BAML Masih Melihat Emas Tembus $ 1.400 pada Akhir Tahun Meski Dolar AS yang Lebih Kuat
Tuesday, 3 July 2018 04:10 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Bank terbesar kedua di Amerika melihat potensi kenaikan lebih lanjut dalam dolar AS, tetapi juga tidak mengubah perkiraan untuk emas atau perak.

Dalam laporannya hari Senin, analis Bank of America Merrill Lynch (BAML), menegaskan kembali perkiraan mereka untuk rata-rata harga emas di kuartal keempat di sekitar $ 1.400 per ounce. Pada saat yang sama, bank melihat harga rata-rata perak sebesar $ 17,50 dalam tiga bulan terakhir 2018.

Bank mengatakan dalam laporannya bahwa meningkatnya ketegangan geopolitik, meningkatnya perang perdagangan global dan meningkatnya tekanan inflasi akan tetap mendukung logam mulia.

"Kami mencatat bahwa siklus bisnis semakin matang dan ketidakpastian yang sedang berlangsung di sekitar perdagangan tidak membantu di persimpangan ini," kata analis dalam laporan mereka. "Pada saat yang sama, inflasi telah meningkat (shorting Treasuries adalah salah satu perdagangan yang paling ramai), kombinasi yang pada akhirnya dapat membawa pembeli emas kembali ke pasar."

Perkiraan bank datang seiring harga emas terdorong ke level terendah 12-bulan baru pada awal pekan perdagangan yang diperpendek. Perak jatuh ke level terendah dalam tujuh bulan terakhir. Emas berjangka Agustus menetap di level $ 1,241.70 per ons hari Senin, turun 1% pada hari itu; sementara, perak berjangka September menyelesaikan sesi di level $ 15.835 per ons, jatuh hampir 2% pada hari itu.

Para analis mengatakan bahwa dolar AS tetap merupakan risiko paling signifikan untuk pasar logam mulia. Indeks dolar AS diperdagangkan di dekat posisi tertinggi satu tahun, di 95,05 poin.

Ke depan, para analis mengatakan bahwa mereka melihat ruang lebih lanjut untuk dolar AS bangkit melawan euro, yang memiliki pembobotan terbesar dalam indeks dolar. BAML melihat suku bunga AS yang lebih tinggi mendorong dolar AS lebih tinggi sepanjang sisa tahun ini.

"DXY tetap sekitar 8-9% relatif murah dari nilai wajar jangka menengah," kata para analis. œStimulus fiskal mendorong pertumbuhan AS lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia, di mana pertumbuhannya tergagap. Pasar masih memperkirakan jalur laju proyeksi Fed hingga 2020 sesuai dengan perkiraan, yang memberikan potensi bagi USD untuk memperkuat faktor-faktor spesifik AS. 

Sementara masalah perdagangan global tetap menjadi ancaman, para analis mengatakan bahwa perekonomian AS dalam kondisi yang baik untuk mengatasi badai. (sdm)

Sumber: Kitco

RELATED NEWS

Emas Diperkirakan Akan Mendapat Beberapa Kilauan Setelah FOMC
Monday, 24 September 2018 11:35 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News. Rapat Komite Pasar Terbuka Federal AS diperkirakan akan menaikkan sebesar suku bunga 25 basis poin minggu ini. Tapi itu tidak menghalangi analis, yang melihat kenaikan suku bu...

Semua Tanda Menunjuk Ke Atas Untuk Emas - Expert
Tuesday, 18 September 2018 04:47 WIB

Emas telah diperdagangkan dalam kisaran terkompresi sepanjang minggu tetapi logam kuning memiliki peluang lebih tinggi untuk menembus ke atas daripada bergerak ke bawah, kata Todd "Bubba" Horwitz dari bubbatrading.com. œKompresi ini menyiksa baik bulls maupun bears. Pada akhirnya ini akan merusak...

Perjuangan Emas Berlanjut
Thursday, 13 September 2018 04:15 WIB

Tidak ada animo untuk logam saat mereka bergejolak dalam konsolidasi di pola yang stagnan. Satu hari lagi di luar kalender, hari lainnya di mana logam-logam tidak melakukan apa-apa. Ini adalah pola yang menina-bobokan semua orang untuk tidur dan akhirnya logam akan bergerak keluar - baik naik atau t...

Emas Kehilangan Sinarnya seiring Harga Turun ke 'Sweet Spot' $ 1200
Monday, 3 September 2018 20:38 WIB

Emas kehilangan sinarnya untuk investor seiring harga telah jatuh ke posisi terendah 20-bulan menyusul depresiasi mata uang pasar berkembang. Harga turun 3% dalam beberapa pekan terakhir - membuat harga bergerak ke level $ 1.200 per ounce. Angka itu adalah ˜sweet spot™ bagi produsen emas seiri...

Wall St. Masih Optimis Pada Emas; Main St. Berbalik Ke Bullish
Monday, 27 August 2018 21:18 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas yang lebih tinggi minggu ini, survei mingguan emas Kitco News menunjukkan. Ini mencatatkan pembalikan tajam untuk Main Street, setelah 74% dari responden ini minggu lalu melihat emas jatuh pada minggu lalu. Ini merupakan bearishness Main Stree...

ANOTHER NEWS
Saham Asia Turun, Pedagang Menunggu Komentar Fed
Wednesday, 26 September 2018 10:23 WIB Saham Asia melemah seiring ekuitas Jepang menghentikan reli tujuh hariya dan investor menunggu keputusan dari pertemuan Federal Reserve AS. Indeks MSCI AC Asia Pacific turun 0,1 persen pada pukul 10:42 pagi di Hong Kong, dipimpin oleh saham...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.