Pierre Lasonde: Bull Market Emas 'Sesungguhnya' akan Datang
Tuesday, 24 October 2017 10:58 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Harga emas hanya akan bergerak ke atas, naik setinggi level $ 1.400 tahun depan, namun Bull Market "sebenarnya" tidak akan berjalan sampai terjadi kenaikan inflasi yang nyata, kata tokoh pertambangan Pierre Lassonde.

"Untuk emas bisa masuk ke bull market yang ˜nyata™ selanjutnya kita butuh tanda-tanda dari inflasi. Sejauh ini kita belum melihat hal tersebut, "kata pimpinan Franco-Nevada kepada surat kabar Jerman Finanz and Wirtschaft.

"Federal Reserve dan bank sentral lainnya telah menumpuk cadangan yang sangat besar. Tapi tidak ada inflasi karena uang itu tetap berada di dalam bank dan mereka tidak meminjamkannya. Karena itu, Anda tidak bisa mendapatkan efek multiplier dari hal tersebut. "

Namun, inflasi bisa segera berakselerasi, dengan rekonstruksi keduanya menyusul kerusakan yang diakibatkan oleh badai Irma dan Harvey di AS serta pemulihan di Eropa yang memindahkan jarum ke arah yang benar, katanya.

Tahun ini, Lassonde melihat harga tetap berada di antara kisaran $ 1.250-1.350 dan kemudian naik hingga level $ 1.400 per ounce tahun depan.

Satu-satunya arah untuk emas kemungkinan akan menunjukkan arah ke atas, kata Lassonde dalam wawancara, memperingatkan bahwa produksi yang terus menurun, memberikan dorongan ke atas pada logam kuning ini.

"Jika Anda melihat dalam 15 tahun terakhir, kita hanya menemukan deposit sebesar 15 juta ons. Jadi, di mana simpanan besar yang kita temukan di masa lalu? Bagaimana mereka akan diganti? Kita tidak tahu. Kita tidak memiliki badan bijih (ore bodies) tersebut dalam penglihatan kita, "katanya.

Salah satu alasannya yakni karena tidak adanya cukup banyak uang untuk eksplorasi, Lassonde mengatakan.

"Masalahnya dengan industri ini adalah Anda harus memiliki kesabaran yang luar biasa dan Anda harus punya uang. Dan sekarang, sulit mendapatkan uang. Risiko selera investor sudah bertahun-tahun lamanya berlalu, "katanya. (sdm)

Sumber: Kitco News

RELATED NEWS

Wall St. dan Main St. Lihat Harga Emas Lebih Tinggi
Monday, 18 June 2018 17:03 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, berdasarkan survei mingguan Kitco News. Logam ini berada dalam rentang perdagangan terbatas untuk sebagian besar pekan lalu sebelum jatuh dengan komoditas lain pada hari Jumat di tengah penguatan dolar AS seiring kembali...

Wall St. dan Main St. Lihat Harga Emas Naik Selama Pekan FOMC
Monday, 11 June 2018 11:11 WIB

Wall Street dan Main Street sama-sama melihat harga emas untuk naik minggu ini meskipun Komite Pasar Terbuka Federal secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga AS lagi, berdasarkan survei mingguan Kitco News. Namun kemudian, beberapa pengamat menunjukkan: pedagang telah memperhitungkan ting...

INTL FCStone: Emas Akan Bergerak Lebih Baik Di Bulan Juni seiring Reli Dolar AS Tertahan
Tuesday, 5 June 2018 05:12 WIB

Emas akan memiliki bulan yang lebih baik pada bulan Juni menyusul penurunan ke bawah level psikologis kunci $ 1.300 per ounce pada bulan Mei, kata IntL FCStone, menambahkan bahwa rally dolar AS akan kehabisan tenaga. Harga logam kuning kemungkinan akan diperdagangkan di antara $ 1.280- $ 1.335 per ...

Kenaikan Harga Diharapkan untuk Berlanjut
Tuesday, 29 May 2018 05:14 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat emas untuk melanjutkan pemulihan harga minggu ini, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News. Emas naik kembali level $ 1.300-an-ons selama bagian akhir pekan kemarin setelah menyentuh harga terlemahnya pada 2018 pada Senin lalu. Katalis di balik comeb...

Ketiga Penggerak Ini Akan Dukung Emas Dalam Jangka Pendek - ING
Tuesday, 22 May 2018 05:01 WIB

Bahkan meski emas terus diperdagangkan di bawah level $ 1.300, "kasus mendasar untuk memegang" logam kuning tetap utuh, kata bank Belanda ING, mencatatkan tiga penggerak utama yang akan memberikan dukungan untuk harga. "Kami melihat permintaan fisik, geopolitik, dan inflasi untuk memberikan dukunga...

ANOTHER NEWS
Isu perang dagang buat saham HK bukukan penurunan mingguan terbesar dalam 3 bulan (Review)
Saturday, 23 June 2018 04:10 WIB Indeks saham acuan Hong Kong berakhir sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, tetapi mencatat penurunan mingguan terbesar dalam tiga bulan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Beijing dan Washington. Indeks Hang Seng naik 0,2 persen...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.