Emas Kehilangan Sinarnya seiring Harga Turun ke 'Sweet Spot' $ 1200
Monday, 3 September 2018 20:38 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Emas kehilangan sinarnya untuk investor seiring harga telah jatuh ke posisi terendah 20-bulan menyusul depresiasi mata uang pasar berkembang.

Harga turun 3% dalam beberapa pekan terakhir - membuat harga bergerak ke level $ 1.200 per ounce.

Angka itu adalah ˜sweet spot™ bagi produsen emas seiring margin keuntungan terkikis oleh biaya produksi.

Industri menganggap penurunan ke bawah $ 1.200 per ons sebagai pemicu yang memperlambat produksi sehingga memukul keuntungan.

Harga jatuh seiring menguatnya dolar AS terhadap mata uang negara-negara berkembang yang lebih lemah.

Masalah di pasar berkembang

Masalahnya adalah penurunan yuan Cina dan lira Turki.

Kebijakan moneter di luar Amerika juga membuat masalah menjadi lebih buruk.

Bank-bank sentral di Eropa dan Jepang telah menunda kenaikan suku bunga untuk menciptakan perbedaan antara suku bunga global dan yang ditetapkan oleh Federal Reserve AS dan Bank of England.

"Kekuatan dolar telah menjadi salah satu penggerak terpenting kinerja emas tahun ini seiring retorika perdagangan dan sanksi yang menantang sejauh ini menguntungkan Amerika Serikat," kata badan perdagangan World Gold Council.

Produsen dan pedagang emas berharap harga akan rebound, meskipun tanda-tanda bahwa $ 1200 per ounce tampaknya akan menjadi titik yang mencuat untuk saat ini.

WGC mengutip pasar jual dan ketidakpastian ekonomi global sebagai penggerak yang dapat mendorong harga naik.

Kabar baiknya adalah emas masih mengambang di atas posisi terendah pasar, meskipun harga telah tenggelam, dan penurunannya adalah penurunan beruntun terburuk sejak 2013, setelah kehilangan 10% dari nilainya sejak April.

Reli terlihat masih jauh

Pemikirannya adalah dolar AS yang kuat dan pidato proteksionis dari Presiden AS Donald Trump meningkatkan ekonomi Amerika yang mana hal tersebut akan menyakiti emas.

Investor melihat dolar sebagai prospek yang lebih baik untuk mempertahankan nilai daripada logam mulia.

Tetapi bagi emas untuk rally, dolar harus melemah dan itu tidak terlihat seperti terjadi dalam waktu dekat.

Bahkan, yuan bisa turun lebih banyak dan menambah lebih banyak kekuatan terhadap dolar jika ancaman perang perdagangan terus berlanjut dan Trump mengenakan miliaran dolar tarif terhadap impor Cina.

Harga spot terbaru menempatkan emas tepat di atas ambang $ 1200 di level $ 1202 dengan pasar menahan nafas untuk perdagangan di minggu yang baru. (Sdm)

Sumber: iexpats

RELATED NEWS

Wall St., Main St. Melihat Harga Emas Menandai Lebih Tinggi
Monday, 8 April 2019 12:06 WIB

Blok suara terbesar di Wall Street dan Main Street menantikan harga emas untuk naik selama minggu ini, menurut survei emas mingguan Kitco News. Tiga belas profesional pasar mengambil bagian dalam survei Wall Street. Tujuh peserta, atau 54%, menggambarkan diri mereka sebagai bullish untuk minggu ini...

Q1 2019 Emas Telah Berjuang untuk Menguat 1,3%
Monday, 1 April 2019 15:14 WIB

œKesabaran telah menjadi mantra terbaru bagi investor emas karena logam kuning telah berjuang untuk menemukan momentumnya sementara kuartal pertama 2019 telah berakhir. Harga emas mencari untuk menutup minggu lalu di wilayah negatif, mengakhiri kemenangan beruntun tiga minggu. Meskipun reli ya...

Analis: Rapat Fed Tidak Akan Menjadi Pemicu Untuk Mendorong Harga Emas Lebih Tinggi
Monday, 18 March 2019 15:30 WIB

Sekali lagi pasar emas menambah kenaikan mingguan karena harga diperdagangkan di sekitar level psikologis kritis $ 1.300 per ons. Namun, menurut beberapa analis, pasar tidak memiliki katalis untuk mendorong harga ke level tertinggi 10 bulan pada bulan lalu. Meskipun turun dari posisi tertingginya, ...

Wall St. Bearish dan Main St. Bullish Terhadap Harga Emas
Monday, 4 March 2019 14:52 WIB

Wall Street dan Main Street sedikit terpecah kemana arah tujuan emas pada minggu ini, menurut survei emas mingguan Kitco News. Blok terbesar pemilih Wall Street menyerukan harga yang lebih rendah, sementara Main Street tetap bullish. Enam belas profesional pasar ikut serta dalam survei Wall Street...

Wall St., Main St. Melihat Bullish Emas Masih Kuat
Monday, 25 February 2019 16:52 WIB

Wall Street dan Main Street dengan tegas mengungkapkan bullish pada emas dalam waktu dekat karena logam mulia menunjukkan kenaikan kuat pada pekan lalu, mencapai puncaknya pada level tertinggi 10 bulan. Meskipun harga mengakhiri minggu kemarin pada level tertinggi, banyak analis telah mencatat bahw...

ANOTHER NEWS
Dolar stabil di dekat 2-minggu tertinggi di perdagangan Jumat Agung yang tenang
Friday, 19 April 2019 20:40 WIB Dolar AS bertahan dekat 2-minggu tertinggi pada hari Jumat, pada apa yang seharusnya menjadi sesi tenang untuk mata uang dengan sebagian besar AS dan pertukaran global ditutup untuk menaati Jumat Agung. Indeks Dolar ICE, mengukur kekuatan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.