Saham Eropa ditutup lebih lemah untuk sesi ke-6 berturut-turut
Wednesday, 15 November 2017 00:30 WIB | MARKET UPDATE |Stoxx 600Saham EropaStoxx Europe 600

Saham Eropa ditutup melemah untuk sesi keenam berturut-turut pada hari Selasa, terluka seiring euro melonjak ke level tertinggi tiga minggu menyusul angka pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan di zona euro, sementara saham penambang merosot pada kekhawatiran tentang pertumbuhan di China .

Stoxx Europe 600 turun 0,6% untuk mengakhiri hari di level 383,86, mencatatkan penutupan terendah sejak 22 September, data FactSet menunjukkan.

Indeks DAX 30 kehilangan 0,3% untuk ditutup di level 13,033.48, dan CAC 40 Prancis jatuh 0,5% ke level 5.315,58 pada penutupan.

FTSE 100 dari Inggris melemah kurang dari 0,1% hingga ditutup di level 7.414,42, menyerahkan kenaikan sebelumnya, dan IBEX Jerman 0,6% lenih rendah di level 9.990,40, merasakan penutupan pertama di bawah level 10.000 sejak awal Oktober.

Euro diperdagangkan di level $ 1,1768, naik dari level $ 1,1669 pada akhir Senin di New York.

Seiring perusahaan China merupakan pembeli utama logam industri dan logam mulia, saham pertambangan terdorong turun pada hari Selasa menyusul data yang menunjukkan output industri negara tersebut melambat pada bulan Oktober. Juga, penjualan perumahan turun dan konstruksi mulai melambat. Indeks Sumber Daya Alam Stoxx Europe 600 anjlok 2,7%. (sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Saham Asia Turun, Pedagang Menunggu Komentar Fed
Wednesday, 26 September 2018 10:23 WIB

Saham Asia melemah seiring ekuitas Jepang menghentikan reli tujuh hariya dan investor menunggu keputusan dari pertemuan Federal Reserve AS. Indeks MSCI AC Asia Pacific turun 0,1 persen pada pukul 10:42 pagi di Hong Kong, dipimpin oleh saham barang-barang konsumen dan persediaan. Indeks Topix Jepang...

Saham Hong Kong dibuka naik setelah hari libur
Wednesday, 26 September 2018 09:07 WIB

Saham Hong Kong menguat pada Rabu setelah investor kembali dari liburan satu hari, dengan perhatian sekarang pada pertemuan kebijakan Federal Reserve, yang berakhir di kemudian hari. Indeks Hang Seng naik 0,39 persen, atau 107,42 poin, ke level 27.606,81 pada awal perdagangan. Benchmark Shanghai C...

Saham Tokyo dibuka lebih rendah setelah kenaikan beruntun
Wednesday, 26 September 2018 07:45 WIB

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Rabu setelah kenaikan beruntun baru-baru ini yang melambungkan indeks kunci ke level tertinggi delapan bulan. Nikkei 225, yang naik untuk sesi ketujuh berturut-turut ditutup di level tertinggi delapan bulan pada hari Selasa, melemah 0,35 persen atau 83,69 p...

Dow, S & P 500 Berakhir Lebih Rendah; Utilitas Menurun
Wednesday, 26 September 2018 03:20 WIB

Dow dan S & P 500 berakhir lebih rendah pada hari Selasa ditengah dorongan dari sektor energi dan data kepercayaan konsumen yang kuat diimbangi oleh penurunan dalam saham pembuat chip dan utilitas menjelang kenaikan suku bunga Federal Reserve sesuai yang diperkirakan. Berdasarkan data terbaru y...

Indeks Saham Naik Sementara Menuju Rekor Jelang Keputusan Fed
Tuesday, 25 September 2018 23:53 WIB

Saham AS naik moderat pada Selasa ini di tengah aktivitas yang tenang karena investor menahan diri untuk membuat taruhan besar menjelang pertemuan yang diawasi ketat oleh Federal Reserve. Kekhawatiran tentang berlanjutnya tekanan perdagangan juga masih ada, mungkin, membatasi sisi atas pasar. Indek...

ANOTHER NEWS
Saham Asia Turun, Pedagang Menunggu Komentar Fed
Wednesday, 26 September 2018 10:23 WIB Saham Asia melemah seiring ekuitas Jepang menghentikan reli tujuh hariya dan investor menunggu keputusan dari pertemuan Federal Reserve AS. Indeks MSCI AC Asia Pacific turun 0,1 persen pada pukul 10:42 pagi di Hong Kong, dipimpin oleh saham...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.