Investor Jangan Takut pada Yield Obligasi di tingkat 3%
Tuesday, 13 February 2018 05:10 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Pasar emas tidak perlu takut pada kenaikan yield obligasi, seiring ekspektasi inflasi membuat suku bunga riil tetap turun, menurut satu perusahaan investasi.

Dalam sebuah laporan, Senin, Maxwell Gold, direktur strategi investasi di ETF Securities mengatakan bahwa harga emas masih memiliki ruang untuk bergerak lebih tinggi bahkan meskipun yield pada catatan 10 tahun naik menjadi 3%. Komentar tersebut muncul menyusul meningkatnya yield obligasi 10 tahun ke posisi 2,86%, tingkat tertinggi dalam 4 tahun.

Meskipun yield meningkat, pasar emas memulai minggu ini dengan catatan positif, seiring harga memantul lebih jauh dari level terendah lima minggu terakhir. Emas berjangka April terakhir diperdagangkan di level $ 1,327 per ounce, naik 0,86% pada hari Senin.

Secara tradisional, yield obligasi yang lebih tinggi negatif untuk emas karena mereka menaikkan biaya kesempatan logam kuning tersebut.

"Penggerak sejati untuk emas adalah suku bunga riil, oleh karena itu meski yield AS saat ini mendekati tingkat 3%, investor emas tidak boleh panik," kata Gold. "Tekanan inflasi dan ekspektasi inflasi terus meningkat secara sepadan sehingga suku bunga riil tetap rendah dan jangkauannya terbatas."

Tidak hanya investor yang beralih ke emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi, namun Gold mengatakan bahwa daya tarik safe haven yellow metal juga tidak boleh diabaikan.

"Selain itu, kenaikan yield akan memicu volatilitas lebih lanjut di pasar ekuitas, emas dapat diuntungkan karena investor berduyun-duyun ke aset defensif dan aset lindung nilai risiko seperti logam kuning mengingat hubungan negatif historisnya dengan penarikan di pasar ekuitas yang terus-menerus," katanya.

Seiring dengan suku bunga riil yang rendah, ETF Securities mencatatkan bahwa dolar AS yang lebih lemah telah membantu mendorong harga emas di bulan pertama tahun ini. Perusahaan mencatat bahwa harga emas naik 3,32% pada Januari sementara dolar AS turun 3,25% bulan lalu.

Namun, kebangkitan dolar AS telah membuat kenaikan emas baru-baru ini terbatasi seiring level support yang diuji berada di atas tingkat psikologis kritis di level $ 1.300 per ounce. (Sdm)

Sumber: Kitco News      

RELATED NEWS

BNP Paribas: Emas Akan Pertahankan Gain sampai Paruh Pertama 2018
Monday, 5 February 2018 14:58 WIB

Emas akan mempertahankan kenaikan Januari-nya sampai paruh pertama 2018, menurut BNP Paribas, namun akan menghadapi tekanan ke bawah pada paruh kedua tahun ini seiring Federal Reserve mulai melanjutkan normalisasi kebijakan moneter mereka. "Meningkatnya ekspektasi inflasi dan dolar yang lemah, sela...

Pasar Emas Mungkin Jalani Awal yang Tenang MInggu ini Jelang FOMC Dan Data Pekerjaan
Monday, 29 January 2018 11:47 WIB

Meskipun harga emas berada menjauh level tertinggi 1,5 tahun yang terlihat di tengah pekan lalu, pasar masih berpegang pada kenaikan tersebut dan banyak analis mengatakan bahwa mereka masih melihat potensi kenaikan harga, meskipun ada periode konsolidasi yang sederhana. Pasar emas mengakhiri pekan ...

Emas Gagal Melompat; Biarkan Momen Penjualan Dimulai
Tuesday, 23 January 2018 05:40 WIB

Sebagai bull jangka panjang emas dan perak, selalu sulit untuk menulis secara negatif tentang logam tersebut, tapi sebagai teknisi pasar, saya juga harus membaca grafik dan mengikuti jejak kaki yang mereka tinggalkan. Logam-logam tersebut telah merasakan gerakan besar ke level yang lebih tinggi dan ...

Emas Bisa Menguji ''Target Tertinggi para Bulls'' Pekan Ini - MKS
Tuesday, 16 January 2018 05:25 WIB

Seiring harga emas terus membuat jalan ke level yang lebih tinggi minggu ini, logam kuning ini bisa menguji "target tertinggi para bulls," yang saat ini ditetapkan di level $ 1,357 “ level tinggi bulan September, kata trader di MKS PAMP Sam Laughlin. "Kami cenderung melihat tekanan singkat lebih ...

Emas Bersiap Membuat Pergerakan Besar
Monday, 8 January 2018 21:49 WIB

Emas telah menjalani reli besar hampir $ 90 selama 19 hari perdagangan terakhir. Apa yang tampak seperti breakdown (penembusan ke level tertentu “pen) berubah menjadi kesempatan membeli yang hebat. Pada hari Kamis, emas tampak seperti mendapatkan gebrakan terakhir ke sisi atas pada volume yang tin...

ANOTHER NEWS
Saham AS Dibuka Flat Di Tengah Kehati-hatian Investor
Friday, 16 February 2018 22:36 WIB Saham Wall Street Flat pada awal perdagangan Jumat ini, memangkas kenaikan lima hari beruntunnya ditengah-tengah kehati-hatian investor paska volatilitas ekuitas bulan ini. Sekitar 15 menit perdagangan dibuka, Dow Jones Industrial Average naik 0,1...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.