Emas Bisa Menguji ''Target Tertinggi para Bulls'' Pekan Ini - MKS
Tuesday, 16 January 2018 05:25 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Seiring harga emas terus membuat jalan ke level yang lebih tinggi minggu ini, logam kuning ini bisa menguji "target tertinggi para bulls," yang saat ini ditetapkan di level $ 1,357 “ level tinggi bulan September, kata trader di MKS PAMP Sam Laughlin.

"Kami cenderung melihat tekanan singkat lebih lanjut dalam jangka pendek seiring logam ini menuju level $ 1.350 dan ke atas level tertinggi di bulan September 2017 di sekitar level $ 1.357," tulis Laughlin.

Pergerakan harga emas terus didorong oleh dolar AS, khususnya USD / China "karena baik yuan di dalam negeri maupun yuan di luar negeri terus menguat terhadap greenback," ia menunjukkan.

Perdagangan kemungkinan akan tetap sepi di hari Senin seiring hari ini merupakan hari libur Dr. Martin Luther King Jr. di AS., Laughlin menambahkan.

Tren Januari: Lemahnya Dolar AS Angkat Harga Emas - BMO

Harga emas menyentuh level tertinggi sejak awal September selama sesi perdagangan Eropa pada hari Senin, dengan emas bergerak lebih tinggi, terangkat oleh dolar AS yang jatuh, menurut analis BMO Capital Markets Colin Hamilton.

"Ini melanjutkan tren bulan Januari yang menjadi bulan yang kuat untuk logam mulia, dan menunjukkan bahwa permintaan investasi utama tetap kuat," kata Hamilton.

Pemicu kunci yang diawasi minggu ini adalah risiko penutupan pemerintahan AS yang potensial jika "kesepakatan anggaran tidak disepakati pada hari Jumat," tambah Hamilton.

Spot emas terakhir berada di level $ 1,341.50, naik 0,30% pada hari Senin setelah menyentuh level tertinggi sejak 8 September di level $ 1,344.44. (Sdm)

Sumber: Kitco News

 

RELATED NEWS

Bloomberg Intelligence: Penurunan Emas Mungkin Telah Mendekati Akhir
Tuesday, 14 August 2018 04:44 WIB

Musim panas ini merupakan musim yang mengerikan bagi emas. Dan hanya ketika hal-hal tidak bisa menjadi lebih buruk lagi untuk logam kuning, harga turun ke bawah $ 1.200 per ounce di awal perdagangan Senin pagi - hampir di level 1,5 tahun terendah. Lalu apakah ini menandai akhir dari pijakan ke baw...

Emas Telusuri Kembali Lonjakan Jumat - Peter Hug dari Kitco
Monday, 6 August 2018 23:48 WIB

Emas terus di bawah tekanan semalam setelah lonjakan ringan minggu lalu. Emas sempat melonjak $ 15 pada hari Jumat tetapi tidak bisa mempertahankan momentum pada saat penutupan. Semalam, dolar terus menguat, yang membawa penjualan baru ke dalam ruang komoditas. Grafik teknis terlihat mengerikan unt...

Commerzbank: Pasar Emas Berfokus Pada Bank Sentral dan Data Pekerjaan
Monday, 30 July 2018 21:02 WIB

Semua mata di pasar emas akan tertuju pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal dan bank sentral lainnya minggu ini, serta laporan pekerjaan AS bulanan pada hari Jumat, kata Commerzbank. Kenaikan suku bunga Fed atau komentar hawkish, serta data pekerjaan yang kuat, cenderung melemahkan emas, dan ...

Wall St. dan Main St. Bearish Pada Harga Emas
Monday, 23 July 2018 21:15 WIB

Main Street bergabung dengan Wall Street dalam menyerukan harga emas bergerak lebih rendah untuk jangka pendek, menurut survei mingguan Kitco News. Ini baru ketiga kalinya sepanjang tahun bahwa pemilih dari kedua survei itu bearish, termasuk yang kedua kalinya dalam waktu kurang dari sebulan. Dela...

Wall St. Lihat Penurunan Lebih Harga Emas; Main St. Condong Bullish
Monday, 16 July 2018 11:34 WIB

Wall Street melihat penurunan harga emas baru-baru ini akan berlanjut, sementara blok terbesar pemilih Main Street cenderung melihat pergerakan bullish, menurut survei mingguan Kitco News. Sembilan belas profesional pasar ambil bagian dalam survei ini. Ada 12 suara, atau 63%, menyerukan harga emas ...

ANOTHER NEWS
Dolar Melemah, Menuju Penurunan Mingguan Pertama dalam Satu Bulan
Friday, 17 August 2018 21:26 WIB Dolar AS tampak lesu pada hari Jumat, meluncur melawan serangkaian saingan utamanya tetapi rally terhadap beberapa pasar yang muncul di tengah kekhawatiran atas sanksi lebih lanjut terhadap Turki. Indeks Dolar AS yang mengukur greenback terhadap...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.