Peter Hug: Emas Berada dalam Mode Defensif
Tuesday, 24 April 2018 05:44 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Pada liburan minggu lalu, saya kehilangan nuansa beberapa hari perdagangan terakhir. Kami menyebutkan bahwa gambaran teknis tampak positif dengan peringatan bahwa level $ 1.355 pada basis penutupan diperlukan untuk menciptakan momentum kenaikan lebih lanjut. Melihat grafik minggu lalu, pedagang tidak dapat mendorong emas melalui level ini.

Pelemahan dalam semalam dihasilkan dari dua faktor. Yang pertama adalah pernyataan Korea Utara bahwa pihaknya siap untuk menangguhkan program nuklirnya. Ini mungkin terbukti sebagai cara untuk membawa AS ke meja perundingan. Ini benar-benar menempatkan tanggung jawab di AS untuk menindaklanjuti pertemuan tersebut. Langkah tersebut sekarang akan menciptakan persepsi bahwa AS, bukan Korea Utara, yang merupakan penghalang bagi perdamaian di negara semenanjung tersebut.

Yang kedua adalah obligasi 10 tahun AS, yang mendekati yield 3%. Peningkatan yield telah mendorong alokasi ke dolar AS dan menekan ruang gerak komoditas. Perak, yang telah bereaksi positif dalam menanggapi harga minyak yang lebih kuat, juga telah turun dari level tertinggi baru-baru ini, karena harga minyak melemah menyusul lanskap geopolitik yang lebih tenang.

Secara teknis, emas harus menahan level support di $ 1322 dan membutuhkan penembusan ke atas area $ 1,337 untuk memicu minat baru. (sdm)

Sumber: Kitco.com

RELATED NEWS

Celah Bearish Muncul Di Pasar Bullish Emas
Monday, 19 August 2019 15:16 WIB

Setelah tiga minggu berturut-turut mengalami penguatan, retakan mulai muncul di lapisan bullish emas, terutama di kalangan analis Wall Street, menurut hasil terbaru dari Survei Emas Mingguan Kitco News. Ini telah menjadi minggu yang bergejolak untuk logam mulia karena resesi terburuk dan level tere...

Wall Street, Main Street Tetap Bullish Pada Emas, Tapi Kehati-hatian Meningkat
Monday, 12 August 2019 12:41 WIB

Pasar tetap tegas terhadap bullish pada emas. Tapi, melihat berita utama, logam kuning mulai terlihat overbought, menurut beberapa analis. Pasar emas berada di jalur untuk kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari tiga tahun terakhir seiring harga diperdagangkan di dekat level tertinggi baru dala...

Survei Emas Menunjukkan Bullish Berada Dalam Kendali Penuh
Monday, 5 August 2019 13:19 WIB

Bearish emas memiliki kesempatan untuk mengendalikan pasar tetapi gagal, dan sekarang bullish berada dalam kendali penuh karena Wall Street dan Main Street berharap untuk melihat harga yang lebih tinggi dalam waktu dekat karena ketidakpastian mendominasi pasar keuangan. "Bearish mencoba menembus pa...

Wall St., Main St .: Emas Akan Bersinar Selama Pekan Pertemuan FOMC
Monday, 29 July 2019 14:29 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, dengan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) diperkirakan akan memangkas suku bunga AS, menurut survei emas mingguan Kitco News. Responden Wall Street mengutip sikap dovish The Fed, momentum grafik teknis dalam emas dan ke...

Wall St., Main St. Melihat Harga Emas Mempertahankan Momentum Kenaikan
Monday, 22 July 2019 13:24 WIB

Wall Street dan Main melihat emas akan menjaga kenaikannya baru-baru ini, menurut survei emas mingguan Kitco News. Emas telah mencapai level tertinggi baru dalam enam tahun di layar perdagangan setelah sikap dovish yang terbaru dari pejabat Federal Reserve pada Kamis pekan lalu. "Emas tidak hanya ...

ANOTHER NEWS
Saham Boeing Mendorong Dow, Sementara Investor Menunggu Pidato Powell
Friday, 23 August 2019 04:03 WIB Investor berspekulasi besar pada Boeing untuk saat ini, dan Dow Jones Industrial Average menerima keuntungan dari hal tersebut pada hari Kamis. Dow mengakhiri hari dengan kenaikan 0,2%, atau sekitar 50 poin. Tetapi saham Boeing naik lebih dari...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.