Bursa Jepang rebound pada bargain-hunting, sektor tambang turun
Thursday, 7 December 2017 13:47 WIB | MARKET UPDATE |Nikkei 225Saham JepangIndeks acuan Nikkei 225Topix JepangJapan Topix

Indeks Nikkei Jepang berakhir lebih tinggi pada hari Kamis, mengambil kembali beberapa penurunan yang hilang pada sesi sebelumnya dengan investor berburu bargain setelah indeks acuan jatuh dengan jumlah tertajam dalam 8-1 / 2 bulan.

Nikkei berakhir melonjak 1,45 persen, atau 320,99 poin, ke level 22,498.03, menyusul penurunan terbesar sejak Maret pada hari sebelumnya, dimana indeks ity menembus level dukungan teknis utama pada rata-rata pergerakan 25 hari.

Indeks kelas berat Fast Retailing melambung 2,37 persen.

Saham farmasi bertambah 1,04 persen, sementara saham sekuritas naik 0,61 persen.

Saham minyak menambahkan 1 persen setelah harga minyak mentah menguat menyusul aksi jual semalam.

Namun saham pertambangan merosot 0,9 persen, melanjutkan pelemahan mereka seiring harga tembaga berkubang pada level rendah setelah turun lebih dari 4 persen pada hari Selasa, yang merupakan penurunan terbesar hariannya dalam hampir 2-1 / 2 tahun.

Saham Advantest Corp naik 1,76 persen, setelah Nikkei melaporkan bahwa laba operasi tahun fiskal perusahaan chip tersebut terlihat mencapai 20 miliar yen ($ 177,87 juta).

Indeks Topix yang lebih luas bertambah 1,18 persen atau 20,83 poin ke level 1.786,25, sementara indeks JPX-Nikkei 400 naik 1,17 persen atau 183,51 poin ke level 15,825.72. (sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Nikkei Jatuh Pada Sesi Break Terkait Risalah Hawkish dari The Fed
Thursday, 18 October 2018 10:24 WIB

Nikkei Jepang jatuh pada hari Kamis dalam perdagangan yang berombak, karena risalah hawkish dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS yang menekan sentimen global dan penurunan mengejutkan dalam ekspor membebani produsen mesin. Rata-rata saham Nikkei turun 0,5 persen menjadi 22.720,88 pa...

Saham Asia Jatuh; Yuan Turun Menurut Laporan FX AS
Thursday, 18 October 2018 09:23 WIB

Saham-saham di Asia bergerak lebih rendah setelah beragam laporan penghasilan dan kekhawatiran atas kenaikan suku bunga membebani kepercayaan investor selama sesi perdagangan AS. Yuan Cina daratan menyentuh level terendahnya sejak Januari 2017 karena para pedagang mengkaji laporan mata uang AS. Ind...

Saham Hong Kong Dibuka Dengan Kenaikan Pasca Liburan
Thursday, 18 October 2018 09:08 WIB

Saham Hong Kong naik tipis di beberapa menit pertama perdagangan Kamis karena investor kembali dari jeda satu hari untuk bermain mengejar kemajuan regional. Indeks Hang Seng naik 0,20 persen, atau 49,88 poin, menjadi 25.512,14. Tapi indeks Shanghai Composite turun 0,65 persen, atau 16,70 poin, men...

Indeks Nikkei Tokyo Dibuka Sedikit Lebih Rendah
Thursday, 18 October 2018 07:32 WIB

Indeks acuan Nikkei Tokyo dibuka sedikit lebih rendah pada hari Kamis pasca penurunan di Wall Street, dengan kestabilan yen yang menawarkan beberapa dukungan untuk eksportir. Indeks Nikkei 225 turun 0,12 persen atau 26,70 poin di 22.814,42 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih lu...

Saham beringsut kembali ke wilayah negatif pasca risalah Fed
Thursday, 18 October 2018 03:19 WIB

Saham diperdagangkan sedikit lebih rendah Rabu setelah rilis risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve, tetapi tetap di atas terendah di sesi ini. Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 300 poin pada awal perdagangan, sebelum memangkas penurunan dan secara singkat merayap ke ...

ANOTHER NEWS
Nikkei Jatuh Pada Sesi Break Terkait Risalah Hawkish dari The Fed
Thursday, 18 October 2018 10:24 WIB Nikkei Jepang jatuh pada hari Kamis dalam perdagangan yang berombak, karena risalah hawkish dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS yang menekan sentimen global dan penurunan mengejutkan dalam ekspor membebani produsen...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.