Dow Berakhir Turun 360 Poin, Menandai 2 Sesi Terburuk di Lebih dari Setahun Terakhir
Wednesday, 31 January 2018 04:20 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500Saham AS

Dow Jones Industrial Average pada hari Selasa turun tajam menambah kerugiannya mulai minggu ini dan menandai penurunan dua sesi terburuk dalam waktu sekitar 16 bulan terakhir, menurut WSJ Market Data Group.

Dow ditutup turun sekitar 362 poin, atau 1,4 % di level 26.076, menandai penurunan harian terbesarnya sejak 18 Agustus lalu dan penurunan terburuk untuk dua sesi sejak 9 September 2016. Indeks S & P 500 berakhir melemah 1,1 % pada level 2.822, sementara Indeks Nasdaq Composite mengakhiri hari libur 0,9 % di sekitar 7.400.

Industri Dow blue-chip mencatat kinerja terburuknya dari tiga indeks acuan utama, dengan saham UnitedHealth Group Inc memangkas 72 poin dari indeks bobot harga. Langkah yang lebih rendah untuk saham sebagai biaya pinjaman, dengan Treasury 10-tahun naik ke level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun pada hari Senin.

Meskipun mengalami penurunan untuk saham yang sebagian besar berada dalam tren kenaikan harga, para ahli strategi di Wall Street masih banyak melihat tren kenaikan tersebut sebagai hal yang utuh. Ke depan, para investor menunggu pidato Negara Bagian dari Presiden Donald Trump kemudian pada hari Selasa serta update kebijakan terbaru Federal Reserve pada hari Rabu. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Saham berjangka AS menuju ke pembukaan yang lebih tinggi
Monday, 19 August 2019 15:58 WIB

Saham berjangka AS menuju pada pembukaan yang lebih tinggi pada Senin pagi. Pada sekitar pukul 04:39 waktu timur AS, Saham Dow berjangka naik 198 poin, menunjukkan pembukaan positif lebih dari 224,99 poin. Pada S&P Berjangka dan Nasdaq keduanya juga lebih tinggi. Wall Street mengakhiri sesi Ju...

Saham Hong Kong berakhir dengan keuntungan besar
Monday, 19 August 2019 15:27 WIB

Saham Hong Kong melonjak lebih dari dua persen pada hari Senin pasca kenaikan dari Wall Street seiring investor menyambut baik komentar positif pada pembicaraan perdagangan oleh penasihat perdagangan Donald Trump. Indeks Hang Seng menguat 2,17 persen atau 557,62 poin berakhir pada level 26.291,84. ...

Bursa China Mengalami Kenaikan Terbesar Sejak Awal Juli pada Pembaruan Suku Bunga
Monday, 19 August 2019 14:57 WIB

Bursa China melonjak lebih dari 2% pada hari Senin, yang terbaik sejak awal Juli lalu, karena para investor menyambut stimulus terbaru Beijing untuk menopang perekonomian yang tertekan keras oleh perang dagang tanpa akhir dengan Amerika Serikat. Indeks CSI300 naik 2,2% ke level 3.791,09 poin, sedan...

Saham Eropa Dibuka Lebih Tinggi Seiring Tumbuhnya Harapan Kebijakan Stimulus
Monday, 19 August 2019 14:30 WIB

Saham Eropa dibuka lebih tinggi pada hari Senin karena harapan muncul untuk stimulus dari bank sentral dan langkah-langkah fiskal dari ekonomi utama seperti China dan Jerman. Indeks Pan-European Stoxx 600 melonjak 0,8% ke level 372.97 pada pembukaan, dengan sektor sumber daya dasar menguat 1,8% kar...

Bursa Tokyo Ditutup Lebih Tinggi Mengikuti Gain di Wall St
Monday, 19 August 2019 13:36 WIB

Bursa saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada hari Senin, mengikuti reli di Wall Street dengan semua mata tertuju pada peristiwa penting pekan ini termasuk pidato utama oleh ketua Federal Reserve AS. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,71 persen, atau 144,35 poin, menjadi berakhir pada level 20.563,16, se...

ANOTHER NEWS
Saham berjangka AS menuju ke pembukaan yang lebih tinggi
Monday, 19 August 2019 15:58 WIB Saham berjangka AS menuju pada pembukaan yang lebih tinggi pada Senin pagi. Pada sekitar pukul 04:39 waktu timur AS, Saham Dow berjangka naik 198 poin, menunjukkan pembukaan positif lebih dari 224,99 poin. Pada S&P Berjangka dan Nasdaq...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.