Dow Merosot 130 Poin Karena Obligasi Tenor 10 Tahun di atas 2,7 %
Monday, 29 January 2018 23:54 WIB | MARKET UPDATE |S & P 500Saham AS

Indeks acuan saham AS diperdagangkan lebih rendah pada hari Senin karena investor di Wall Street menemukan beberapa petunjuk baru untuk mengangkat ekuitas lebih jauh ke dalam wilayah rekornya pada 2018 di tengah kenaikan biaya pinjaman.

Penurunan untuk indeks utama muncul karena imbal hasil pada Treasury dengan tenor 10-tahun naik ke level tertinggi sejak April 2014. Imbal hasil yang lebih tinggi dapat membebani aset yang dianggap berisiko seperti saham, terutama karena imbal hasil obligasi naik di atas ekuitas.

Ke depan, investor menunggu pidato utama Presiden Donald Trump, sebuah pernyataan kebijakan terbaru dari Federal Reserve pada hari Rabu, sebuah laporan pekerjaan bulanan pada hari Jumat dan laba kuartalan perusahaan menghasilkan serangkaian kelas berat di sektor teknologi sepanjang minggu.

Dow Jones Industrial Average turun 130 poin, atau 0,5 % ke level 26.478, sementara Indeks S & P 500 melemah 15 poin atau 0,5 % pada level 2.858, sementara Indeks Nasdaq Composite merosot sebesar 33 poin atau 0,5 % ke level 7.472.

Ketiga indeks utama ditutup pada tingkat rekornya pada Jumat lalu, dengan Dow Jones Industrial Average melonjak 223,92 poin atau 0,9 % menjadi 26.616,71. Indeks S & P 500 naik 1,2 % menjadi 2.872,87. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Saham AS dibuka menguat di tengah perdagangan dan harapan stimulus
Monday, 19 August 2019 20:51 WIB

Saham AS lebih tinggi pada pembukaan, menempatkan tolok ukur ekuitas utama di jalur untuk sesi positif ketiga beruntun, pasca laporan bahwa Jerman terbuka untuk penggunaan pengeluaran defisit jika terjadi resesi. Pernyataan Presiden Donald Trump bahwa ekonomi AS berjalan baik juga membantu menarik i...

Saham berjangka AS menuju ke pembukaan yang lebih tinggi
Monday, 19 August 2019 15:58 WIB

Saham berjangka AS menuju pada pembukaan yang lebih tinggi pada Senin pagi. Pada sekitar pukul 04:39 waktu timur AS, Saham Dow berjangka naik 198 poin, menunjukkan pembukaan positif lebih dari 224,99 poin. Pada S&P Berjangka dan Nasdaq keduanya juga lebih tinggi. Wall Street mengakhiri sesi Ju...

Saham Hong Kong berakhir dengan keuntungan besar
Monday, 19 August 2019 15:27 WIB

Saham Hong Kong melonjak lebih dari dua persen pada hari Senin pasca kenaikan dari Wall Street seiring investor menyambut baik komentar positif pada pembicaraan perdagangan oleh penasihat perdagangan Donald Trump. Indeks Hang Seng menguat 2,17 persen atau 557,62 poin berakhir pada level 26.291,84. ...

Bursa China Mengalami Kenaikan Terbesar Sejak Awal Juli pada Pembaruan Suku Bunga
Monday, 19 August 2019 14:57 WIB

Bursa China melonjak lebih dari 2% pada hari Senin, yang terbaik sejak awal Juli lalu, karena para investor menyambut stimulus terbaru Beijing untuk menopang perekonomian yang tertekan keras oleh perang dagang tanpa akhir dengan Amerika Serikat. Indeks CSI300 naik 2,2% ke level 3.791,09 poin, sedan...

Saham Eropa Dibuka Lebih Tinggi Seiring Tumbuhnya Harapan Kebijakan Stimulus
Monday, 19 August 2019 14:30 WIB

Saham Eropa dibuka lebih tinggi pada hari Senin karena harapan muncul untuk stimulus dari bank sentral dan langkah-langkah fiskal dari ekonomi utama seperti China dan Jerman. Indeks Pan-European Stoxx 600 melonjak 0,8% ke level 372.97 pada pembukaan, dengan sektor sumber daya dasar menguat 1,8% kar...

ANOTHER NEWS
Emas turun 1% seiring ekuitas dan Imbal Hasil Treasury AS naik
Monday, 19 August 2019 21:22 WIB Emas melemah 1% pada hari Senin seiring pemulihan di pasar saham dan naiknya imbal hasil obligasi AS mengurangi beberapa daya tarik safe-haven logam, dan mendorong investor untuk membukukan keuntungan. Harga emas spot turun 1,06% pada $ 1,497.85...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.