Topix Jepang ditutup Turun untuk Pertama Kali dalam Enam Hari
Wednesday, 25 November 2015 13:37 WIB | MARKET UPDATE |Nikkei 225TopixJepang

Saham Jepang turun untuk pertama kalinya seiring meningkatnya ketegangan militer antara Turki dan Rusia mendorong penguatan yen, mengurangi outlook pendapatan eksportir. Saham broker dan perbankan pimpin penurunan, sementara saham utilitas dan produsen komoditi menguat.

Indeks Topix Jepang menguat sebesar 0.7 persen ke level 1,594.67 pada penutupan perdagangan di Tokyo, ini merupakan penurunan pertama kalinya dalam sepekan terakhir. Seiring Megabanks Mitsubishi UFJ Financial Group Inc, Mizuho Financial Group Inc dan Sumitomo Mitsui Financial Group Inc berkontribusi cukup besar pada penurunan indeks. Indeks Nikkei 225 turun sebesar 0.4 persen ke level 19,847.58, turun dari level tertingginya dalam tiga bulan terakhir. Sementara itu, yen menguat untuk hari kedua didorong akibat turki menembak jatuh pesawat tempur Rusia karena dianggap telah melanggar batas udara Turki.

Turki menembak jatuh pesawat di dekat perbatasan dengan Suriah barat laut pada Selasa pagi, menggambar teguran kemarahan dari Presiden Rusia Vladimir Putin dan menandai bentrokan langsung pertama antara kekuatan asing yang sedang terlibat dalam peperangan sipil ddi Suriah. Harga minyak melonjak dan yen naik. (izr)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Ekuitas Asia Turun, Terkait Kekhawatiran Atas Pertumbuhan dan Perang Perdagangan
Wednesday, 23 January 2019 08:43 WIB

Saham Asia melemah pada hari Rabu di tengah meningkatnya tanda-tanda perlambatan pertumbuhan global dan kekhawatiran atas perang perdagangan antara Sino-AS yang belum terselesaikan. Indeks Nikkei Jepang turun sebanyak 0,7 persen sementara Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang merosot ...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Rendah Karena Munculnya Kembali Kekhawatiran Perang Dagang
Wednesday, 23 January 2019 07:45 WIB

Bursa saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Rabu ditengah kekhawatiran atas perang perdagangan antara AS-China muncul kembali. Indeks acuan Nikkei 225 turun sebesar 0,80 persen atau 164,15 poin ke level 20.458,76 pada awal perdagangan, sementara Indeks Topix yang lebih luas melemah 0,69 persen,...

Saham Hong Kong dan Shanghai turun tajam pada penutupan (Review)
Wednesday, 23 January 2019 04:41 WIB

Saham-saham Hong Kong berubah negatif pada hari Selasa setelah rally baru-baru ini seiring aksi ambil untung, sementara pedagang juga ketakutan dengan laporan yang mengatakan Tiongkok dan AS sedang berjuang untuk membuat kemajuan pada bagian dari pembicaraan perdagangan mereka. Indeks Hang Seng mer...

Dow Catatkan Penurunan sekitar 300 poin Pada Penutupan Perdagangan
Wednesday, 23 January 2019 04:40 WIB

Saham AS ditutup melemah tajam pada hari Selasa, mengawali hari pasca liburnya dengan kerugian, setelah kekhawatiran atas ekonomi global mendapatkan momentum. S&P 500 turun 1,4% menjadi berakhir di sekitar 2.633. Dow Jones Industrial Average turun 299 poin, atau 1,2%, berakhir di dekat 24.408, ...

Dow jatuh 200 poin di tengah kekhawatiran melambatnya ekonomi global
Tuesday, 22 January 2019 23:26 WIB

Saham AS jatuh pada hari Selasa, yang merupakan hari perdagangan pertama di pekan ini, karena data yang lemah dari China serta perkiraan pertumbuhan global yang lebih rendah dari Dana Moneter Internasional memperbaharui kekhawatiran ekonomi global melambat. Dow Jones Industrial Average turun 200 po...

ANOTHER NEWS
Ekuitas Asia Turun, Terkait Kekhawatiran Atas Pertumbuhan dan Perang Perdagangan
Wednesday, 23 January 2019 08:43 WIB Saham Asia melemah pada hari Rabu di tengah meningkatnya tanda-tanda perlambatan pertumbuhan global dan kekhawatiran atas perang perdagangan antara Sino-AS yang belum terselesaikan. Indeks Nikkei Jepang turun sebanyak 0,7 persen sementara Indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.