Saham AS Dibuka Lebih Rendah, Indeks Utama Keluar dari Rekornya
Wednesday, 13 September 2017 20:43 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500Indeks NasdaqSaham AS

Saham AS dibuka sedikit lebih rendah pada hari Rabu, karena investor menemukan beberapa petunjuk untuk terus mendorong saham lebih tinggi dengan indeks utama di dekat tingkat rekornya.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 14 poin atau 0,1 %, ke level 22.099. Indeks S & P 500 tergelincir 3 poin ke level 2.493, turun 0,1%. Indeks Nasdaq Composite melemah 15 poin atau 0,2 %, ke level 6.439. Indeks utama telah mengalami tren kenaikan minggu ini, dengan S & P dan Nasdaq keluar dari rally selama dua hari, sementara Dow telah meningkat selama tiga sesi berturut-turut.

Keuntungan tersebut membawa ekuitas ke tingkat rekornya, yang menyebabkan beberapa profit taking ringan. Di antara nama-nama tertentu, Apple Inc. anjlok sebesar 1 % dalam sehari setelah meluncurkan produk barunya, termasuk unggulan mereka tipe X yang tidak akan dirilis sampai November mendatang. Saham Nordstrom Inc. melonjak sebesar 5,4 % dalam sehari setelah sebuah laporan tingkat pengecer mengambil langkah untuk pribadi. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Saham Eropa Ditutup Dengan Penurunan
Friday, 23 February 2018 00:25 WIB

Saham Eropa ditutup mengalami penurunan pada Kamis sore, karena ekspektasi kenaikan suku bunga  AS yang menghambat risk appetite secara global. Pan-European Stoxx 600 ditutup turun 0,2 persen lebih rendah di level 380,34 dengan bursa dan sektor utama menunjuk ke arah yang berbeda. FTSE 100 In...

Dow melonjak lebih dari 300 poin terkait penurunan yield 10 tahun
Friday, 23 February 2018 00:14 WIB

Saham AS diperdagangkan lebih tinggi pada hari Kamis, mencoba untuk menghentikan penurunan dua hari beruntunnya seiring tergelincirnya yield 10 tahun AS dari level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir yang terlihat di sesi sebelumnya. Indeks Dow Jones melonjak 345 poin atau 1,39 persen ke level ...

Saham Kembali Menguat Sekalipun Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Masih Berlanjut
Thursday, 22 February 2018 21:47 WIB

Saham AS naik pada pembukaan hari Kamis ini setelah investor menanggapi prakiraan hawkish dari pertemuan terakhir the Federal Reserve. S & P 500 menguat 9 poin, atau 0,4% menjadi 2.711. Dow Jones Industrial Average naik 112 poin atau 0,5% menjadi 24.910. Indeks Nasdaq Composite naik 38 poin, at...

The Fed Membuat Kegelisahan Berlanjut, Indeks Berjangka AS Turun
Thursday, 22 February 2018 17:17 WIB

Indeks berjangka Dow turun pada hari Kamis ini, karena Wall Street tampak bersiap untuk mengambil kembali posisi yang ditinggalkannya - gelisah setelah risil risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve yang mengisyaratkan kenaikan suku bunga yang akan datang. Investor mengawasi imbal hasil obli...

Saham Asia Jatuh Terkait Kekhawatiran Atas Pengetatan di AS.; Jepang Turun
Thursday, 22 February 2018 16:10 WIB

Ekuitas Asia turun seiring risalah terbaru dari Bank Sentral AS terhadap ekonomi memperkuat prospek tingkat suku bunga yang lebih tinggi pada negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut, mengurangi daya tarik terhadap aset berisiko. Saham Jepang turun untuk hari ketiga, sementara saham di China...

POPULAR NEWS
Tuesday, 20 February 2018 08:38
Risalah RBA: Pertumbuhan Upah Tetap Terjaga
Wednesday, 21 February 2018 04:43
Trump Salahkan Obama Lagi Soal Campur Tangan Rusia
ANOTHER NEWS
Sterling jauhi posisi terendah satu minggu seiring tergelincirnya dolar AS
Friday, 23 February 2018 00:31 WIB Sterling naik dari level terendah satu minggu pada hari Kamis menyusul melemahnya dolar AS, meskipun munculnya kekhawatiran terbaru terkait negosiasi Brexit akan menahan kenaikan mata uang Inggris tersebut. Meskipun melemah minggu ini, sterling...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.