Saxo Bank: Inilah Peluang Terbaik Emas untuk Tembus $ 1.300
Friday, 24 November 2017 02:42 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Pedagang emas harus bersabar seiring pasar tetap terjebak dalam kisaran perdagangan yang sempit, menurut seorang analis komoditas yang melihat potensi pertumbuhan harga lebih tinggi menjelang akhir tahun.

Ole Hansen, pimpinan strategi komoditas di Saxo Bank, mengatakan bahwa kurva yield yang lebih datar - seiring spread antara yield obligasi 2 tahun dan 10 tahun telah menyempit ke titik terendah dalam 10 tahun “ bersama dengan dolar AS yang berjuang melawan Yen Jepang merupakan dua tanda positif bagi pasar emas.

"Saya mencermati yen dan short covering bisa mendorong yen menguat terhadap dolar AS; Emas akan diuntungkan dari hal itu, "katanya dalam sebuah wawancara telepon dengan Kitco News. "Kurva yield yang lebih datar, menurut saya, akan mengurangi risk appetite untuk dolar AS dan itu merupakan kesempatan terbaik untuk emas dalam jangka pendek. "

Dalam sebuah laporan Rabu, Hansen menambahkan bahwa berlanjutnya pembelian obligasi jangka panjang dan penjualan obligasi jangka pendek menunjukkan bahwa pasar lebih khawatir tentang resesi daripada inflasi, yang mana hal itu meningkatkan daya tarik safe haven emas.

Hansen mengakui bahwa pergerakan harga baru-baru ini membuat investor frustrasi seiring emas tidak mampu menembus ke atas level $ 1.300 per ounce. Namun, ia menambahkan bahwa di lingkungan pasar ekuitas yang positif dan kenaikan pada yield obligasi, ketahanan emas akan faktor tersebut tidak bisa dipungkiri.

"Saya pikir kita melihat investor perlahan melakukan diversifikasi ke emas dan investor menjaga emas dalam posisi baik dalam waktu dekat," katanya. "Emas untuk saat ini terlihat berada di antara indikator makro yang kurang menguntungkan di satu sisi dan di sisi lain di mana risiko politik meningkat. Dalam keadaan ini, sejauh ini emas berhasil mendapat dukungan dan kami mempertahankan pandangan bahwa risiko / reward tetap condong ke harga yang lebih tinggi. "

Juga yang mendukung emas adalah fakta bahwa Federal Reserve tidak terburu-buru untuk secara agresif menaikkan suku bunga. Hansen mencatatkan bahwa Ketua Fed Janet Yellen pada Selasa malam mempertahankan jalur kenaikan tingkat suku bunga secara bertahap.

Mengenai aksi harga baru-baru ini yang melihat kegagalan pasar sekali lagi menembus ke atas level $ 1.300, Hansen mengatakan bahwa mungkin trader jangka pendek bermain di pasar. Dia mencatat bahwa komitmen terakhir dari para pedagang menunjukkan bahwa hedge fund terus membeli emas, yang mana meningkatkan net length pasar.

Dari sisi teknikal, Hansen mengatakan bahwa tingkat support pertama untuk dicermati yakni di $ 1.275 per ounce namun garis besarnya berada di sekitar titik terendah bulan Oktober di level $ 1.260. Pada sisi positifnya, dia mengatakan bahwa harga emas butuh untuk bergerak ke atas harga tertinggi di atas $ 1.305 untuk menarik momentum pembelian baru.

"Sampai kita mendapakan breakout lagi, pedagang harus tetap bersabar. Saya berharap emas yang menembus level $ 1.300 akan menciptakan beberapa momentum pembelian yang akan membawa kita ke target akhir tahun, yang saya pertahankan di level $ 1.325 per ounce, "katanya. (Sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS

TD Securities: Jika Fed Sinyalkan Inflasi yang Lemah, Emas Bisa Bergerak Kembali ke $ 1.300
Tuesday, 12 December 2017 18:10 WIB

Setelah sesi perdagangan yang mengecewakan, satu bank melihat emas bisa mengakhiri pekan ini dengan catatan positif, dengan harga mungkin bergerak naik ke level $ 1.300 per ounce jika Federal Reserve pada hari Rabu nanti mengisyaratkan inflasi yang lemah. "Jika inflasi mengecewakan atau Fed mengkom...

Emas Keluar dari 'Kutukan Desember' Namun Perak Tidak Demikian - Analis
Tuesday, 5 December 2017 19:58 WIB

Emas tidak mungkin mengakhiri tahun ini di level terendah tahunan, meski tidak akan mampu melepaskan diri dari kutukan Desember seluruhnya, menurut seorang analis komoditas. Sejak 2013, emas telah mengukir pola akhir tahun yang cukup dikenal dengan harga jatuh ke atau mendekati posisi terendah tahu...

Analis: Harga emas sentuh $ 1.300? Tergantung pada Senat AS
Tuesday, 28 November 2017 14:59 WIB

Semua mata tertuju pada Capitol Hill minggu ini untuk pemungutan suara reformasi pajak di Senat AS. Menurut salah satu analis, lanskap politik bisa menentukan apakah emas akan melaju ke atas level $ 1.300 per ounce. Dalam sebuah catatan penelitian Senin, Jonathan Butler, analis logam mulia di Mitsu...

Harga Emas Masih Bisa Mengejutkan Dengan 'Akhir yang Kuat' di 2017
Friday, 17 November 2017 03:30 WIB

Para bears emas berwaspada, harga bisa mengakhiri tahun dengan "akhir yang kuat" tahun ini, kata seorang analis. "Saya tetap konstruktif di GLD dalam waktu dekat, mengharapkan akhir yang kuat untuk tahun ini," Boris Mikanikrezai, analis logam mulia di FastMarkets, menulis dalam sebuah wawancara den...

Apa yang Emas Lakukan di saat Trump Bercuit di Twitter?
Thursday, 9 November 2017 22:04 WIB

Ketika Presiden Donald Trump bercuit di Twitter, pasar mendengarkan. Kami melihat ini di saat dia berkicau di Twitter untuk menyerang Nordstrom yang menghilangkan spot untuk lini busana putrinya. Saham department store tersebut turun sebanyak 1% dalam satu menit setelah tweet tersebut diposting. N...

ANOTHER NEWS
Minyak Memperpanjang Kenaikan Menuju $58 Saat Pengebor AS Memangkas Jumlah Rig
Monday, 18 December 2017 13:49 WIB Minyak memperpanjang kenaikan ke level $58 per barel karena pengebor asal AS menargetkan mengurangi jumlah rig minyak mentah untuk pertama kalinya dalam empat minggu. Minyak berjangka menambahkan 0,5 persen di New York setelah naik 0,5 persen pada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.