau 529,86 poin, menjadi 20.181,05 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas kehilang...

Saham HK mengakhiri minggu ini dengan catatan positif (Review)
Saturday, 24 August 2019 04:05 WIB

Saham Hong Kong mengakhiri minggu dengan kenaikan pada hari Jumat karena investor melihat ke depan untuk pidato kunci di kemudian hari oleh bos Federal Reserve Jerome Powell berharap petunjuk tentang penurunan suku bunga lebih lanjut. Indeks Hang Seng melonjak 0,50 persen, atau 130,61 poin, ke leve...

ANOTHER NEWS
Nikkei Jatuh ke Terendahnya 3-Minggu Seiring Memburuknya Perang Perdagangan AS-China
Monday, 26 August 2019 10:17 WIB Saham Jepang merosot lebih dari 2% pada hari Senin, dengan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan China memimpin kerugian setelah peningkatan baru dalam perang perdagangan Sino-AS menekan pasar ekuitas global. Rata-rata saham Nikkei turun...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.