Harga Emas Mungkin Jatuh Lebih Jauh Seiring Berlanjutnya Pemulihan Dolar AS
Monday, 12 November 2018 16:36 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Harga emas turun bahkan meski imbal hasil obligasi mengikuti pergerakan lebih rendah saham dan jalur kenaikan suku bunga acuan yang tersirat dalam berjangka Fed Funds mendatar pada hari Jumat. Dolar AS kembali menemukan daya tarik havennya terhadap latar belakang risk-off, dan kenaikannya menggerogoti daya tarik alternatif anti-fiat yang dilambangkan dalam logam kuning.

Ke depannya, emas mungkin terus menderita seiring pulihnya risk appetite. S & P 500 berjangka menunjuk ke level yang lebih tinggi secara meyakinkan menjelang bel pembukaan di Wall Street, mengisyaratkan bahwa pemulihan dalam imbal hasil siap untuk menekan aset alternatif non-suku bunga.

Untuk bagiannya, Greenback tampak menjadi semakin kuat dalam posisi havennya- menyusul argumen berbasis kebijakan untuk mendapatkan gain. Benarnya, USD bergerak lebih tinggi bersama futures saham AS dan imbal hasil Treasury di perdagangan Asia Pasifik hari ini. Pergerakan lebih dari itu merupakan kombinasi yang beracun untuk emas.

Harga emas terdorong sampai ke level support range di area 1211.05-1214.30, mengekspos garis tren naik di 1198.51. Dorongan lebih lanjut di bawah ini menargetkan zona 1180.86-1187.83. Alternatifnya, pergerakan kembali ke atas 1214.30 membuka area berikutnya di level 1260.80-1266.44. (sdm)

Sumber: DailyFX

RELATED NEWS

Celah Bearish Muncul Di Pasar Bullish Emas
Monday, 19 August 2019 15:16 WIB

Setelah tiga minggu berturut-turut mengalami penguatan, retakan mulai muncul di lapisan bullish emas, terutama di kalangan analis Wall Street, menurut hasil terbaru dari Survei Emas Mingguan Kitco News. Ini telah menjadi minggu yang bergejolak untuk logam mulia karena resesi terburuk dan level tere...

Wall Street, Main Street Tetap Bullish Pada Emas, Tapi Kehati-hatian Meningkat
Monday, 12 August 2019 12:41 WIB

Pasar tetap tegas terhadap bullish pada emas. Tapi, melihat berita utama, logam kuning mulai terlihat overbought, menurut beberapa analis. Pasar emas berada di jalur untuk kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari tiga tahun terakhir seiring harga diperdagangkan di dekat level tertinggi baru dala...

Survei Emas Menunjukkan Bullish Berada Dalam Kendali Penuh
Monday, 5 August 2019 13:19 WIB

Bearish emas memiliki kesempatan untuk mengendalikan pasar tetapi gagal, dan sekarang bullish berada dalam kendali penuh karena Wall Street dan Main Street berharap untuk melihat harga yang lebih tinggi dalam waktu dekat karena ketidakpastian mendominasi pasar keuangan. "Bearish mencoba menembus pa...

Wall St., Main St .: Emas Akan Bersinar Selama Pekan Pertemuan FOMC
Monday, 29 July 2019 14:29 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, dengan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) diperkirakan akan memangkas suku bunga AS, menurut survei emas mingguan Kitco News. Responden Wall Street mengutip sikap dovish The Fed, momentum grafik teknis dalam emas dan ke...

Wall St., Main St. Melihat Harga Emas Mempertahankan Momentum Kenaikan
Monday, 22 July 2019 13:24 WIB

Wall Street dan Main melihat emas akan menjaga kenaikannya baru-baru ini, menurut survei emas mingguan Kitco News. Emas telah mencapai level tertinggi baru dalam enam tahun di layar perdagangan setelah sikap dovish yang terbaru dari pejabat Federal Reserve pada Kamis pekan lalu. "Emas tidak hanya ...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong berakhir dengan keuntungan besar (Review)
Tuesday, 20 August 2019 03:55 WIB Saham Hong Kong melonjak lebih dari dua persen pada hari Senin pasca kenaikan dari Wall Street seiring investor menyambut baik komentar positif pada pembicaraan perdagangan oleh penasihat perdagangan Donald Trump. Indeks Hang Seng menguat 2,17...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.