Yen Membawa Pelemahan Pada Eksport, Saham Jepang Dibuka Turun
Tuesday, 31 May 2016 07:31 WIB | MARKET UPDATE |Nikkei 225Saham JepangIndeksTopix

Saham Jepang jatuh dalam perdagangan ringan, dengan indeks ekuitas acuan jatuh dari level tertingginya satu bulan, karena penguatan yen yang menyeret eksport ke posisi lebih rendah dan juga karena investor masih menantikan waktu kenaikan suku bunga AS.

Indeks Topix turun sebesar 0,3 persen menjadi 1,361.73 pada 09:02 pagi di Tokyo, dengan volume perdagangan 12 persen di bawah rata-rata 30-hari intradaynya. Indeks ini menuju kenaikan sebesar 1,5 persen di bulan ini setelah penutupan Senin kemarin yang berada di level tertinggi sejak April. Nikkei 225 Stock Average melemah 0,5 persen menjadi 16,988.64. Yen naik 0,3 persen dan diperdagangkan pada 110,83 per dolar setelah turun 0,7 persen kemarin. Kontrak pada Indeks S & P 500 naik 0,2 persen dari sesi Jumat. Pasar AS ditutup Senin untuk Memorial Day.

Produksi industri Jepang naik 0,3 persen pada April dari bulan sebelumnya, mengalahkan perkiraan ekonom untuk penurunan sebesar 1,5 persen, seperti yang ditunjukkan oleh data pada Selasa ini. Angka tersebut turun 3,5 persen dari tahun lalu. Secara terpisah, data menunjukkan rasio dari aplikasi pekerja mengalami kenaikan menjadi 1,34 bulan lalu, tertingginya sejak 1991 dan naik dari 1,3 pada bulan Maret. Tingkat pengangguran negara tersebut tetap stabil di 3,2 persen, menurut perkiraan dari pertemuan para ekonom.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Saham Hong Kong, Shanghai Akhiri Pekan Dengan Gain (Review)
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB

Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sehat dengan catatan positif pada hari Jumat karena para investor menyambut laporan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif China dalam upaya untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan antara dua ekonomi utama dunia tersebut. Indeks Hang Sen...

Dow Catatkan 300 Poin Kenaikan Karena Saham Bersamaan Raih Penguatan 4 Hari Beruntun
Saturday, 19 January 2019 04:14 WIB

Saham AS mengakhiri pekan ini dengan penguatan pada hari Jumat, membukukan kenaikan untuk hari keempat berturut-turut, setelah laporan bahwa Washington dan Beijing sedang memperdebatkan konsesi untuk membantu mengamankan resolusi akhirnya untuk sengketa perdagangan AS dan China yang sedang berlangsu...

Pasar Eropa Berakhir Datar; Saham ITV Melemah 6%
Friday, 18 January 2019 23:36 WIB

Saham Eropa naik tipis Kamis sore, di tengah meningkatnya ketidakpastian politik di Inggris dan kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang pelemahan ekonomi China. Pan-Eropa Stoxx 600 sementara naik 0,06 persen di 356,97 pada penutupan perdagangan, tetapi sebagian besar bursa utama berjuang untuk...

Dow Naik 200 Poin Ditengah Harapan Investor Untuk Kemajuan Dalam Pembicaraan Dagang AS-China
Friday, 18 January 2019 23:16 WIB

Bullish pasar saham AS berusaha untuk memperpanjang kenaikan beruntunnya menjadi hari keempat pada Jumat ini, didukung oleh laporan berita yang memicu harapan untuk kemajuan dalam pembicaraan perdagangan antara AS dan China. Pasar ekuitas akan ditutup pada hari Senin dengan memperhatikan Hari Marti...

Dow naik lebih dari 150 poin di tengah meningkatnya optimisme atas pembicaraan dagang AS-China
Friday, 18 January 2019 21:54 WIB

Saham AS naik pada hari Jumat karena investor menyambut kemajuan potensial dalam pembicaraan perdagangan antara China dan AS. Dow Jones Industrial Average naik 162 poin pada pembukaan, dipimpin oleh kenaikan di Chevron dan Boeing. Indeks S&P 500 naik 0,5%, diperdagangkan di luar wilayah koreksi...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong, Shanghai Akhiri Pekan Dengan Gain (Review)
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sehat dengan catatan positif pada hari Jumat karena para investor menyambut laporan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif China dalam upaya untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.