Metals Focus: Tahun 2018 akan Bersahabat untuk Emas
Tuesday, 17 October 2017 05:34 WIB | GOLD CORNER |Gold OutlookGold Corner

Metals Focus melihat latar belakang yang menguntungkan untuk harga emas tahun depan. Setelah melemah banyak di bulan September, logam tersebut bergerak ke level yang lebih tinggi sepanjang Oktober, sebagian besar dibantu oleh melemahnya dolar AS seiring pedagang menganggap kurang hawkishness-nya The Fed daripada sebelumnya, konsultan tersebut menjelaskan.

"Dengan pasar masih mengantisipasi bahwa Fed akan mengumumkan kenaikan suku bunga lain pada Desember ini, harga kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan dalam waktu dekat," kata Metals Focus. "Konsultan ini mengatakan, dikarenakan hal ini sudah diperhitungkan sejak pertengahan September, skala sell-off lebih lanjut akan terbatas. Lebih jauh ke depan, inflasi AS nampaknya hanya akan meningkat sederhana.

Sebagai hasilnya, kecepatan kenaikan suku bunga Fed akan terus melambat dan mungkin tidak akan lebih cepat dari yang pasar perhitungkan saat ini. Hal ini pada gilirannya akan terus menghidupkan lingkungan bunga riil jangka pendek yang negative atau rendah seperti saat ini di AS "Sementara itu, konsultan ini ragu reli di pasar saham AS akan terus berlangsung. Selain itu, latar belakang makroekonomi dan geopolitik kemungkinan akan tetap menguntungkan bagi investasi emas, Metals Focus mengatakan, dengan alasan ketidakpastian mengenai kebijakan perdagangan dan luar negeri pemerintah AS, ketegangan yang sedang berlangsung antara AS dan Korea Utara, populisme di Eropa, konflik Timur Tengah dan tantangan ekonomi China.

"Semua ini akan mendukung minat investor terhadap emas, terutama di kalangan investor institusional," kata Metals Focus. "Ini merupakan asumsi utama di balik prospek positif kami untuk harga emas pada tahun 2018. Dengan penambahan long positions investor yang menjadi relatif rendah secara YTD [year to date], ini menunjukkan bahwa kemungkinan ˜aliran segar™ ke emas tahun depan relatif kuat." (sdm)

Sumber: KitcoNews

RELATED NEWS

Emas Diperkirakan Akan Mendapat Beberapa Kilauan Setelah FOMC
Monday, 24 September 2018 11:35 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas untuk naik minggu ini, berdasarkan survei emas mingguan Kitco News. Rapat Komite Pasar Terbuka Federal AS diperkirakan akan menaikkan sebesar suku bunga 25 basis poin minggu ini. Tapi itu tidak menghalangi analis, yang melihat kenaikan suku bu...

Semua Tanda Menunjuk Ke Atas Untuk Emas - Expert
Tuesday, 18 September 2018 04:47 WIB

Emas telah diperdagangkan dalam kisaran terkompresi sepanjang minggu tetapi logam kuning memiliki peluang lebih tinggi untuk menembus ke atas daripada bergerak ke bawah, kata Todd "Bubba" Horwitz dari bubbatrading.com. œKompresi ini menyiksa baik bulls maupun bears. Pada akhirnya ini akan merusak...

Perjuangan Emas Berlanjut
Thursday, 13 September 2018 04:15 WIB

Tidak ada animo untuk logam saat mereka bergejolak dalam konsolidasi di pola yang stagnan. Satu hari lagi di luar kalender, hari lainnya di mana logam-logam tidak melakukan apa-apa. Ini adalah pola yang menina-bobokan semua orang untuk tidur dan akhirnya logam akan bergerak keluar - baik naik atau t...

Emas Kehilangan Sinarnya seiring Harga Turun ke 'Sweet Spot' $ 1200
Monday, 3 September 2018 20:38 WIB

Emas kehilangan sinarnya untuk investor seiring harga telah jatuh ke posisi terendah 20-bulan menyusul depresiasi mata uang pasar berkembang. Harga turun 3% dalam beberapa pekan terakhir - membuat harga bergerak ke level $ 1.200 per ounce. Angka itu adalah ˜sweet spot™ bagi produsen emas seiri...

Wall St. Masih Optimis Pada Emas; Main St. Berbalik Ke Bullish
Monday, 27 August 2018 21:18 WIB

Wall Street dan Main Street keduanya melihat harga emas yang lebih tinggi minggu ini, survei mingguan emas Kitco News menunjukkan. Ini mencatatkan pembalikan tajam untuk Main Street, setelah 74% dari responden ini minggu lalu melihat emas jatuh pada minggu lalu. Ini merupakan bearishness Main Stree...

ANOTHER NEWS
Saham Asia Turun, Pedagang Menunggu Komentar Fed
Wednesday, 26 September 2018 10:23 WIB Saham Asia melemah seiring ekuitas Jepang menghentikan reli tujuh hariya dan investor menunggu keputusan dari pertemuan Federal Reserve AS. Indeks MSCI AC Asia Pacific turun 0,1 persen pada pukul 10:42 pagi di Hong Kong, dipimpin oleh saham...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.