Emas dan Kenaikan Suku Bunga Fed
Tuesday, 27 March 2018 04:44 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Emas terus diperdagangkan pada pola penguatan sejak the Fed mulai menaikkan suku bunga. Hal itu terdiri dari pola pelemahan jelang pertemuan Fed yang diantisipasi, sedikit lebih rendah pada saat pengumuman dan kemudian menjalani reli yang kuat.

Kami menyebutkan bahwa emas akan berpotensi melihat level $ 1,307 menjelang pengumuman, dengan saran untuk masuk, ketika berita itu diumumkan. Pemantulan awal ke level $ 1,327 merupakan hal yang wajar tetapi kemudian harga emas tertiup lebih tinggi seiring kekhawatiran perkembangan lainnya.

Tekanan Cina pada usulan tarif AS mengkhawatirkan pasar dan melukai dolar seiring kekhawatiran pedagang tentang dukungan yang terus menerus China terhadap pasar treasury AS menjadi fokus. Kekhawatiran perdagangan dengan China telah berdampak tidak hanya terhadap dolar tetapi juga pasar ekuitas, yang menguji posisi terendah Februari mereka.

Pergantian oleh Presiden Trump untuk posisi Penasihat Keamanan Nasional dari H. R. McMaster menjadi John Bolton, mengkhawatirkan pasar terkait dengan Korea Utara, di mana Bolton dianggap sebagai pribadi yang lebih agresif. Ada gejolak yang cukup untuk memaksa tekanan pendek pada logam.

Pasar berada di jarak yang dekat untuk sebuah breakout (penembusan), tetapi gambaran teknis membutuhkan sedikit lebih banyak pekerjaan. Kami melihat berlanjutnya resistensi di level $ 1,357 dan pasar membutuhkan penjualan dolar jangka pendek lebih lanjut untuk menembus garis ini. Level support awal berada di level $ 1,342. (Sdm)

Sumber: Kitco

RELATED NEWS

Semua Tanda Menunjuk Ke Atas Untuk Emas - Expert
Tuesday, 18 September 2018 04:47 WIB

Emas telah diperdagangkan dalam kisaran terkompresi sepanjang minggu tetapi logam kuning memiliki peluang lebih tinggi untuk menembus ke atas daripada bergerak ke bawah, kata Todd "Bubba" Horwitz dari bubbatrading.com. œKompresi ini menyiksa baik bulls maupun bears. Pada akhirnya ini akan merusak...

Perjuangan Emas Berlanjut
Thursday, 13 September 2018 04:15 WIB

Tidak ada animo untuk logam saat mereka bergejolak dalam konsolidasi di pola yang stagnan. Satu hari lagi di luar kalender, hari lainnya di mana logam-logam tidak melakukan apa-apa. Ini adalah pola yang menina-bobokan semua orang untuk tidur dan akhirnya logam akan bergerak keluar - baik naik atau t...

Emas Kehilangan Sinarnya seiring Harga Turun ke 'Sweet Spot' $ 1200
Monday, 3 September 2018 20:38 WIB

Emas kehilangan sinarnya untuk investor seiring harga telah jatuh ke posisi terendah 20-bulan menyusul depresiasi mata uang pasar berkembang. Harga turun 3% dalam beberapa pekan terakhir - membuat harga bergerak ke level $ 1.200 per ounce. Angka itu adalah ˜sweet spot™ bagi produsen emas seiri...

Wall St. Masih Optimis Pada Emas; Main St. Berbalik Ke Bullish
Monday, 27 August 2018 21:18 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas yang lebih tinggi minggu ini, survei mingguan emas Kitco News menunjukkan. Ini mencatatkan pembalikan tajam untuk Main Street, setelah 74% dari responden ini minggu lalu melihat emas jatuh pada minggu lalu. Ini merupakan bearishness Main Stree...

Main St. Bearish Pada Emas; Wall St. Bullish
Monday, 20 August 2018 11:28 WIB

Main Street mungkin lebih bearish dari sebelumnya pada arah harga emas di minggu ini, sementara Wall Street cenderung bullish, survei mingguan untuk emas Kitco News menunjukkan. Selama bertahun-tahun, Main Street sebagian besar cenderung bullish pada logam. Namun, investor ritel telah menyebut emas...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong Mengakhiri Pekan ini Dengan Catatan Penguatan (Review)
Saturday, 22 September 2018 04:50 WIB Saham-saham Hong Kong membukukan kenaikan untuk hari keempat pada Jumat ini untuk mengakhiri pekan dengan kenaikan menyusul rekor penutupan di Wall Street, dengan investor yang berkonsentrasi pada ekonomi AS yang solid daripada perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.